Kementerian PU Kucurkan Rp1,1 Triliun untuk Pulihkan Infrastruktur Padang Pascabencana

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

operator alat berat melakukan normalisasi sungai di Kota Padang, Sumatera Barat yang rusak akibat banjir bandang di akhir November 2025. ( poto : dok.ANTARA)

operator alat berat melakukan normalisasi sungai di Kota Padang, Sumatera Barat yang rusak akibat banjir bandang di akhir November 2025. ( poto : dok.ANTARA)

Kota Padang, seriusnews.id – Kementerian PU Padang Rp1,1 triliun menjadi bentuk komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat pemulihan infrastruktur di Kota Padang, Sumatera Barat. Banjir bandang dan tanah longsor pada akhir November 2025 merusak sejumlah fasilitas umum sehingga pemerintah segera mengalokasikan dana APBN untuk memperbaikinya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, Reski Wahyudi, mengatakan pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,1 triliun untuk mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur.

“Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum telah mengucurkan dana APBN sebesar Rp1,1 triliun untuk pemulihan infrastruktur di Kota Padang,” kata Reski Wahyudi di Padang, Rabu.

Kementerian PU Prioritaskan Bendung dan Pengendali Banjir

Kementerian Pekerjaan Umum memulai pekerjaan dengan merehabilitasi Bendung Koto Tuo dan Bendung Gunung Nago. Kedua bendung tersebut mendukung sistem irigasi sekaligus membantu pengendalian banjir.

Baca Juga :  Bedah Robotik RSU Bunda Padang Resmi Beroperasi, Mahyeldi: Layanan Kesehatan Sumbar Naik Kelas

BWS Sumatera V Padang juga menangani sejumlah titik kritis pengendali banjir. Langkah ini bertujuan mengurangi risiko kerusakan saat hujan lebat kembali terjadi.

Tim pelaksana membangun dinding penahan tanah. Tim juga memperkuat tebing sungai dan membangun cekdam di sepanjang Batang Kuranji serta Air Dingin. Seluruh pekerjaan itu bertujuan mengendalikan sedimentasi.

Penyelesaian Lahan Tentukan Jadwal Pelaksanaan Proyek

Reski Wahyudi menjelaskan ketersediaan anggaran belum cukup untuk mempercepat proyek. Pemerintah Kota Padang masih harus menyelesaikan persoalan lahan di sejumlah lokasi.

Ia berharap pemerintah daerah mempercepat proses tersebut. Dengan begitu, pekerjaan dapat dimulai sesuai target pada Agustus.

“Kami berharap Pemkot Padang dapat mempercepat prosesnya sehingga target pelaksanaan di Agustus dapat terealisasi,” ujarnya.

BWS Sumatera V Padang menargetkan rehabilitasi dan rekonstruksi selesai dalam waktu tiga tahun. Target itu mencakup seluruh pekerjaan utama pascabencana di Kota Padang.

Baca Juga :  Sumbar Provinsi Pertama Sepakati Luasan LP2B Ketahanan Pangan

Pemkot Padang Siapkan Dukungan Penuh Program

Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan pemerintah daerah mendukung seluruh program pemulihan. Dukungan itu mencakup penyelesaian pembebasan lahan hingga pelaksanaan pembangunan.

Pemerintah Kota Padang juga menjalankan normalisasi sungai, pengendalian sedimentasi, pembangunan infrastruktur pengendali banjir, serta penguatan tata ruang. Langkah tersebut menjadi bagian dari mitigasi untuk mengurangi risiko bencana pada masa mendatang.

“Pemkot Padang siap memberikan dukungan penuh penyelesaian persoalan lahan,” kata Fadly Amran.

Fadly juga menyatakan pemerintah daerah siap merelokasi warga jika langkah itu menjadi solusi terbaik. Kebijakan tersebut bertujuan melindungi masyarakat yang tinggal di kawasan berisiko tinggi.

Pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Padang terus memperkuat koordinasi. Sinergi itu diharapkan mempercepat pemulihan infrastruktur sekaligus meningkatkan perlindungan masyarakat dari ancaman bencana pada masa mendatang.(ar)

Berita Terkait

Pemprov Sumbar Kebut Pemulihan Pascabencana dengan Tambahan Dana TKD Rp2,71 Triliun
Perumda Air Minum Kota Padang Perbaiki IPA Gunung Pangilun
Sidak SPBU Polda Sumbar Ungkap Penyimpangan Solar Subsidi
Pemko Pariaman Tambah Armada Sampah Listrik Tingkatkan Pelayanan Kebersihan Kota
Langkah Strategis Pemko Padang Gaet IFC Wujudkan Kota Gastronomi UNESCO
Tol Sicincin-Bukittinggi Diprotes Warga, Ratusan Rumah Gadang Terancam Penggusuran
Pemko Padang Raih Apresiasi Satgas Pusat Usai Percepat Pemulihan Bencana
Polda Sumbar Siap Pecat Anggota Terlibat Narkoba
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:00 WIB

Pemprov Sumbar Kebut Pemulihan Pascabencana dengan Tambahan Dana TKD Rp2,71 Triliun

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:00 WIB

Perumda Air Minum Kota Padang Perbaiki IPA Gunung Pangilun

Rabu, 22 Juli 2026 - 05:52 WIB

Sidak SPBU Polda Sumbar Ungkap Penyimpangan Solar Subsidi

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:00 WIB

Langkah Strategis Pemko Padang Gaet IFC Wujudkan Kota Gastronomi UNESCO

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:21 WIB

Tol Sicincin-Bukittinggi Diprotes Warga, Ratusan Rumah Gadang Terancam Penggusuran

Berita Terbaru

Perumda  Air Minum Kota Padang mulai melakukan perbaikan bangunan accelerator Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun.(poto: padangkita.com).

Regional

Perumda Air Minum Kota Padang Perbaiki IPA Gunung Pangilun

Rabu, 22 Jul 2026 - 07:00 WIB

Tim Ditreskrimsus Polda Sumbar mengamankan truk yang diduga melakukan penyimpangan BBM bersubsidi Bio Solar, saat dilakukan sidak di sejumlah SPBU di Padang dan Padang Pariaman.(poto: padangkita.com).

Regional

Sidak SPBU Polda Sumbar Ungkap Penyimpangan Solar Subsidi

Rabu, 22 Jul 2026 - 05:52 WIB