Tiga Dosen UNP Presentasikan Riset AI Pendidikan di ICFET 2026 Tokyo, Artikel Terbit di Springer Nature

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga dosen Universitas Negeri Padang (UNP) mempresentasikan hasil penelitian mereka dalam The 12th International Conference on Frontiers of Educational Technologies (ICFET) 2026 di Tokyo, Jepang.( poto : infosumbar.net )

Tiga dosen Universitas Negeri Padang (UNP) mempresentasikan hasil penelitian mereka dalam The 12th International Conference on Frontiers of Educational Technologies (ICFET) 2026 di Tokyo, Jepang.( poto : infosumbar.net )

Tokyo, seriusnews.id – Tiga dosen Universitas Negeri Padang (UNP) mempresentasikan hasil penelitian mereka dalam The 12th International Conference on Frontiers of Educational Technologies (ICFET) 2026 di Tokyo, Jepang. Partisipasi dosen UNP ICFET 2026 ini mendapat dukungan pendanaan melalui program DAPT Equity THE Impact 2025–2026.

Konferensi berlangsung di Otsuma Women’s University pada 13–14 Juni 2026. Selain itu, kegiatan tersebut mempertemukan akademisi dari berbagai negara yang menaruh perhatian pada perkembangan teknologi pendidikan.

Tim yang mewakili UNP berasal dari Departemen Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan. Mereka terdiri atas Prof. Dr. Afdal, M.Pd., Kons., Ade Herdian Putra, M.Pd., dan Gusni Dian Suri, M.Pd.

Ketiganya membawa artikel ilmiah hasil penelitian masing-masing. Selanjutnya, seluruh artikel tersebut telah diterima untuk diterbitkan oleh Springer Nature dalam publikasi terindeks Scopus.

Riset Pertama Bahas Keterlibatan Mahasiswa dan AI

Prof. Dr. Afdal mempresentasikan artikel berjudul Understanding AI Mediated Student Engagement Depth in Higher Education: The Role of Adaptive Feedback, Emotional Resonance, and Interaction Fluency.

Penelitian tersebut mengkaji hubungan antara umpan balik adaptif dan resonansi emosional dalam sistem kecerdasan buatan. Dengan demikian, riset ini menyoroti pengaruh kedua faktor tersebut terhadap keterlibatan mahasiswa di pendidikan tinggi.

Baca Juga :  Strategi Pemkab Pesisir Selatan Matangkan Sistem Pengolahan Sampah Modern demi Lingkungan Lestari

Selain itu, penelitian tersebut menempatkan pengalaman belajar sebagai bagian penting dalam pengembangan teknologi pendidikan yang lebih responsif.

Penelitian Kedua Fokus pada Kepercayaan terhadap AI

Ade Herdian Putra memaparkan artikel berjudul Rethinking Trust in Educational Artificial Intelligence: The Role of Algorithmic Fairness, Accountability, and Ethical Literacy.

Penelitian itu membahas peran keadilan algoritma, akuntabilitas sistem, dan literasi etika. Karena itu, riset tersebut menilai bagaimana ketiga aspek tersebut membentuk kepercayaan pengguna terhadap kecerdasan buatan di bidang pendidikan.

Di sisi lain, tema tersebut juga menjadi perhatian dalam pengembangan teknologi pembelajaran modern.

Baca Juga :  Pemko Padang Luncurkan Mutasi ASN Digital, Pengajuan Kini Cukup Scan QR Code

Pada sesi paralel, Gusni Dian Suri mempresentasikan artikel Understanding the Effectiveness of Algorithmic Learning Personalization in Higher Education: Integrating Cognitive Alignment, Transparency, and AI Responsiveness.

Penelitian tersebut menelaah efektivitas personalisasi pembelajaran berbasis algoritma. Selain itu, riset ini mempertimbangkan keselarasan kognitif, transparansi sistem, dan respons kecerdasan buatan.

Dengan pendekatan tersebut, penelitian berupaya melihat bagaimana teknologi mendukung proses belajar di pendidikan tinggi.

ICFET 2026 menjadi forum ilmiah internasional di bidang teknologi pendidikan. Karena itu, forum tersebut membuka ruang pertukaran gagasan dan hasil riset antarakademisi dari berbagai negara.

Seluruh artikel yang dipresentasikan diterbitkan oleh Springer Nature dan terindeks Scopus. Sementara itu, keikutsertaan tim dosen UNP ICFET 2026 juga menjadi bagian dari upaya universitas memperkuat rekognisi akademik internasional.

Di saat yang sama, langkah tersebut mendukung capaian program EQUITY THE Impact Ranking.(ar)

Berita Terkait

Tips Cek Pinjol Legal OJK dan Ciri Jebakan Ilegal
WhatsApp Uji Fitur Jadwalkan Pesan di iPhone Tanpa Internet
Kamera Galaxy S26 Ultra Bawa Sensor 200MP dan Zoom Ganda
Atasi Asap Karhutla, BNPB Uji Coba Modifikasi Cuaca Dry Ice
Pemerintah Siapkan Layanan Internet 100 Mbps Rp100 Ribu Per Bulan
OPPO Resmi Mengumumkan ColorOS 17, Hadirkan Inovasi Tampilan Hingga Keamanan
Gubernur Sumbar Mahyeldi Dorong Kebijakan Rendah Karbon dan Nilai Ekonomi Karbon di Jakarta
Uji Kamera 200 MP Samsung S26 Ultra di Pestapora 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 13:19 WIB

Tips Cek Pinjol Legal OJK dan Ciri Jebakan Ilegal

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:59 WIB

WhatsApp Uji Fitur Jadwalkan Pesan di iPhone Tanpa Internet

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Kamera Galaxy S26 Ultra Bawa Sensor 200MP dan Zoom Ganda

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Atasi Asap Karhutla, BNPB Uji Coba Modifikasi Cuaca Dry Ice

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Pemerintah Siapkan Layanan Internet 100 Mbps Rp100 Ribu Per Bulan

Berita Terbaru

Helikopter militer hijau melakukan water bombing mengambil air di sungai dengan latar hutan terbakar dan asap tebal.(ilustrasi poto: AI).

Regional

Helikopter TNI AD Jatuh Saat Pemadaman Karhutla Kalteng

Rabu, 4 Nov 2026 - 16:03 WIB