KAI Divre II Sumbar Tuntaskan Penutupan 35 Perlintasan Liar Demi Keselamatan Kereta Api

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas KAI Divre II Sumbar bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pemangku kepentingan menutup salah satu perlintasan liar di wilayah operasional Sumatera Barat, Selasa (30/6/2026).( poto : padek.jawapos.com)

Petugas KAI Divre II Sumbar bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pemangku kepentingan menutup salah satu perlintasan liar di wilayah operasional Sumatera Barat, Selasa (30/6/2026).( poto : padek.jawapos.com)

Sumatera Barat, seriusnews.id – Penutupan perlintasan liar KAI di wilayah operasional PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat kini tuntas. KAI Divre II Sumbar menyelesaikan target penutupan 35 perlintasan liar untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Program itu juga bertujuan mengurangi risiko kecelakaan di perlintasan sebidang.

KAI menutup dua titik terakhir pada Selasa (30/6/2026). Lokasi pertama berada di KM 53+9/0 petak jalan Stasiun Pauh Kambar–Kurai Taji, Kabupaten Padang Pariaman. Lokasi kedua berada di KM 1+1/2 petak jalan Stasiun Bukit Putus–Pauh Lima, Kota Padang.

Keberhasilan itu membuat KAI memenuhi seluruh target penutupan 35 perlintasan liar. Program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan keselamatan transportasi perkeretaapian.

KAI menggandeng Dinas Perhubungan Kota Padang, Dinas Perhubungan Kota Pariaman, PT Jasa Raharja, TNI, Polri, komunitas Railfans, pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, dan tokoh masyarakat.

Tim gabungan lebih dulu melakukan joint inspection. Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang, Dinas Perhubungan, dan Bappeda ikut dalam kegiatan tersebut. Tim kemudian mengidentifikasi titik yang berpotensi membahayakan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.

KAI Tuntaskan Target Penutupan Perlintasan Liar Tahun Ini

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyebut pencapaian tersebut sebagai tonggak penting. Menurutnya, hasil itu mendukung program pemerintah di bidang keselamatan transportasi perkeretaapian.

Baca Juga :  Kernet Truk Tewas Terlindas di Tanjakan Barangan Padang Pariaman

“Hari ini menjadi tonggak penting karena KAI Divre II Sumbar telah menyelesaikan seluruh target penutupan 35 perlintasan liar di wilayah operasional kami. Ini merupakan hasil kolaborasi yang sangat baik antara KAI, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta masyarakat dalam mendukung terciptanya transportasi perkeretaapian yang lebih aman,” katanya.

Reza menjelaskan KAI menutup 28 perlintasan liar sepanjang 2026. KAI lebih dahulu menutup tujuh titik lainnya pada tahun sebelumnya.

Reza menilai perlintasan liar meningkatkan risiko kecelakaan. Perlintasan tersebut tidak memiliki izin resmi. Selain itu, sebagian besar lokasi juga tidak memiliki fasilitas keselamatan.

“Penutupan perlintasan liar merupakan langkah preventif untuk mengurangi potensi kecelakaan di perlintasan sebidang. Namun demikian, keberhasilan menjaga keselamatan tetap membutuhkan dukungan seluruh pihak agar perlintasan yang telah ditutup tidak dibuka kembali,” ujarnya.

KAI Perkuat Edukasi Keselamatan Bagi Seluruh Masyarakat

KAI tidak hanya menutup perlintasan liar. Perusahaan juga meningkatkan kompetensi sumber daya manusia. Selain itu, KAI menerapkan prosedur operasional secara disiplin dan memperkuat pengawasan.

KAI terus menggelar sosialisasi di sekolah, komunitas, pemerintah daerah, dan kepada pengguna jalan. Melalui kegiatan itu, KAI mengajak masyarakat mematuhi aturan saat berada di sekitar jalur kereta api. KAI juga mengingatkan pengguna jalan agar berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang.

Baca Juga :  Ratusan Mahasiswa Demo di DPRD Bukittinggi, Soroti BBM, MBG, dan Kebijakan Nasional

KAI Ajak Semua Pihak Bangun Budaya Keselamatan Bersama

Reza menegaskan keselamatan perjalanan kereta api membutuhkan dukungan semua pihak. Karena itu, KAI terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat.

“KAI akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh stakeholder dalam membangun budaya keselamatan. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan perjalanan kereta api yang semakin aman, andal, dan nyaman,” tuturnya.

KAI juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka kembali perlintasan yang sudah di tutup. Kereta Api Indonesia meminta warga tidak beraktivitas di ruang manfaat jalur kereta api. KAI juga mengingatkan pengguna jalan agar selalu mendahulukan perjalanan kereta api saat melintasi perlintasan sebidang sesuai ketentuan.

Upaya tersebut memperkuat komitmen KAI dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api di Sumatera Barat. KAI berharap kolaborasi semua pihak mampu menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang.(ar)

Berita Terkait

Damkar Padang Tangani Tiga Kebakaran Sekaligus Dalam Sehari Tanpa Korban Jiwa
Gubernur Mahyeldi Lepas Mandatory Ride MBI Medan di Padang
Kemeriahan HUT Kota Padang Ke-357 Disemarakkan Tari Kolosal Empat Etnis
M. Alkhalifi Hakim Terpilih Menjadi Wali Kota Cilik Padang 2026
Pemprov Sumbar Terapkan Sistem Pertanian Modern untuk Genjot Hasil Panen Padi di Solok
Gubernur Mahyeldi Tegaskan Mitigasi Bencana Sumatera Barat Terus Berlanjut
Diskon Perumda Air Minum Sambut Hari Jadi Kota Padang
Rehabilitasi Mangrove Sanctuary Mandalika: Pengelola Tanam 4.500 Bibit Pohon Rhizophora di Blok 11
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:00 WIB

Damkar Padang Tangani Tiga Kebakaran Sekaligus Dalam Sehari Tanpa Korban Jiwa

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:00 WIB

Gubernur Mahyeldi Lepas Mandatory Ride MBI Medan di Padang

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:00 WIB

Kemeriahan HUT Kota Padang Ke-357 Disemarakkan Tari Kolosal Empat Etnis

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:00 WIB

Pemprov Sumbar Terapkan Sistem Pertanian Modern untuk Genjot Hasil Panen Padi di Solok

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Gubernur Mahyeldi Tegaskan Mitigasi Bencana Sumatera Barat Terus Berlanjut

Berita Terbaru

Kolaborasi internasional antara RS M. Djamil, King Salman Humanitarian Aid and Relief Center (KSRelief), dan Muslim World League (MWL) pada hari pertama Program Bakti Sosial Medis Bedah Jantung Anak, Sabtu (25/7/2026).(poto: arunala.com).

Kesehatan

RS M. Djamil Operasi Enam Anak Penderita Jantung Bawaan

Minggu, 26 Jul 2026 - 18:00 WIB

Mahyeldi Ansharullah melepas rombongan Mandatory Ride Motor Besar Indonesia (MBI) Wilayah Medan di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Sabtu (25/7/2026). (poto: padangkita.com).

Regional

Gubernur Mahyeldi Lepas Mandatory Ride MBI Medan di Padang

Minggu, 26 Jul 2026 - 16:00 WIB

Padang International Animation & Game Expo (PIAGEX) 2026 di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center Padang.(poto: padangkita.com).

Teknologi

Pemko Padang Gelar PIAGEX 2026 untuk Cetak Talenta Digital

Minggu, 26 Jul 2026 - 12:00 WIB