Changan Lumin dan Deepal S07 Tawarkan Efisiensi Biaya Energi, Ini Perhitungan dan Keunggulannya

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil listrik asal China, Changan Lumin.( poto : ANTARA )

Mobil listrik asal China, Changan Lumin.( poto : ANTARA )

Jakarta, seriusnews.id – Produsen otomotif asal Tiongkok, Changan Automobile, mendorong keunggulan efisiensi pada dua model kendaraan listriknya, yakni Changan Lumin dan Changan Deepal S07. Perusahaan menonjolkan kedua model ini sebagai solusi mobilitas hemat energi untuk pasar Indonesia.

CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya, menyampaikan bahwa Changan menggabungkan biaya operasional rendah dengan layanan purnajual yang lengkap. Ia menilai strategi ini mampu menjawab kebutuhan pengguna kendaraan listrik yang semakin berkembang.

“Dengan biaya operasional yang kompetitif dan dukungan layanan purnajual yang komprehensif, Changan Lumin dan Changan Deepal S07 dapat menjadi solusi mobilitas yang praktis dan ekonomis untuk jangka panjang,” ujar Setiawan, Senin (22/6).

Changan Lumin Tawarkan Efisiensi Tinggi di Perkotaan

Changan Lumin mencatat konsumsi energi sekitar 10,75 km per kWh. Dengan angka tersebut, pengguna hanya mengeluarkan biaya sekitar Rp158 per kilometer jika mengisi daya di rumah.

Baca Juga :  BMW Pangkas Proyeksi Kinerja Keuangan 2026, Tertekan Persaingan Produsen Mobil China

Pengisian di SPKLU membuat biaya meningkat menjadi sekitar Rp230 per kilometer. Changan juga menghitung biaya pengisian penuh di rumah sekitar Rp48.000, sedangkan di SPKLU sekitar Rp70.000.

Mobil ini mampu menempuh jarak hingga 301 kilometer dalam kondisi baterai penuh. Changan menargetkan Lumin untuk pengguna perkotaan yang membutuhkan kendaraan ringkas, efisien, dan hemat biaya operasional.

Changan Deepal S07 menghadirkan jarak tempuh hingga 560 kilometer dalam satu kali pengisian daya. Model ini mencatat konsumsi energi sekitar 7,04 km per kWh.

Biaya energi kendaraan ini mencapai sekitar Rp241 per kilometer jika pengguna mengisi daya di rumah. Di SPKLU, biaya naik menjadi sekitar Rp351 per kilometer.

Changan menghitung biaya pengisian penuh sekitar Rp136.000 di rumah dan sekitar Rp200.000 di SPKLU. Perusahaan menargetkan model ini untuk pengguna yang membutuhkan kendaraan jarak jauh dengan fleksibilitas tinggi.

Baca Juga :  Segini Pajak Tahunan Honda CR-V Hybrid RS e:HEV 2026, Tembus Rp9 Jutaan

Biaya Perawatan Lebih Rendah Dorong Minat EV

Changan menekankan bahwa kendaraan listrik memiliki struktur mekanis lebih sederhana dibandingkan mobil konvensional. Kondisi ini menurunkan kebutuhan perawatan dan mengurangi biaya kepemilikan jangka panjang.

Selain itu, kendaraan listrik memberikan keuntungan tambahan berupa kebijakan bebas ganjil genap di sejumlah kota besar, termasuk Jakarta. Kondisi ini meningkatkan fleksibilitas mobilitas pengguna.

Changan Automobile memberikan dukungan purnajual untuk meningkatkan kepercayaan konsumen. Changan Lumin mendapatkan garansi baterai hingga delapan tahun, garansi kendaraan enam tahun, dan bebas biaya layanan selama enam bulan.

Sementara itu, Changan Deepal S07 memiliki garansi baterai delapan tahun, garansi kendaraan enam tahun, dan bebas biaya layanan hingga lima tahun.

Changan memperkuat strategi mereka di pasar kendaraan listrik Indonesia dengan menggabungkan efisiensi energi, biaya operasional rendah, dan layanan purnajual jangka panjang.(ar)

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Siapkan 124 Ribu Kursi Selama Libur Sekolah, KA Pariaman Ekspres Masih Jadi Favorit
BMW Pangkas Proyeksi Kinerja Keuangan 2026, Tertekan Persaingan Produsen Mobil China
Bank Nagari Gandeng PT Maju Global Motor, Hadirkan Pembiayaan Mobil Wuling di Sumbar
BI Rate Naik Jadi 5,50 Persen, Apakah Penjualan Motor Indonesia Akan Melambat?
Diskon Motor Yamaha Jakarta Fair 2026 Capai Rp 2 Juta, NMAX dan Fazzio Jadi Sorotan
28 Akses Gerbang Tol di Jakarta Terapkan Ganjil Genap Pekan Ini, Berlaku Empat Hari
BYD M6 DM Diproduksi di Indonesia, Sinyal Perakitan Lokal Semakin Kuat
Honda Prelude Goreng Harga di Indonesia Tembus Rp1,4 Miliar, Ini Penyebabnya
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:00 WIB

Changan Lumin dan Deepal S07 Tawarkan Efisiensi Biaya Energi, Ini Perhitungan dan Keunggulannya

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:00 WIB

KAI Divre II Sumbar Siapkan 124 Ribu Kursi Selama Libur Sekolah, KA Pariaman Ekspres Masih Jadi Favorit

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:00 WIB

BMW Pangkas Proyeksi Kinerja Keuangan 2026, Tertekan Persaingan Produsen Mobil China

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:00 WIB

Bank Nagari Gandeng PT Maju Global Motor, Hadirkan Pembiayaan Mobil Wuling di Sumbar

Senin, 15 Juni 2026 - 19:00 WIB

BI Rate Naik Jadi 5,50 Persen, Apakah Penjualan Motor Indonesia Akan Melambat?

Berita Terbaru