Minum Kopi di Jam Ini Ternyata Bisa Bantu Turunkan Risiko Kematian Dini

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi minum kopi. (Dok. Freepik)

Foto: Ilustrasi minum kopi. (Dok. Freepik)

Jakarta, seriusnews.id-Sebuah penelitian terbaru yang terbit di European Heart Journal menyoroti bahwa waktu minum kopi ternyata ikut memengaruhi dampaknya terhadap tubuh. Para peneliti menemukan pola menarik: orang yang minum kopi di pagi hari cenderung memiliki risiko kematian dini lebih rendah, terutama akibat penyakit jantung.

Penelitian ini tidak hanya menyoroti jumlah konsumsi kopi, tetapi juga waktu minumnya. Para peneliti mengaitkan hal ini dengan ritme sirkadian, yaitu jam biologis tubuh yang mengatur metabolisme, hormon, dan pola tidur.

Kopi Pagi Terkait Risiko Kematian Lebih Rendah

Peneliti membandingkan dua pola konsumsi utama: minum kopi hanya di pagi hari dan minum kopi sepanjang hari.

Hasilnya menunjukkan bahwa orang yang minum kopi di pagi hari memiliki risiko kematian dini 16% lebih rendah dibanding orang yang tidak minum kopi sama sekali.

Selain itu, kelompok ini juga memiliki risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular yang turun hingga 31%.

Temuan ini menunjukkan bahwa tubuh merespons kopi lebih baik saat dikonsumsi di pagi hari.

Baca Juga :  Jangan Anggap Remeh! Hipertensi Kini Juga Mengancam Anak-anak

Konsumsi Sepanjang Hari Tidak Memberikan Efek yang Sama

Berbeda dengan kelompok pagi, orang yang minum kopi sepanjang hari tidak menunjukkan penurunan risiko yang serupa.

Peneliti menduga konsumsi kopi di sore atau malam hari dapat mengganggu ritme tidur alami tubuh.

Gangguan pada ritme sirkadian ini diduga mengurangi manfaat kesehatan kopi.

Namun, para peneliti masih membutuhkan studi lanjutan untuk memastikan mekanisme pastinya.

Studi Pertama yang Fokus pada Waktu Minum Kopi

Peneliti utama dari Tulane University, Dr. Lu Qi, menyebut studi ini sebagai penelitian pertama yang secara khusus menilai hubungan waktu minum kopi dan dampaknya pada kesehatan.

Tim peneliti terus mengamati bagaimana waktu konsumsi memengaruhi proses biologis dalam tubuh.

Menariknya, efek positif kopi pagi juga muncul baik pada kopi berkafein maupun tanpa kafein.

Faktor Lain yang Juga Dianalisis

Peneliti memasukkan berbagai faktor lain untuk menjaga akurasi hasil, seperti:

  • usia
  • jenis kelamin
  • tingkat pendapatan
  • pendidikan
  • pola makan
  • aktivitas fisik
  • kualitas tidur
  • kondisi kesehatan seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi
Baca Juga :  Ginjal Rusak Karena Kebiasaan Ini

Setelah semua faktor ini dianalisis, pola manfaat kopi pagi tetap terlihat.

Studi Masih Bersifat Observasional

Peneliti menegaskan bahwa studi ini bersifat observasional. Mereka hanya melihat hubungan, bukan membuktikan sebab-akibat langsung.

Ahli gizi dari Academy of Nutrition and Dietetics, Vanessa King, juga menilai hasil ini belum bisa dianggap bukti pasti.

Ia menekankan perlunya penelitian eksperimental untuk memperkuat temuan tersebut.

Studi ini menunjukkan bahwa minum kopi di pagi hari sering dikaitkan dengan risiko kematian dini yang lebih rendah, termasuk risiko penyakit jantung.

Namun, para ahli menegaskan bahwa gaya hidup secara keseluruhan tetap jauh lebih penting.

Pola makan sehat, tidur cukup, dan aktivitas fisik teratur memiliki peran besar terhadap kesehatan jangka panjang.

Kopi bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat, tetapi tidak bisa berdiri sendiri sebagai penentu umur panjang. (nr*)

Berita Terkait

Semen Padang Hospital Melayani MCU Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Solok
Kualitas Udara Memburuk, BRI Dharmasraya Bagikan Ratusan Masker Gratis
RS Dr. M. Djamil dan FK Unand Gelar Raker Departemen THT-BKL untuk Tingkatkan Mutu Layanan
Pegadaian dan IZI Buka Posko Kesehatan Gratis di Festival Pacu Jalur Kuansing
Maknai Kemerdekaan, PT Semen Padang Kumpulkan 326 Kantong Darah untuk PMI
Pemerintah Resmi Ubah Sistem Rujukan Pasien BPJS Kesehatan
Semen Padang Hospital Meluncurkan Paket Merdeka SPH 2026 Sambut HUT RI
Kota Pariaman Raih Terbaik I Layanan Kesehatan Regional Sumatera, Boyong Rp2 Miliar
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Semen Padang Hospital Melayani MCU Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Solok

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Kualitas Udara Memburuk, BRI Dharmasraya Bagikan Ratusan Masker Gratis

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:11 WIB

RS Dr. M. Djamil dan FK Unand Gelar Raker Departemen THT-BKL untuk Tingkatkan Mutu Layanan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Pegadaian dan IZI Buka Posko Kesehatan Gratis di Festival Pacu Jalur Kuansing

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Maknai Kemerdekaan, PT Semen Padang Kumpulkan 326 Kantong Darah untuk PMI

Berita Terbaru