Jakarta, Seriusnews.id– Xiaomi mencetak gebrakan besar di industri kendaraan listrik. Sedan listrik pertamanya, Xiaomi SU7, meraih lebih dari 80 ribu pesanan dalam waktu kurang dari dua bulan di China.
Pencapaian itu menunjukkan tingginya minat pasar terhadap mobil listrik buatan Xiaomi. Perusahaan yang sebelumnya fokus pada smartphone dan perangkat elektronik kini mulai sukses memasuki bisnis otomotif.
Tingginya permintaan terhadap Xiaomi SU7 juga mendorong kenaikan saham perusahaan. Investor melihat peluang besar Xiaomi di pasar kendaraan listrik global.
Kesuksesan SU7 memperkuat posisi Xiaomi di industri EV. Perusahaan juga menyiapkan SUV listrik baru bernama Xiaomi YU7 untuk memperluas lini produknya.
SU7 hadir dengan desain sporty dan beberapa pilihan varian, mulai dari Standard hingga Ultra. Varian tertinggi menghasilkan tenaga hingga 1.138 dk.
Mobil listrik ini mampu melaju dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu kurang dari dua detik. Xiaomi juga melengkapi SU7 dengan baterai berkapasitas besar.
Pada varian tertentu, jarak tempuhnya mencapai sekitar 800 km berdasarkan standar CLTC. Xiaomi turut menghadirkan teknologi pengisian cepat untuk meningkatkan efisiensi penggunaan.
Di China, Xiaomi menjual SU7 mulai 215.900 yuan atau sekitar Rp492 juta. Sementara itu, varian tertinggi SU7 Max dibanderol mulai 299.900 yuan atau sekitar Rp684 juta.
Melalui tingginya penjualan dan rencana ekspansi produk, Xiaomi menunjukkan keseriusannya menjadi pemain besar di pasar EV global. (my*)









