Viral Moge Harley Lepas Setang Tabrak Bocah hingga Tewas

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Penampakan moge tabrak bocah 10 tahun di Toraja Utara. (dok. istimewa)

Foto: Penampakan moge tabrak bocah 10 tahun di Toraja Utara. (dok. istimewa)

Jakarta, Seriusnews.id– Seorang pengendara motor gede Harley-Davidson berinisial RR (42) menjadi tersangka setelah menabrak bocah berusia 10 tahun hingga tewas di Toraja Utara. Warga menyebut pengendara sempat melakukan freestyle dengan melepas tangan dari setang motor sebelum kecelakaan terjadi.

Insiden maut itu terjadi di wilayah Nanggala, Toraja Utara, pada Kamis sore. Saat kejadian, korban berdiri di pinggir jalan untuk melihat iring-iringan moge yang melintas bersama rombongan.

Menurut keterangan warga, pengendara melaju dengan kecepatan tinggi lalu melepas tangan dari setang motor. Tak lama kemudian, motor menabrak korban hingga mengalami luka fatal.

Baca Juga :  Toyota Land Cruiser FJ 2026 Resmi Meluncur, Baby Cruiser Bergaya Retro Ini Siap Goyang Suzuki Jimny

Polisi langsung mengamankan pengendara beserta motor yang digunakan. Setelah menjalani pemeriksaan, polisi menetapkan RR sebagai tersangka kasus kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Polres Toraja Utara kini menahan RR untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi menjeratnya dengan Pasal 310 ayat 4 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara.

Baca Juga :  Bukan Main! Suzuki Ertiga Hybrid 2026 Jadi MPV Keluarga Paling Efisien di Kelasnya

RR diketahui merupakan anggota komunitas Hogers Indonesia. Melalui pernyataan resmi, komunitas tersebut menyampaikan duka cita dan permohonan maaf kepada keluarga korban.

Pihak komunitas juga memastikan anggotanya bersikap kooperatif selama proses hukum berlangsung. Selain mengikuti jalur hukum, mereka mengaku siap menjalankan tanggung jawab moral dan menghormati proses adat yang berlaku di masyarakat Toraja.

Kasus ini kembali memicu sorotan terhadap aksi berkendara ugal-ugalan di jalan raya, terutama saat konvoi motor besar berlangsung. (my*)

Berita Terkait

PT Semen Padang Resmi Operasikan Puluhan Motor Listrik
Kereta Api Lembah Anai Sempat Berhenti Dekat UNP, KAI Pastikan Hanya Menunggu Antrian Masuk Stasiun
Bajaj-Maxride Buka Dealer di Bukittinggi, Hadirkan Peluang Usaha dan Solusi Transportasi Baru
Changan Lumin dan Deepal S07 Tawarkan Efisiensi Biaya Energi, Ini Perhitungan dan Keunggulannya
KAI Divre II Sumbar Siapkan 124 Ribu Kursi Selama Libur Sekolah, KA Pariaman Ekspres Masih Jadi Favorit
BMW Pangkas Proyeksi Kinerja Keuangan 2026, Tertekan Persaingan Produsen Mobil China
Bank Nagari Gandeng PT Maju Global Motor, Hadirkan Pembiayaan Mobil Wuling di Sumbar
BI Rate Naik Jadi 5,50 Persen, Apakah Penjualan Motor Indonesia Akan Melambat?
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 05:39 WIB

PT Semen Padang Resmi Operasikan Puluhan Motor Listrik

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:30 WIB

Kereta Api Lembah Anai Sempat Berhenti Dekat UNP, KAI Pastikan Hanya Menunggu Antrian Masuk Stasiun

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:00 WIB

Bajaj-Maxride Buka Dealer di Bukittinggi, Hadirkan Peluang Usaha dan Solusi Transportasi Baru

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:00 WIB

Changan Lumin dan Deepal S07 Tawarkan Efisiensi Biaya Energi, Ini Perhitungan dan Keunggulannya

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:00 WIB

KAI Divre II Sumbar Siapkan 124 Ribu Kursi Selama Libur Sekolah, KA Pariaman Ekspres Masih Jadi Favorit

Berita Terbaru