Ketua LKAAM Dukung Penerapan Restorative Justice Polda Sumbar untuk Generasi Muda

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy dan Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar Dt Nan Sati.(poto: padangkita.com).

Pertemuan Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy dan Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar Dt Nan Sati.(poto: padangkita.com).

Sumatera Barat, seriusnews.id – Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat, Fauzi Bahar Dt Nan Sati, mendukung penuh penerapan restorative justice Polda Sumbar. Langkah keadilan restoratif ini dinilai sangat bijaksana terutama dalam menangani kasus hukum yang melibatkan pelaku berusia muda.

Dukungan terbuka tersebut disampaikan langsung dalam agenda audiensi bersama Kapolda Sumbar yang baru menjabat. Pimpinan tertinggi korps Bhayangkara di ranah Minang tersebut kini resmi dijabat oleh Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy.

Pertemuan strategis di Mapolda Sumbar ini menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi kepolisian dengan tokoh adat. Hubungan harmonis kedua belah pihak berkomitmen penuh dalam menjaga keamanan serta melindungi masa depan pemuda Minangkabau.

Dalam suasana yang berlangsung hangat, Fauzi Bahar juga mengapresiasi kinerja cepat jajaran kepolisian daerah. Pihaknya melihat keseriusan tinggi dari Polda Sumbar di bawah kepemimpinan Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy.

Kolaborasi Strategis Menjaga Keamanan Masyarakat di Sumbar

Apresiasi khusus secara langsung diarahkan kepada kinerja optimal Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar. Korps pemberantas narkotika tersebut bergerak sangat progresif dalam menggagalkan peredaran gelap barang haram skala besar.

Baca Juga :  Kapolda Sumbar Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolres

Pihak adat menilai keberhasilan pemusnahan barang bukti narkoba telah menyelamatkan puluhan ribu jiwa generasi muda. Langkah nyata kepolisian berhasil membentengi masa depan anak cucu kemenakan dari ancaman laten narkotika.

Merespons dukungan moral tersebut, Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menegaskan kepolisian tidak bisa berdiri sendiri. Pihaknya membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat untuk memelihara stabilitas keamanan secara berkelanjutan.

Kapolda Sumbar sangat mengharapkan kontribusi nyata dari para ninik mamak serta tokoh adat setempat. Tokoh-tokoh ini memegang peranan vital dalam mengarahkan kehidupan sosial kemasyarakatan di Sumatera Barat.

Penyelarasan Hukum Adat dan Hukum Positif Nasional

Pihak kepolisian berkomitmen penuh untuk terus memperluas ruang komunikasi dua arah dengan pengurus LKAAM. Upaya ini bertujuan agar nilai luhur adat Minangkabau tetap berjalan selaras dengan hukum nasional.

Pertemuan formal tersebut juga mendiskusikan upaya penyamaan persepsi antara hukum positif dan hukum adat. Langkah penyelarasan pandangan ini menjadi fondasi utama demi mewujudkan situasi daerah yang kondusif serta harmonis.

Selain itu, kedua lembaga memberikan perhatian khusus terhadap penyusunan regulasi masyarakat hukum adat. Aturan legal tersebut nantinya menjadi payung hukum yang memperkuat eksistensi kelembagaan adat di Sumbar.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Sumbar Hari Ini: Sebagian Besar Wilayah Hujan Sore hingga Malam

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, ikut memberikan penjelasan tambahan mengenai pertemuan resmi tersebut. Audiensi formal ini menjadi bukti nyata keterbukaan Polri dalam merangkul tokoh masyarakat demi kemajuan daerah.

Sinergi Berkelanjutan Membentengi Masa Depan Generasi Muda

Pimpinan kepolisian daerah sangat menghormati masukan serta dukungan konkret dari para pemuka adat Minangkabau. Kemitraan strategis ini akan terus berjalan secara konsisten dan berkesinambungan ke depan.

Kolaborasi intensif ini diharapkan mampu memberikan dampak instan pada situasi keamanan di wilayah hukum Sumbar. Selain itu, sinergi kuat ini juga menjadi benteng kokoh dalam melindungi pemuda dari pengaruh buruk.

Pertemuan penting di Kota Padang tersebut kemudian berakhir dengan sebuah kesepakatan bersama yang solid. Kedua pihak sepakat untuk terus mengawal stabilitas kamtibmas melalui jalur komunikasi yang intensif.

Masyarakat adat dan aparat penegak hukum kini memiliki satu visi yang sama untuk kemajuan daerah. Komitmen bersama ini mempertegas bahwa penegakan hukum di Sumbar tetap mengedepankan kearifan lokal yang bijaksana.(ar)

Berita Terkait

Wali Kota Padang Tinjau Pembangunan Jalan Pasir Jambak dan Drainase Tunggul Hitam
Pemko Padang dan Unes Kolaborasi Gelar Verifikasi Lapangan Padang Rancak Award 2026
TP-PKK Kota Padang Borong Juara Jambore PKK Sumbar 2026
TP-PKK Kota Padang Pukau Penonton Lomba Defile Jambore Sumbar 2026
Wali Kota Padang Lepas Kontingen TP-PKK Targetkan Juara Jambore Sumbar
Warga Mata Air Kreasikan Lomba Mural Kota Padang untuk Percantik Lingkungan
Normalisasi Sungai Lubuk Kilangan Padang Dikebut Demi Selamatkan Sawah Warga
Sertifikat Warisan Budaya Takbenda Sumatera Barat Diserahkan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 18:46 WIB

Wali Kota Padang Tinjau Pembangunan Jalan Pasir Jambak dan Drainase Tunggul Hitam

Sabtu, 5 September 2026 - 18:29 WIB

Pemko Padang dan Unes Kolaborasi Gelar Verifikasi Lapangan Padang Rancak Award 2026

Jumat, 4 September 2026 - 17:16 WIB

TP-PKK Kota Padang Borong Juara Jambore PKK Sumbar 2026

Kamis, 3 September 2026 - 15:25 WIB

TP-PKK Kota Padang Pukau Penonton Lomba Defile Jambore Sumbar 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Wali Kota Padang Lepas Kontingen TP-PKK Targetkan Juara Jambore Sumbar

Berita Terbaru