BMW Andalkan Energi Surya dan Hidrogen

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Rachman Haryanto

Foto: Rachman Haryanto

Jakarta, Seriusnews.id – BMW mulai memperluas penggunaan energi ramah lingkungan dengan memanfaatkan tenaga surya, panas bumi, dan hidrogen di sejumlah pabriknya. Langkah ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada gas alam sekaligus mendukung upaya penghijauan bumi.

Produsen mobil asal Jerman itu kini memasang panel surya di beberapa fasilitas produksi. BMW juga bekerja sama dengan pemerintah lokal untuk menghadirkan pasokan hidrogen ke pabriknya di Leipzig, Jerman.

Anggota Board of Management BMW AG, Milan Nedeljkovic, mengatakan hidrogen mampu menekan bahkan menggantikan kebutuhan gas alam dalam proses produksi.

Baca Juga :  Viral Moge Harley Lepas Setang Tabrak Bocah hingga Tewas

Selain memperkuat energi hijau, BMW juga mengantisipasi gangguan pasokan gas alam dari luar negeri, termasuk Rusia. Menurut Nedeljkovic, sektor industri menyumbang sekitar 37 persen konsumsi gas alam di Jerman. Jika pasokan Rusia terhenti, industri otomotif bisa mengalami gangguan besar.

BMW pun menyiapkan sejumlah langkah cadangan untuk menghadapi kemungkinan pembatasan distribusi gas. Salah satunya melalui pembangunan pabrik baru di Debrecen, Hungaria. Pabrik tersebut akan beroperasi tanpa bahan bakar fosil dan mengandalkan energi surya.

Baca Juga :  Lebih Mahal dari PCX, Ini Alasan Honda Super Cub C125 Dibanderol Selangit

BMW juga mempertimbangkan penggunaan energi panas bumi. Perusahaan menilai energi tersebut lebih stabil dibanding energi terbarukan yang bergantung pada cuaca. Namun, biaya tinggi dan proses perizinan yang rumit masih menjadi kendala utama.

Selain itu, BMW menilai energi nuklir dapat membantu menjaga stabilitas pasokan energi di tengah kondisi global yang tidak menentu. Meski begitu, BMW tetap mengutamakan sumber energi terbarukan untuk kebutuhan produksinya. (my*)

Berita Terkait

Lebih Mahal dari PCX, Ini Alasan Honda Super Cub C125 Dibanderol Selangit
DENZA D9 Siap Tantang Alphard, MPV Listrik Premium Ini Tembus 800 Km
Honda Fokus Perkuat Hybrid, Siapkan 15 Mobil Baru hingga 2030
Bukan Main! Suzuki Ertiga Hybrid 2026 Jadi MPV Keluarga Paling Efisien di Kelasnya
Toyota Land Cruiser FJ 2026 Resmi Meluncur, Baby Cruiser Bergaya Retro Ini Siap Goyang Suzuki Jimny
Jual Mobil Bekas Kok Susah Laku? Ternyata Ini Penyebabnya
Mobil di RI Laris Lagi, Pembelinya Ternyata Bukan Orang Baru
Solar Rp30 Ribuan, Kendaraan Diesel Ini Masih Jadi Favorit
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:52 WIB

Lebih Mahal dari PCX, Ini Alasan Honda Super Cub C125 Dibanderol Selangit

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:32 WIB

DENZA D9 Siap Tantang Alphard, MPV Listrik Premium Ini Tembus 800 Km

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:18 WIB

Honda Fokus Perkuat Hybrid, Siapkan 15 Mobil Baru hingga 2030

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:41 WIB

Bukan Main! Suzuki Ertiga Hybrid 2026 Jadi MPV Keluarga Paling Efisien di Kelasnya

Senin, 18 Mei 2026 - 10:25 WIB

Toyota Land Cruiser FJ 2026 Resmi Meluncur, Baby Cruiser Bergaya Retro Ini Siap Goyang Suzuki Jimny

Berita Terbaru

Saudi Peringatkan Jamaah Haji Jangan Terpapar Matahari Langsung

Internasional

Arab Saudi Minta Jamaah Haji Hindari Matahari Saat Jam Terik

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:27 WIB