Padang, seriusnews.id – Petugas Satpol PP Padang amankan sepuluh siswa sekolah menengah yang nekat meninggalkan ruang kelas saat jam belajar efektif berlangsung. Sementara itu, personel penegak peraturan daerah menemukan kerumunan remaja berseragam tersebut di kawasan Jalan Taman Siswa pada Selasa (21/7/2026).
Oleh karena itu, para petugas langsung menghentikan aktivitas nongkrong para siswa dan membawa mereka ke Markas Komando Satpol PP Kota Padang. Langkah penertiban lapangan ini menjadi bagian dari patroli pengawasan rutin demi menjaga ketertiban umum serta mendukung ekosistem pendidikan.
Petugas Jalankan Pembinaan Persuasif Tanpa Hukuman Fisik
Setibanya di lokasi, petugas Mako Satpol PP Kota Padang segera mencatat identitas lengkap dan melakukan pemeriksaan awal terhadap seluruh siswa yang terjaring. Selanjutnya, petugas menyajikan serangkaian program edukasi persuasif serta pembinaan mental guna menanamkan nilai-nilai disiplin diri.
Melalui kegiatan ini, tim pembina mengarahkan para pelajar agar memahami betul tanggung jawab utama mereka sebagai peserta didik di sekolah. Di samping itu, petugas juga memotivasi para remaja ini untuk mengisi waktu senggang mereka dengan beragam kegiatan positif yang bermanfaat.
Terkait aksi tersebut, Kepala Satpol PP Kota Padang Chandra Eka Putra menegaskan komitmen jajarannya dalam mengawal masa depan para generasi muda daerah. Pihaknya sengaja menghindari hukuman fisik dan memprioritaskan pendekatan edukatif agar para siswa tidak terjerumus ke dalam lingkaran kenakalan remaja.
Lebih lanjut, Chandra menyebutkan bahwa aksi penertiban ini murni mencerminkan rasa kepedulian pemerintah daerah terhadap keberlangsungan dunia pendidikan. Pihaknya pun merasa prihatin jika para generasi penerus bangsa harus kehilangan waktu belajar yang sangat berharga.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kita bersama terhadap dunia pendidikan. Kami tidak ingin para pelajar kehilangan waktu belajar yang sangat berharga,” ujar Chandra Eka Putra saat memberikan keterangan resminya.
Sinergi Bersama Menjaga Karakter Generasi Muda Padang
Selain melakukan penertiban, Chandra meminta seluruh jajaran sekolah dan para orang tua untuk memperketat sistem pengawasan terhadap anak didik masing-masing. Menurutnya, pihak keluarga perlu membangun saluran komunikasi dua arah yang intensif agar anak-anak merasa terpantau dan terlindungi.
Sebab, membentuk karakter generasi penerus yang tangguh membutuhkan kerja sama erat antara pemerintah, lembaga sekolah, orang tua, dan lingkungan masyarakat. Pada dasarnya, pembentukan kepribadian anak tidak mungkin tuntas jika hanya mengandalkan peran satu pihak saja.
“Membentuk karakter generasi muda tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan lingkungan masyarakat agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak, dan memiliki rasa tanggung jawab,” kata Chandra.
Pada akhirnya, Satpol PP Kota Padang memastikan konsistensi pelaksanaan patroli pengawasan preventif dan edukatif di pelbagai titik rawan Kota Padang. Langkah terpadu ini bertaut erat dengan fungsi utama Satpol PP dalam menciptakan ketenteraman masyarakat sekaligus mendukung iklim belajar yang aman dan nyaman di Sumatera Barat.(ar)









