Padang, seriusnews.id – Peristiwa kebakaran rumah di Padang melanda satu unit hunian warga pada Sabtu (18/7/2026) siang. Amukan si jago merah tersebut melalap bangunan di Jalan Barito No. 4, RT 002/RW 003, Kelurahan Rimbu Kaluang, Kecamatan Padang Barat.
Kobaran api membakar habis rumah seluas sekitar 300 meter persegi milik Muhammad Arif Fadit (32). Pemilik rumah yang berprofesi sebagai wiraswasta tersebut terpaksa merelakan tempat tinggalnya runtuh akibat lalapan api.
Insiden bermula saat seorang saksi mata di lokasi melihat kepulan asap tebal dari luar bangunan. Saksi tersebut terkejut melihat kobaran api yang langsung membesar dari bagian dalam rumah.
Warga sekitar bergegas menghubungi petugas pemadam kebakaran begitu menyadari ancaman bahaya tersebut. Mereka melaporkan kejadian secara cepat agar penanganan darurat dapat segera berlangsung di lokasi.
Respons Cepat Tim Pemadam Kebakaran Kota Padang
Kepala Bidang Operasional dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, membenarkan adanya laporan masuk tersebut. Petugas piket menerima laporan musibah kebakaran ini tepat pada pukul 11.14 WIB.
Petugas Damkar langsung bergerak responsif sesaat setelah menerima konfirmasi panggilan darurat dari warga. Armada pemadam berangkat satu menit kemudian menuju titik lokasi untuk melakukan pemadaman.
Tim penolong berhasil menempuh jarak sejauh 1,8 kilometer dari Mako Damkar dengan waktu singkat. Rombongan armada pemadam tiba di tempat kejadian perkara pada pukul 11.21 WIB.
Petugas gabungan langsung melokalisasi kobaran api agar tidak merembet ke area sekitar permukiman. Seluruh proses pemadaman hingga tahap pendinginan bangunan selesai secara total pada pukul 11.53 WIB.
Kendala Lapangan Padat Permukiman Warga Setempat
Petugas pemadam menghadapi sejumlah rintangan berat saat berupaya menjinakkan kobaran api di lapangan. Akses jalan yang sangat sempit menuju lokasi menghambat pergerakan kendaraan besar milik petugas.
Kondisi kawasan permukiman yang sangat padat menambah tingkat kerawanan penyebaran kobaran api di sekitar. Situasi semakin sulit lantaran kerumunan warga masyarakat memadati area sekitar lokasi kejadian.
Damkar Kota Padang akhirnya mengerahkan kekuatan penuh berupa enam unit armada mobil pemadam. Sebanyak 65 personel terlatih turun langsung ke lapangan demi mengendalikan situasi darurat tersebut.
Operasi penyelamatan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari personel TNI, Polri, dan petugas PMI. Kerja sama solid bersama masyarakat sekitar berhasil mencegah kerusakan meluas ke bangunan lain.
Kerugian Ratusan Juta Rupiah Tanpa Korban
Musibah ini memaksa dua orang penghuni rumah mengungsi ke tempat yang lebih aman. Petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa kebakaran ini.
Pemilik rumah mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai total Rp300 juta akibat kejadian. Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab utama munculnya api yang menghanguskan bangunan tersebut.
Kesigapan petugas di lapangan berhasil menyelamatkan sekitar delapan bangunan rumah yang berada di sekitarnya. Rumah-rumah tetangga tersebut sebelumnya berada dalam posisi sangat rawan ikut terbakar.
Aksi cepat tanggap ini berhasil menyelamatkan aset berharga warga yang bernilai sekitar Rp1 miliar. Keberhasilan lokalisasi api ini mencegah kerugian ekonomi yang jauh lebih besar bagi masyarakat.(ar)









