Pariaman, seriusnews.id – Wali Kota Pariaman Yota Balad memperjuangkan anggaran pusat untuk mempercepat agenda revitalisasi gedung sekolah Pariaman yang terdampak bencana alam. Otoritas daerah melaksanakan langkah strategis ini melalui agenda audiensi resmi bersama jajaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Jakarta pada Kamis (16/7/2026).
Pemerintah daerah mengambil langkah proaktif ini karena sejumlah infrastruktur pendidikan setempat mengalami kerusakan kategori sedang hingga berat akibat bencana. Kondisi fisik yang memprihatinkan tersebut menuntut penanganan segera agar para siswa dapat segera menikmati fasilitas belajar yang aman.
Upaya Nyata Pemerataan Layanan Pendidikan Anak Usia Dini
Selain memperbaiki fasilitas yang rusak, Pemerintah Kota Pariaman juga mengusulkan pembangunan Unit Sekolah Baru Taman Kanak-Kanak Negeri. Rencana pembangunan sekolah baru ini bertujuan untuk memperluas keterjangkauan akses pendidikan bagi seluruh anak usia dini di wilayah tersebut.
Pemerintah daerah menilai keberadaan lembaga pendidikan anak usia dini berstatus negeri sangat krusial dalam pemenuhan hak dasar anak. Kehadiran sekolah modern tersebut nantinya akan memperkuat sistem zonasi sekaligus meningkatkan mutu pengajaran sejak usia emas.
Wali Kota Yota Balad menyerahkan langsung dokumen proposal permohonan bantuan dana tersebut kepada Direktur Pendidikan Anak Usia Dini Kemendikdasmen, Kurniawan. Beliau memaparkan data riil mengenai kondisi lapangan yang membutuhkan intervensi anggaran dari pemerintah pusat secara cepat.
Dalam dokumen usulan itu, pemerintah kota juga mencantumkan kebutuhan sarana penunjang seperti ruang kelas baru, ruang guru, dan ruang kepala sekolah. Pihak daerah juga memprioritaskan penyediaan fasilitas sanitasi yang layak serta pengadaan alat permainan edukatif untuk merangsang tumbuh kembang anak.
Pemerintah Pusat Segera Evaluasi Usulan Bantuan Dana Revitalisasi
Direktur PAUD Kemendikdasmen Kurniawan memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen luar biasa Pemko Pariaman dalam memajukan sektor pendidikan daerah. Pihaknya berjanji akan mempelajari seluruh dokumen permohonan secara mendalam sesuai dengan prosedur administrasi yang berlaku.
Kementerian akan memasukkan usulan program tersebut ke dalam tahapan evaluasi berdasarkan skala prioritas serta ketersediaan alokasi anggaran nasional. Kurniawan menegaskan bahwa pemerintah pusat terus konsisten mendorong peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan demi menciptakan lingkungan belajar yang inklusif.
Sebelumnya, Tim Direktorat Sekolah Dasar Kemendikdasmen telah meninjau langsung perkembangan proyek rehabilitasi pada 28 sekolah dasar di Kota Pariaman. Program berjalan yang telah bergulir tersebut menjadi bukti nyata sinergi awal yang positif antara otoritas pusat dan pemerintah daerah.
Optimisme Pemko Pariaman Cetak Generasi Unggul Masa Depan
Pertemuan formal yang berlangsung hangat dan penuh kolaborasi ini menumbuhkan rasa optimisme baru bagi kemajuan dunia pendidikan di Kota Pariaman. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pariaman, Hertati Taher, turut mendampingi Wali Kota selama proses koordinasi penting ini berlangsung.
Yota Balad meyakini bahwa komunikasi intensif dengan kementerian terkait akan membuka peluang investasi publik yang lebih besar di sektor pendidikan. Pemerintah kota berkomitmen penuh untuk mengawal seluruh proses ini agar fasilitas pendidikan yang representatif dapat segera terwujud nyata.
Langkah berani ini menjadi bagian dari visi jangka panjang daerah untuk melahirkan generasi muda yang cerdas, unggul, dan berdaya saing global. Sektor pendidikan yang kuat akan menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pariaman pada masa mendatang.(ar)









