Prabowo Buka Suara! MBG untuk Anak Orang Kaya Boleh Ditolak

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden

Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden

Jakarta, Seriusnews.id– Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak mempermasalahkan jika sebagian sekolah, terutama dari keluarga mampu, menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyebut pemerintah memusatkan program ini untuk masyarakat yang lebih membutuhkan.

Prabowo menyampaikan pernyataan itu saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Leato Selatan, Gorontalo. Ia menegaskan pemerintah tidak memaksa anak-anak dari keluarga kaya untuk mengikuti program tersebut. Ia juga memberi kebebasan kepada sekolah yang merasa tidak membutuhkan bantuan tersebut.

Menurutnya, MBG bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, terutama dari keluarga kurang mampu. Ia menekankan bahwa program ini berfokus pada pembentukan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat. Tujuannya agar mereka mampu bersaing di masa depan.

Baca Juga :  The Changing Face of America: How Demographic Shifts are Reshaping the Nation

“Kalau anak orang kaya tidak perlu MBG, tidak masalah. Kita tidak memaksa,” ujar Prabowo dalam pernyataan yang disiarkan melalui kanal Sekretariat Presiden Republik Indonesia.

Ia juga menegaskan kembali tujuan pemerintah. Ia ingin anak-anak Indonesia tumbuh lebih kuat. Ia juga ingin mereka lebih semangat belajar. Selain itu, ia menekankan pentingnya pemenuhan gizi setiap hari.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menanyakan respons masyarakat terkait program tersebut. Ia ingin memastikan program ini benar-benar memberi manfaat di lapangan.

Pemerintah Perluas Target Penerima MBG

Pemerintah menargetkan program Makan Bergizi Gratis menjangkau sekitar 82,9 juta penerima manfaat. Kelompok penerima meliputi anak sekolah, ibu hamil, dan balita di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Prabowo Tutup 3 ribu Dapur MBG, Ini Penjelasan

Hingga saat ini, pemerintah mencatat sekitar 60 juta penerima telah memperoleh manfaat program tersebut. Penyaluran dilakukan setiap hari melalui berbagai daerah.

Prabowo juga meminta timnya mencatat sekolah yang belum menerima MBG. Fokus perhatian diberikan pada wilayah Gorontalo dan daerah lain yang belum terjangkau. Pemerintah memperluas distribusi secara bertahap.

Ia menegaskan semua sekolah yang membutuhkan akan menerima MBG tahun ini. Pemerintah terus memperluas cakupan agar bantuan tepat sasaran.

Melalui program ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan kesehatan anak-anak Indonesia. Program ini juga diharapkan mendukung mutu pendidikan melalui pemenuhan gizi yang lebih baik dan berkelanjutan. (my*)

.

Berita Terkait

The Changing Face of America: How Demographic Shifts are Reshaping the Nation
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 16:06 WIB

Prabowo Buka Suara! MBG untuk Anak Orang Kaya Boleh Ditolak

Selasa, 28 Maret 2023 - 22:13 WIB

The Changing Face of America: How Demographic Shifts are Reshaping the Nation

Berita Terbaru

Saudi Peringatkan Jamaah Haji Jangan Terpapar Matahari Langsung

Internasional

Arab Saudi Minta Jamaah Haji Hindari Matahari Saat Jam Terik

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:27 WIB