Gubernur Sumbar Sidak SPBU, Temukan Dugaan Transaksi BBM Tak Wajar

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumbar sidak SPBU di Tanah Datar dan Solok untuk memastikan distribusi BBM subsidi tepat sasaran dan mengusut transaksi anomali.( poto : padangkita.com )

Gubernur Sumbar sidak SPBU di Tanah Datar dan Solok untuk memastikan distribusi BBM subsidi tepat sasaran dan mengusut transaksi anomali.( poto : padangkita.com )

Sumatera Barat, seriusnews.id – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU di Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Solok, Kamis (25/6/2026). Melalui Gubernur Sumbar sidak SPBU, pemerintah memastikan distribusi BBM bersubsidi, terutama solar, berjalan sesuai aturan di tengah antrean panjang yang masih terjadi di beberapa daerah.

Mahyeldi turun ke lapangan bersama Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar, Helmi Heriyanto. Mereka memantau penyaluran BBM bersubsidi sekaligus memeriksa dugaan penyimpangan yang menghambat distribusi kepada masyarakat.

“Hari ini kita sengaja turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi distribusi BBM di SPBU. Antrean yang masih terjadi harus menjadi perhatian bersama. Kita ingin memastikan subsidi negara benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak,” kata Mahyeldi.

Sidak Fokus Awasi Distribusi BBM Bersubsidi

Mahyeldi memeriksa aktivitas pengisian BBM di sejumlah SPBU. Ia ingin memastikan petugas menyalurkan BBM bersubsidi sesuai ketentuan.

Menurutnya, pengawasan distribusi BBM tidak bisa bergantung pada satu lembaga. Pertamina, BPH Migas, Hiswana Migas, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum harus bekerja sama.

Baca Juga :  Sambut Menteri LH di BIM, Mahyeldi Bahas Perdagangan Karbon Perhutanan Sosial Sumbar

Mahyeldi menegaskan bahwa subsidi energi harus diterima masyarakat yang berhak. Karena itu, seluruh pihak perlu memperkuat pengawasan di lapangan.

Temuan Transaksi Anomali Jadi Sorotan Utama

Tim sidak menemukan indikasi transaksi yang tidak wajar di salah satu SPBU. Beberapa kendaraan dengan nomor polisi yang sama mengisi BBM bersubsidi berulang kali dengan pola transaksi yang hampir sama setiap hari.

Mahyeldi meminta Pertamina memanfaatkan sistem pemantauan transaksi secara maksimal. Ia juga meminta petugas menganalisis data secara rutin untuk menemukan transaksi yang mencurigakan.

“Kalau ada pola transaksi yang tidak wajar, tentu harus segera ditelusuri. Sistem yang ada harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendeteksi potensi penyalahgunaan sejak dini sehingga subsidi tidak jatuh ke tangan yang tidak berhak,” ujarnya.

Mahyeldi juga menyoroti praktik pelangsiran BBM bersubsidi yang masih terjadi. Ia meminta seluruh pihak segera menghentikan praktik tersebut agar distribusi berjalan lancar.

Gubernur Minta Satgas Daerah Bergerak Aktif

Mahyeldi meminta seluruh kepala daerah di Sumatera Barat menjalankan Instruksi Gubernur Nomor 1/INST-2026 tentang Pengendalian dan Pengawasan Pendistribusian Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) dan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP).

Baca Juga :  Gubernur Sumbar Mahyeldi Dorong Masjid Istighfar Bina Khatib Muda Padang

Instruksi itu mewajibkan pemerintah kabupaten dan kota membentuk sekaligus mengoptimalkan Satgas pengawasan distribusi BBM bersubsidi. Satgas diharapkan memperkuat pengawasan hingga tingkat daerah.

“Kita ingin pengawasan di SPBU benar-benar berjalan. Keseriusan seluruh pihak akan terus kita pantau dan evaluasi karena tujuan utama kita adalah menjaga agar subsidi negara tepat sasaran,” tegasnya.

Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto, mengatakan timnya juga menemukan indikasi transaksi anomali di salah satu SPBU yang menjadi lokasi sidak. Karena itu, ia meminta Pertamina dan Hiswana Migas mengevaluasi transaksi harian secara rutin. Langkah tersebut akan mempercepat penanganan dugaan penyimpangan.

Helmi juga mengapresiasi salah satu SPBU di Kabupaten Solok yang mengawasi kendaraan yang di duga melakukan pelangsiran BBM bersubsidi. Menurutnya, pengawasan yang konsisten mampu menekan penyalahgunaan BBM subsidi.

Dalam sidak itu, Mahyeldi turut di dampingi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sumbar Irwan, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sumbar Nolly Eka Mardiyanto, dan Kepala Biro Umum Setdaprov Sumbar Andree Algamar.(ar)

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Intai Padang: BMKG Warnai Gelombang Tinggi dan Hujan Lebat
Gubernur Sumbar Resmikan Screenhouse Cabai Modern di Agam
Inovasi SKATSU Tekan Pengangguran Generasi Muda Padang
Polda Sumbar Sisir Tambang Emas Ilegal Solok Selatan
Pemprov Sumbar dan IKA Lemhannas Perkuat Sinergi Pendidikan Wawasan Kebangsaan Generasi Muda
Andre Rosiade Tinjau GOR Rawang Pariaman Bersama Wali Kota Yota Balad
UIN Batusangkar Gaet ACAI Thailand Berdayakan Lansia Padang Sarai
Pendaftaran Perlinsos Kota Padang Jemput Bola Warga Rentan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Gubernur Sumbar Resmikan Screenhouse Cabai Modern di Agam

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:50 WIB

Inovasi SKATSU Tekan Pengangguran Generasi Muda Padang

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Polda Sumbar Sisir Tambang Emas Ilegal Solok Selatan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:36 WIB

Pemprov Sumbar dan IKA Lemhannas Perkuat Sinergi Pendidikan Wawasan Kebangsaan Generasi Muda

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:32 WIB

Andre Rosiade Tinjau GOR Rawang Pariaman Bersama Wali Kota Yota Balad

Berita Terbaru

Wali Kota Padang Fadly Amran melepas langsung keberangkatan logistik pangan tersebut dari Bandara Internasional Minangkabau pada Sabtu, 22 Agustus 2026.(poto : radarsumbar.com).

Pemerintahan

Pemko Padang Kirim Bantuan Rendang Gempa NTT

Senin, 24 Agu 2026 - 05:36 WIB