Investor Wajib Tahu, “Quiet Investing” Jadi Kunci Hadapi Gejolak Pasar 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi investor, investasi saham, investor saham.(FREEPIK/RAWPIXEL.COM)

Ilustrasi investor, investasi saham, investor saham.(FREEPIK/RAWPIXEL.COM)

JAKARTA, seriusnews.id – Gejolak pasar keuangan sepanjang 2026 membuat banyak investor bereaksi emosional. Sebagian investor panik saat pasar turun, sementara lainnya terlalu percaya diri ketika tren naik.

Head of Wealth Management Maybank Indonesia, Aliang Sumitro, menilai kondisi ini bisa mengganggu target keuangan jangka panjang jika investor mengambil keputusan secara impulsif.

Ia menegaskan investor perlu menjaga disiplin dan ketenangan dalam mengelola keuangan, bukan hanya fokus pada kebutuhan harian dan dana darurat.

“Investasi yang sehat membutuhkan ketenangan, disiplin, dan konsistensi,” ujar Aliang, Minggu (24/5/2026).

Baca Juga :  Cabai dan Daging Naik di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh

Ia menyebut strategi quiet investing sebagai pendekatan yang relevan di tengah pasar yang sulit diprediksi. Strategi ini menekankan investasi yang tenang, terukur, dan berorientasi jangka panjang, bukan mengikuti tren atau euforia pasar.

Aliang menjelaskan investor perlu menetapkan tujuan finansial sejak awal, seperti pendidikan anak, pembelian rumah, atau persiapan pensiun. Dengan tujuan yang jelas, investor bisa memilih instrumen yang sesuai.

Ia juga mendorong investasi rutin melalui regular investment. Investor cukup memulai dari nominal kecil lalu berinvestasi secara konsisten setiap bulan.

Selain itu, ia menyarankan penerapan rupiah cost averaging untuk menjaga disiplin investasi dan mengurangi risiko salah waktu masuk pasar.

Baca Juga :  Prabowo Tutup 3 ribu Dapur MBG, Ini Penjelasan

Investor juga perlu melakukan diversifikasi portofolio, mulai dari produk, aset, negara, hingga mata uang untuk menekan risiko.

Maybank Indonesia menyediakan layanan investasi digital seperti emas, reksa dana, dan obligasi melalui platform wealth management. Layanan ini memungkinkan nasabah memantau portofolio secara real-time dan mengambil keputusan secara lebih terukur.

Aliang menegaskan, kekuatan investasi tidak hanya bergantung pada momentum pasar, tetapi juga pada konsistensi dan disiplin jangka panjang. (nr*)

Berita Terkait

Prabowo Tutup 3 ribu Dapur MBG, Ini Penjelasan
PT Tren Gen Horizon Resmi Kantongi HAKI dari DJKI, Perkuat Bisnis Periklanan Digital
Cabai dan Daging Naik di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh
Pertamina Gerak Cepat Kirim BBM dan LPG ke Aceh Usai Banjir
Begini Perjuangan Pertamina Kirim BBM ke Pelosok Indonesia
Produksi Migas PHI Melejit, Target Kuartal I 2026 Terlampaui
Kabar Baru! Harga BBM Pertamina Resmi Naik
Bukan Uang! Italia Gunakan Keju sebagai Jaminan Bank, Nilainya Fantastis
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 07:00 WIB

Investor Wajib Tahu, “Quiet Investing” Jadi Kunci Hadapi Gejolak Pasar 2026

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:24 WIB

Prabowo Tutup 3 ribu Dapur MBG, Ini Penjelasan

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:01 WIB

PT Tren Gen Horizon Resmi Kantongi HAKI dari DJKI, Perkuat Bisnis Periklanan Digital

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:59 WIB

Cabai dan Daging Naik di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:51 WIB

Pertamina Gerak Cepat Kirim BBM dan LPG ke Aceh Usai Banjir

Berita Terbaru

Saudi Peringatkan Jamaah Haji Jangan Terpapar Matahari Langsung

Internasional

Arab Saudi Minta Jamaah Haji Hindari Matahari Saat Jam Terik

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:27 WIB