Hutama Karya Kebut Proyek Tanggap Darurat Sumatera

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 20 Juli 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Hutama Karya (Persero) mempercepat penyelesaian sejumlah proyek Penanganan Tanggap Darurat sektor Bina Marga di Sumatera.(poto: padangkita.com).

PT Hutama Karya (Persero) mempercepat penyelesaian sejumlah proyek Penanganan Tanggap Darurat sektor Bina Marga di Sumatera.(poto: padangkita.com).

Sumatera Barat, seriusnews.id – PT Hutama Karya (Persero) mempercepat penyelesaian sejumlah proyek tanggap darurat sumatera di sektor Bina Marga. Langkah taktis ini bertujuan memulihkan konektivitas logistik masyarakat yang terdampak bencana alam secara cepat.

Percepatan infrastruktur tersebut sekaligus menjadi kado menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Manajemen menargetkan jalur-jalur vital yang sempat terputus dapat segera beroperasi normal dan aman.

Capaian Signifikan Infrastruktur Permanen di Sumatera Barat

Di Sumatera Barat, Proyek Penanggulangan Bencana Alam Malalak kini telah rampung seratus persen. Pekerjaan darurat di kawasan tersebut sudah digantikan dengan konstruksi permanen yang kokoh.

Tim di lapangan memasang bronjong, shotcrete, soil nailing, drainase, hingga melakukan realinyemen jalan. Kini, koridor penghubung Padang menuju Bukittinggi tersebut sudah berfungsi optimal melayani arus lalu lintas.

Selain Malalak, jalur Lembah Anai pada Ruas Padang Panjang–Sicincin juga hampir tuntas sepenuhnya. Progres fisik penanganan darurat banjir bandang tersebut sudah menyentuh angka 96,71 persen.

Pekerja kini berfokus menyelesaikan tahap akhir seperti pengaspalan jalan dan pemasangan pembatas. Target penyelesaian menyeluruh untuk jalur krusial ini jatuh pada tanggal 26 Juli 2026.

Baca Juga :  Gempa Hari Ini: Pasaman Barat Diguncang Magnitudo 4,8 Sabtu Pagi

Pemulihan Jalur Logistik Rawan Longsor Provinsi Aceh

Hutama Karya juga aktif memulihkan konektivitas pada tiga ruas utama di Provinsi Aceh. Proyek ini mencakup penanganan dinding penahan tanah, jembatan rangka baja, hingga jembatan bored pile.

Pada Ruas PPK 3.3 Aceh, kemajuan fisik pekerjaan telah mencapai 30,46 persen. Pekerja menangani 26 titik longsoran serta dua jembatan utama agar fungsional pada Agustus mendatang.

Sementara itu, progres pembangunan Ruas PPK 3.4 Batas Gayo Lues–Blangkejeren menyentuh 22,41 persen. Penanganan intensif tersebar di 23 titik rawan longsor termasuk Palok dan Ramung.

Petugas di lapangan terus memperkuat badan jalan dengan memasang buis beton dan beton siklop. Titik-titik prioritas tersebut ditargetkan dapat dilalui kendaraan secara aman pada bulan depan.

Selanjutnya, Ruas PPK 3.5 Batas Gayo Lues/Aceh Tenggara–Kota Kutacane mencatat progres 43,00 persen. Penanganan darurat terfokus pada enam lokasi vital termasuk dua jembatan strategis.

Baca Juga :  Viral Penari Pakaian Terbuka, Camat Kuranji Padang Tindak Pesta Organ Tunggal Tanpa Izin

Jembatan Lawe Mengkudu menjadi fokus utama agar bisa fungsional pada momen hari kemerdekaan. Kehadiran jembatan permanen ini sangat krusial bagi mobilitas masyarakat di Kabupaten Aceh Tenggara.

Perkuatan Dinding Penahan Tanah Sumatera Utara

Beralih ke Sumatera Utara, perbaikan darurat berlangsung di Koridor Jalan Tarutung menuju Sibolga. Hingga pertengahan Juli ini, kemajuan fisik proyek penanganan bencana tersebut mencapai 24,26 persen.

Tim memprioritaskan pengecoran dinding penahan tanah serta pemasangan pondasi bored pile di lapangan. Langkah ini penting untuk mencegah potensi longsoran susulan di sepanjang jalur berbukit tersebut.

Plt Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menegaskan komitmen penuh korporasi ini. Pihaknya berupaya membangun infrastruktur pascabencana yang aman, andal, serta berkelanjutan bagi publik.

Pembangunan ini diharapkan mampu menangkal risiko dampak buruk bencana hidrometeorologi di masa depan. Mobilitas masyarakat dan roda perekonomian wilayah Sumatera pun diyakini segera pulih total.(ar)

Berita Terkait

Nakhoda Baru Kodaeral II Siap Jaga Pesisir Ranah Minang
BPJS Kesehatan Buka Layanan di MPP Tanah Datar Tiap Kamis
Defri Mulyadi Kembali Pimpin IJTI Sumbar 2026–2030
Tol Sicincin–Bukittinggi Tembus Bukit Barisan Mulai 2027
Investasi SDM Kunci Utama Kemajuan Padang Menuju Kota Kreatif
Razia Hiburan Malam Padang, Polisi Ciduk 2 Pria Positif Sabu
Semen Padang Kucurkan Rp104 Juta untuk Warga Lambung Bukit
PPS Sakato Semen Padang Borong 26 Medali di Festival Silat 2026
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:26 WIB

BPJS Kesehatan Buka Layanan di MPP Tanah Datar Tiap Kamis

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Defri Mulyadi Kembali Pimpin IJTI Sumbar 2026–2030

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Tol Sicincin–Bukittinggi Tembus Bukit Barisan Mulai 2027

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Investasi SDM Kunci Utama Kemajuan Padang Menuju Kota Kreatif

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:35 WIB

Razia Hiburan Malam Padang, Polisi Ciduk 2 Pria Positif Sabu

Berita Terbaru

Secangkir air rebusan kulit manis hangat beralas tatakan kayu, disajikan bersama batang kayu manis, bubuk rempah, dan madu di meja dapur.

Kesehatan

Rahasia Manfaat Kulit Manis untuk Gula Darah dan Diet Sehat

Rabu, 28 Okt 2026 - 14:36 WIB

Deretan rempah herbal alami seperti kunyit, jahe, bawang putih, dan daun salam yang ampuh menurunkan kolesterol.

Kesehatan

5 Herbal Penurun Kolesterol Alami yang Terbukti Manjur

Rabu, 28 Okt 2026 - 14:30 WIB

Seduhan kunyit hangat, madu alami, dan lidah buaya yang ampuh meredakan gejala asam lambung serta maag.

Kesehatan

5 Obat Herbal Asam Lambung Alami yang Redakan Maag Cepat

Rabu, 28 Okt 2026 - 14:26 WIB

Ilustrasi Uji coba implementasi platform LMS Ruang Kelas Digital di hadapan siswa dan guru SMPN 17 Kota Padang.(poto: AI).

Pendidikan

SMPN 17 Padang Uji Coba Ruang Kelas Digital Diskominfo

Rabu, 28 Okt 2026 - 14:21 WIB