Jakarta, seriusnews.id – Pertimbangan biaya kepemilikan Hyundai Stargazer menjadi faktor penting bagi calon pembeli sebelum menentukan pilihan mobil keluarga. Pengeluaran rutin untuk bahan bakar, perawatan berkala, dan penggantian komponen menentukan tingkat keekonomisan kendaraan dalam jangka panjang.
Mulyadi Mishel membagikan pengalaman operasional selama hampir empat tahun mengendarai Hyundai Stargazer Prime 2022. Pria yang akrab disapa Mul ini menyebut biaya operasional mobil miliknya tergolong sangat bersahabat.
Pengeluaran Rutin Servis Berkala Mobil Hyundai Stargazer
Mul mengungkapkan bahwa pengeluaran terbesar selama pemakaian hanya berpusat pada perawatan berkala. Ia selalu rutin mendatangi bengkel resmi untuk mengganti oli mesin beserta filter oli setiap jarak tempuh 5.000 kilometer.
Pengagum efisiensi ini merasa terbantu oleh program purnajual resmi dari pabrikan Hyundai. Program tersebut menyediakan gratis biaya jasa servis hingga lima tahun atau 75.000 kilometer, serta gratis suku cadang sampai tiga tahun atau 45.000 kilometer.
Pemilik baru Hyundai Stargazer umumnya baru mengeluarkan biaya sekitar Rp 1.029.882 saat mobil mencapai servis 75.000 kilometer atau lima tahun. Sebelum mencapai titik tersebut, pengguna menikmati fasilitas perawatan gratis sesuai ketentuan.
Pengalaman Mul membuktikan minimnya biaya perbaikan di luar jadwal servis rutin harian. Satu-satunya komponen luar yang pernah ia ganti hanyalah water pump melalui program kampanye servis gratis dari pabrikan.
Konsumsi Bahan Bakar Hyundai Stargazer Sangat Irit
Selain efisiensi biaya servis, konsumsi bahan bakar minyak (BBM) menjadi keunggulan utama yang langsung terasa. Mul sering menggunakan MPV ini untuk perjalanan liburan akhir pekan bersama keluarga maupun menghadiri agenda kegiatan komunitas.
Ia mengingat momen perjalanan pulang-pergi saat menghadiri acara halal bihalal komunitas di daerah Sukabumi. Mobil mampu mencatatkan konsumsi BBM rata-rata hingga 16 kilometer per liter meski melintasi rute tanjakan dan turunan.
Pengisian penuh tangki berkapasitas 40 liter menggunakan Pertamax seharga Rp 16.250 per liter membutuhkan dana Rp 650.000. Secara teoritis, satu tangki penuh mampu menempuh jarak sekitar 640 kilometer dalam sekali pengisian.
Perhitungan tersebut menunjukkan biaya bahan bakar Hyundai Stargazer berada di kisaran Rp 1.016 per kilometer. Efisiensi tinggi ini membuat pengguna jarang mendatangi SPBU untuk sekadar mengisi BBM.
Peran Komunitas HYSTORI Sebagai Wadah Berbagi Informasi
Di luar rutinitas berkendara, Mul aktif dalam komunitas Hyundai Stargazer Owner Indonesia yang bernama HYSTORI. Komunitas ini berawal dari grup Facebook dan menggelar kopi darat perdana pada Oktober 2022 dengan enam anggota.
HYSTORI meresmikan deklarasi organisasinya secara nasional pada tanggal 17 Desember 2022. Saat ini, keanggotaannya berkembang pesat hingga mencapai sekitar 882 anggota di berbagai wilayah Indonesia.
Komunitas ini memiliki berbagai chapter daerah aktif seperti Jabodetabek, Bandung, Karawang, hingga Pulau Bali. Para pengurus rutin menggelar agenda kopi darat, coaching clinic, hingga ajang jambore nasional.
Kehadiran komunitas memberikan wadah saling bertukar informasi seputar perawatan teknis kendaraan harian. Selain itu, pengurus membantu menjembatani komunikasi langsung antara pemilik mobil dengan pihak prinsipal apabila muncul kendala teknis.(ar)









