Pemko Padang Mantapkan Program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal Demi Sanitasi Aman

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maigus Nasir, bersama pimpinan OPD usai memimpin Rapat Pelaksanaan Program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT) Kota Padang di Gedung Putih, Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Senin (3/8/2026).(poto: padangkita.com).

Maigus Nasir, bersama pimpinan OPD usai memimpin Rapat Pelaksanaan Program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT) Kota Padang di Gedung Putih, Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Senin (3/8/2026).(poto: padangkita.com).

Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota Padang terus memperkuat komitmen menciptakan sistem pengelolaan lingkungan yang bersih, aman, dan berkelanjutan.

Pihaknya kini resmi menyiapkan Program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal untuk memutus rantai pencemaran lingkungan di wilayah permukiman warga.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan langkah strategis tersebut saat memimpin Rapat Pelaksanaan Program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal Kota Padang.

Acara yang berlangsung di Kediaman Resmi Wali Kota Padang pada Senin (3/8/2026) ini mengusung tema “Sanitasi Aman, Lingkungan Bersih, Kota Padang Maju dan Berkelanjutan”.

Rapat koordinasi penting tersebut menghadirkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Padang Didi Aryadi serta Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri.

Hadir pula Pejabat Pembuat Komitmen Perencanaan BPBPK Sumatera Barat Virgin Chania bersama jajaran Pokja Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Padang.

Maigus Nasir menilai penerapan program pengelolaan limbah ini sebagai bentuk investasi jangka panjang daerah.

Program ini tidak sekadar memperbaiki sistem sanitasi, tetapi menjadi fondasi utama untuk mewujudkan Padang sebagai Kota Sehat.

Baca Juga :  Strategi Jangka Panjang Pemkab Solok Hadapi Penutupan TPA Regional 2027

Langkah Strategis Pemko Padang Mewujudkan Kota Sehat

Keberhasilan program ini membutuhkan kerja sama erat dari seluruh pihak terkait.

Pemerintah daerah berfokus memperkuat regulasi, menyempurnakan kelembagaan, hingga memasifkan edukasi kepada masyarakat luas.

“Layanan ini bukan sekadar program pengelolaan sanitasi, tetapi menjadi investasi jangka panjang untuk meningkatkan kesehatan masyarakat,” tegas Maigus Nasir.

Ia menambahkan bahwa langkah ini langsung mendukung terwujudnya Kota Padang yang bersih, sehat, dan nyaman untuk tempat tinggal.

Pemerintah kota berharap sinergi lintas sektor dapat membangun kesadaran baru di tengah masyarakat.

Warga Padang perlu rutin menyedot tangki septik secara berkala tanpa menunggu timbulnya kendala atau luapan limbah.

Pengoptimalan Fasilitas Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, menjelaskan bahwa pihak dinas sedang menjalankan tahap awal atau piloting program tersebut.

Kota Padang sebenarnya sudah mengoperasikan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja di Surau Gadang sejak tahun 2025 lalu.

Namun, masyarakat belum memanfaatkan fasilitas pengolahan limbah tersebut secara maksimal sesuai dengan kapasitas penampungan yang ada.

Baca Juga :  Realisasi PAD Kota Padang Masih Rendah, DPRD Desak Pemko Lebih Agresif

Petugas akan memfokuskan pelaksanaan program tahap awal ini pada wilayah prioritas sekitar kawasan fasilitas pengolahan dan area hasil sensus.

Pemerintah daerah juga berencana menambah armada operasional serta merangkul mitra swasta untuk memperluas jangkauan layanan.

Langkah ini bertujuan mengubah kebiasaan penyedotan darurat masyarakat menjadi sistem pelayanan rutin yang terintegrasi.

Target Sanitasi Aman Kota Padang Tahun 2029

Malvi Hendri mengungkapkan bahwa program ini bertujuan menjaga fungsi tangki septik serta mencegah pencemaran lingkungan sekitar secara efektif.

Sistem rutin ini menjamin pengolahan limbah domestic berlangsung aman demi melindungi kesehatan seluruh warga kota.

Pemerintah Kota Padang menargetkan capaian sanitasi aman daerah mampu menyentuh angka 24 persen pada tahun 2029 mendatang.

Target daerah tersebut sejalan dengan sasaran pembangunan sanitasi nasional yang tertuang dalam dokumen RPJMN 2025–2029.

Dinas PUPR terus menyempurnakan regulasi, menyesuaikan tarif layanan, dan memperkuat sistem pelayanan publik demi mencapai target tersebut.

Langkah bertahap ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan lingkungan hidup yang sehat dan berkualitas.(ar)

Berita Terkait

Wali Kota Padang Tinjau Pembangunan Jalan Pasir Jambak dan Drainase Tunggul Hitam
Pemko Padang dan Unes Kolaborasi Gelar Verifikasi Lapangan Padang Rancak Award 2026
TP-PKK Kota Padang Borong Juara Jambore PKK Sumbar 2026
TP-PKK Kota Padang Pukau Penonton Lomba Defile Jambore Sumbar 2026
Wali Kota Padang Lepas Kontingen TP-PKK Targetkan Juara Jambore Sumbar
Warga Mata Air Kreasikan Lomba Mural Kota Padang untuk Percantik Lingkungan
Normalisasi Sungai Lubuk Kilangan Padang Dikebut Demi Selamatkan Sawah Warga
Sertifikat Warisan Budaya Takbenda Sumatera Barat Diserahkan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 18:46 WIB

Wali Kota Padang Tinjau Pembangunan Jalan Pasir Jambak dan Drainase Tunggul Hitam

Sabtu, 5 September 2026 - 18:29 WIB

Pemko Padang dan Unes Kolaborasi Gelar Verifikasi Lapangan Padang Rancak Award 2026

Jumat, 4 September 2026 - 17:16 WIB

TP-PKK Kota Padang Borong Juara Jambore PKK Sumbar 2026

Kamis, 3 September 2026 - 15:25 WIB

TP-PKK Kota Padang Pukau Penonton Lomba Defile Jambore Sumbar 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Wali Kota Padang Lepas Kontingen TP-PKK Targetkan Juara Jambore Sumbar

Berita Terbaru