Honda Prelude Goreng Harga di Indonesia Tembus Rp1,4 Miliar, Ini Penyebabnya

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Honda Prelude (Kompas.com/Nanda)

Honda Prelude (Kompas.com/Nanda)

Jakarta, seriusnews.id – Fenomena Honda Prelude goreng harga langsung muncul di Indonesia setelah peluncuran Honda Prelude.

Mobil sport hybrid ini langsung menarik perhatian pasar karena harga jual kembali di sejumlah platform melonjak jauh di atas harga resmi.

PT Honda Prospect Motor memasarkan mobil ini dengan harga Rp974,9 juta. Namun, sebuah unit baru di situs jual beli mobil bekas langsung muncul dengan harga Rp1,4 miliar. Selisihnya mencapai sekitar Rp400 juta dari harga resmi pabrikan.

Kenaikan harga ini menunjukkan reaksi cepat pasar terhadap mobil baru dengan jumlah terbatas.

Kuota 150 Unit Dorong Lonjakan Harga

Keterbatasan unit menjadi faktor utama kenaikan harga Honda Prelude di Indonesia. Honda hanya menyediakan 150 unit untuk pasar nasional tahun ini.

Baca Juga :  Changan Lumin dan Deepal S07 Tawarkan Efisiensi Biaya Energi, Ini Perhitungan dan Keunggulannya

Jumlah yang sangat terbatas ini langsung memicu minat tinggi dari kolektor dan penggemar Honda. Mereka bersaing mendapatkan unit sebelum stok habis.

Kondisi ini menciptakan peluang bagi sebagian pihak untuk menjual kembali unit dengan harga lebih tinggi dari harga resmi.

HPM Terapkan Aturan Ketat Pemesanan

PT Honda Prospect Motor menerapkan sistem pemesanan ketat untuk memastikan mobil sampai ke konsumen yang benar-benar ingin memakai kendaraan tersebut.

Sales & Marketing and After Sales Director HPM, Yusak Billy, menjelaskan bahwa perusahaan langsung mengunci data pembeli setelah proses pemesanan berjalan. Nama pada faktur dan STNK tidak bisa berubah setelah jadwal pengiriman ditetapkan.

Langkah ini membantu HPM menjaga transparansi distribusi dan mengurangi praktik spekulasi pada tahap awal pemesanan.

Baca Juga :  Keren! Modifikator Dunia Mulai Kepincut Karya Anak Bangsa

Honda mengakui bahwa pemilik tetap bisa menjual kembali mobil setelah menerima unit. Kondisi ini sulit dihindari, terutama pada model dengan permintaan tinggi dan jumlah terbatas seperti Honda Prelude.

Mobil ini tetap menarik perhatian pasar sekunder karena statusnya sebagai edisi terbatas. Hal ini membuka peluang munculnya harga jual ulang di atas harga resmi.

Kemunculan Honda Prelude dengan harga Rp1,4 miliar di situs jual beli belum tentu mencerminkan harga transaksi akhir. Penjual sering memasang harga tinggi untuk melihat respons pasar.

Selama distribusi 150 unit belum selesai, harga di pasar sekunder masih bergerak. Namun, tren awal menunjukkan harga tetap berada di atas banderol resmi.(ar)

Berita Terkait

Yamaha Cup Race Padang 2026 Sukses Sedot Ratusan Pembalap
Biaya Kepemilikan Hyundai Stargazer Selama Empat Tahun Terbukti Ramah Kantong
PT Semen Padang Resmi Operasikan Puluhan Motor Listrik
Kereta Api Lembah Anai Sempat Berhenti Dekat UNP, KAI Pastikan Hanya Menunggu Antrian Masuk Stasiun
Bajaj-Maxride Buka Dealer di Bukittinggi, Hadirkan Peluang Usaha dan Solusi Transportasi Baru
Changan Lumin dan Deepal S07 Tawarkan Efisiensi Biaya Energi, Ini Perhitungan dan Keunggulannya
KAI Divre II Sumbar Siapkan 124 Ribu Kursi Selama Libur Sekolah, KA Pariaman Ekspres Masih Jadi Favorit
BMW Pangkas Proyeksi Kinerja Keuangan 2026, Tertekan Persaingan Produsen Mobil China
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Yamaha Cup Race Padang 2026 Sukses Sedot Ratusan Pembalap

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:00 WIB

Biaya Kepemilikan Hyundai Stargazer Selama Empat Tahun Terbukti Ramah Kantong

Sabtu, 11 Juli 2026 - 05:39 WIB

PT Semen Padang Resmi Operasikan Puluhan Motor Listrik

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:30 WIB

Kereta Api Lembah Anai Sempat Berhenti Dekat UNP, KAI Pastikan Hanya Menunggu Antrian Masuk Stasiun

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:00 WIB

Bajaj-Maxride Buka Dealer di Bukittinggi, Hadirkan Peluang Usaha dan Solusi Transportasi Baru

Berita Terbaru

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengajak Praja IPDN asal Sumbar untuk bersiap menjadi birokrat masa depan yang berintegritas tinggi.(poto: padangkita.com).

Pemerintahan

Gubernur Mahyeldi Dorong Praja IPDN Sumbar Jadi Birokrat Adaptif

Kamis, 6 Agu 2026 - 23:59 WIB