Kemkomdigi Latih Siswa SMK Jadi Talenta Digital Lokal untuk Perkuat Jaringan Fiber Optik

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkomdigi Meutya Hafid bersama peserta pelatihan jaringan fiber optik untuk siswa SMK di SMK Multi Karya Medan, Sumatera Utara, Sabtu (13/6/2026). ( poto :ANTARA )

Menkomdigi Meutya Hafid bersama peserta pelatihan jaringan fiber optik untuk siswa SMK di SMK Multi Karya Medan, Sumatera Utara, Sabtu (13/6/2026). ( poto :ANTARA )

Sumatera Utara, seriusnews.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memperkuat pengembangan talenta digital lokal SMK melalui pelatihan jaringan fiber optik di Medan, Sumatera Utara.

Program ini mendukung perluasan akses internet sekaligus membuka peluang kerja baru bagi generasi muda di daerah.

Pemerintah menilai kebutuhan tenaga terampil di sektor infrastruktur digital akan terus meningkat. Pertumbuhan penggunaan internet ikut mendorong kebutuhan tersebut.

Kemkomdigi Dorong Daerah Punya Tenaga Digital Sendiri

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan pemerintah ingin setiap daerah memiliki tenaga yang mampu membangun dan merawat jaringan telekomunikasi secara mandiri.

Menurut Meutya, daerah tidak perlu terus bergantung pada tenaga kerja dari luar wilayah untuk menangani jaringan fiber optik.

Ia menilai langkah ini dapat mempercepat pembangunan konektivitas sekaligus menciptakan lapangan kerja baru bagi anak muda.

Meutya juga menyoroti tingginya penggunaan internet di Indonesia. Rata-rata masyarakat menggunakan internet selama delapan jam setiap hari.

Dari sekitar 230 juta pengguna internet di Indonesia, sekitar 60 hingga 70 persen berasal dari kelompok usia muda.

Baca Juga :  Kelulusan Catar Akpol Sumbar 2026: Sembilan Peserta Dinyatakan Lulus Terpilih

Karena itu, pemerintah mendorong generasi muda agar tidak hanya memakai teknologi. Pemerintah juga ingin mereka ikut menjaga dan mendukung infrastruktur digital.

Kemkomdigi menegaskan perluasan jaringan harus berjalan bersama penguatan sumber daya manusia.

Semakin luas jaringan yang tersedia, semakin besar kebutuhan tenaga untuk memasang, memelihara, dan memperbaiki infrastruktur telekomunikasi.

Pemerintah menilai jaringan telekomunikasi membutuhkan perawatan rutin agar layanan tetap berjalan optimal.

Program pelatihan fiber optik ini menjadi bagian dari strategi Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital (DJID) Kemkomdigi.

Program tersebut mendukung target pembangunan infrastruktur fixed broadband nasional.

Pemerintah menargetkan penetrasi layanan fixed broadband mencapai 50 persen populasi Indonesia pada periode 2025–2029.

Saat ini tingkat penetrasi layanan tersebut masih berada di kisaran 25 persen populasi.

Pelatihan Fokus pada Keterampilan Industri

Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kemkomdigi Wayan Toni Supriyanto mengatakan pembangunan infrastruktur digital membutuhkan perangkat dan tenaga kerja yang kompeten.

Baca Juga :  Guru Besar Unand Rima Semiarty Dikukuhkan, Soroti Mutu Layanan Kesehatan Indonesia

Menurutnya, pelatihan menjadi langkah penting untuk menyiapkan tenaga yang siap mendukung pengembangan jaringan di daerah.

Wayan menilai perkembangan teknologi telekomunikasi kini memasuki era dominasi fiber optik.

Perubahan itu membuka peluang bisnis dan kemitraan baru di sektor telekomunikasi.

Pelatihan di Medan melibatkan 40 peserta.

Peserta terdiri dari 20 siswa SMK Multi Karya Medan dan 20 siswa SMK Negeri 4 Medan.

Peserta mempelajari instalasi jaringan, penyambungan (splicing), pengujian kualitas, serta pemeliharaan jaringan fiber optik.

Materi pelatihan menyesuaikan kebutuhan industri telekomunikasi saat ini.

Kemkomdigi juga menyerahkan perangkat praktik instalasi fiber optik kepada kedua sekolah peserta.

Sekolah akan memakai perangkat tersebut untuk mendukung kegiatan pembelajaran secara berkelanjutan.

Selain pelatihan tatap muka, peserta memperoleh akses belajar melalui platform Learning Management System (LMS) yang disiapkan Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital.

Melalui program ini, pemerintah berharap lebih banyak talenta digital dari daerah dapat tumbuh dan ikut memperkuat konektivitas nasional.(ar)

Berita Terkait

Pemko Padang Buka Peluang Beasiswa Nalanda University India
Kelulusan Catar Akpol Sumbar 2026: Sembilan Peserta Dinyatakan Lulus Terpilih
Ketekunan Nayla Irza Ramadhani Lulusan Padang Menembus Kampus Dunia
Wali Kota Padang Fadly Amran Resmikan Diksista MAN 3 Padang
GAIA Goes to School Edukasi Siswa SMAN 1 Padang Jaga Kesehatan Gigi Sejak Dini
Fasilitas Taman Bacaan Luar Ruang Dispusip Padang Jadi Magnet Literasi Baru
Wali Kota Fadly Amran Buka Program Pendidikan Kesetaraan Bagi 101 Warga Binaan Lapas Padang
Gubernur Mahyeldi Dorong Perguruan Tinggi Sumbar Manfaatkan Ribuan Buku Sastra Klasik Tamil
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:00 WIB

Pemko Padang Buka Peluang Beasiswa Nalanda University India

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:15 WIB

Kelulusan Catar Akpol Sumbar 2026: Sembilan Peserta Dinyatakan Lulus Terpilih

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:00 WIB

Ketekunan Nayla Irza Ramadhani Lulusan Padang Menembus Kampus Dunia

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:59 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran Resmikan Diksista MAN 3 Padang

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:00 WIB

GAIA Goes to School Edukasi Siswa SMAN 1 Padang Jaga Kesehatan Gigi Sejak Dini

Berita Terbaru

RANS FC resmi mengumumkan bahwa Weliansyah jadi asisten pelatih.(poto: radarsumbar.com).

Sport

Weliansyah Resmi Gabung RANS FC Hadapi Musim 2026/2027

Sabtu, 1 Agu 2026 - 19:00 WIB

Suami pukul istri karena menolak berhubungan dengan lelaki lain berujung ditangkap Tim Klewang.(poto: radarsumbar.com)

Kriminal

Suami di Padang Paksa Istri Berhubungan Intim Pria Lain

Sabtu, 1 Agu 2026 - 17:00 WIB