Jual Mobil Bekas Kok Susah Laku? Ternyata Ini Penyebabnya

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dok. Magnific

Foto: Dok. Magnific

Jakarrta, Seriusnews.id– Menjual mobil bekas sering terlihat sederhana. Banyak orang hanya memasang iklan lalu menunggu pembeli datang. Namun, proses penjualan bisa berjalan lama jika penjual melakukan kesalahan sejak awal.

Pasar mobil bekas juga semakin kompetitif. Pembeli kini lebih teliti saat memilih kendaraan. Karena itu, penjual perlu menyiapkan strategi agar mobil cepat laku.

Pasang Harga Sesuai Pasar

Kesalahan paling umum muncul saat penjual menentukan harga tanpa riset pasar. Banyak pemilik mobil memasang harga berdasarkan perasaan pribadi atau hanya melihat beberapa iklan serupa.

Harga yang terlalu tinggi membuat calon pembeli beralih ke mobil lain dengan spesifikasi sejenis. Penjual sebaiknya membandingkan harga pasar terlebih dahulu agar harga tetap realistis dan menarik.

Gunakan Foto yang Menarik

Foto menjadi hal pertama yang dilihat calon pembeli. Foto buram, gelap, atau asal ambil bisa membuat iklan terlihat kurang meyakinkan.

Gunakan pencahayaan yang cukup dan ambil gambar dari beberapa sudut penting seperti bagian depan, samping, interior, hingga ruang mesin. Foto yang rapi memberi kesan mobil terawat.

Baca Juga :  Mobil di RI Laris Lagi, Pembelinya Ternyata Bukan Orang Baru

Jelaskan Kondisi Mobil Secara Jujur

Mobil bekas umumnya memiliki lecet kecil atau komponen yang perlu perhatian. Namun, sebagian penjual justru menutupi kekurangan tersebut.

Saat calon pembeli menemukan kondisi berbeda dari iklan, kepercayaan langsung menurun. Karena itu, penjual perlu menjelaskan kondisi kendaraan secara jujur sejak awal agar proses negosiasi berjalan lebih mudah.

Fokus pada Pembeli Serius

Tidak semua orang yang bertanya benar-benar ingin membeli mobil. Banyak calon pembeli hanya menanyakan harga lalu menghilang tanpa kabar.

Penjual sebaiknya fokus melayani calon pembeli yang benar-benar menunjukkan minat. Cara ini bisa menghemat waktu dan tenaga selama proses penjualan.

Jangan Terlalu Lama Menolak Tawaran

Sebagian penjual menolak tawaran yang sebenarnya masih masuk akal karena berharap mendapat harga lebih tinggi.

Padahal, semakin lama iklan tayang, semakin besar kemungkinan calon pembeli curiga terhadap kondisi mobil. Akibatnya, penjual justru harus menurunkan harga lebih jauh di kemudian hari.

Baca Juga :  Toyota Land Cruiser FJ 2026 Resmi Meluncur, Baby Cruiser Bergaya Retro Ini Siap Goyang Suzuki Jimny

Iklan Terlalu Lama Bisa Jadi Masalah

Iklan yang terlalu lama aktif sering menimbulkan kesan negatif. Banyak calon pembeli mulai mempertanyakan kondisi kendaraan atau menganggap harga terlalu mahal.

Karena itu, penjual perlu memastikan iklan sudah optimal sejak awal, mulai dari harga, foto, hingga deskripsi kendaraan.

Pilih Cara Penjualan yang Efisien

Saat kondisi mobil sudah tidak prima, proses penjualan biasanya semakin sulit. Pembeli menjadi lebih selektif dan sering menawar terlalu rendah.

Dalam kondisi seperti ini, sebagian pemilik memilih alternatif yang lebih praktis seperti layanan jual mobil tunai atau penjemputan kendaraan.

Pada akhirnya, menjual mobil bekas membutuhkan strategi yang tepat. Penjual perlu memasang harga realistis, menggunakan foto berkualitas, dan menjelaskan kondisi mobil secara terbuka agar proses penjualan berjalan lebih cepat. (my*)

Berita Terkait

PT Semen Padang Resmi Operasikan Puluhan Motor Listrik
Kereta Api Lembah Anai Sempat Berhenti Dekat UNP, KAI Pastikan Hanya Menunggu Antrian Masuk Stasiun
Bajaj-Maxride Buka Dealer di Bukittinggi, Hadirkan Peluang Usaha dan Solusi Transportasi Baru
Changan Lumin dan Deepal S07 Tawarkan Efisiensi Biaya Energi, Ini Perhitungan dan Keunggulannya
KAI Divre II Sumbar Siapkan 124 Ribu Kursi Selama Libur Sekolah, KA Pariaman Ekspres Masih Jadi Favorit
BMW Pangkas Proyeksi Kinerja Keuangan 2026, Tertekan Persaingan Produsen Mobil China
Bank Nagari Gandeng PT Maju Global Motor, Hadirkan Pembiayaan Mobil Wuling di Sumbar
BI Rate Naik Jadi 5,50 Persen, Apakah Penjualan Motor Indonesia Akan Melambat?
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 05:39 WIB

PT Semen Padang Resmi Operasikan Puluhan Motor Listrik

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:30 WIB

Kereta Api Lembah Anai Sempat Berhenti Dekat UNP, KAI Pastikan Hanya Menunggu Antrian Masuk Stasiun

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:00 WIB

Bajaj-Maxride Buka Dealer di Bukittinggi, Hadirkan Peluang Usaha dan Solusi Transportasi Baru

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:00 WIB

Changan Lumin dan Deepal S07 Tawarkan Efisiensi Biaya Energi, Ini Perhitungan dan Keunggulannya

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:00 WIB

KAI Divre II Sumbar Siapkan 124 Ribu Kursi Selama Libur Sekolah, KA Pariaman Ekspres Masih Jadi Favorit

Berita Terbaru