Jakarta, seriusnews.id-Setiap orang tua tentu ingin anak tumbuh sehat, kuat, dan memiliki masa depan yang baik. Banyak ayah dan bunda berusaha memberi perhatian penuh, mulai dari makanan, pendidikan, hingga aktivitas harian anak.
Namun tanpa sadar, beberapa kebiasaan yang terlihat sepele justru dapat memengaruhi kesehatan anak dalam jangka panjang. Dokter spesialis anak asal Amerika Serikat, dr. Amanda Furr, mengungkap sejumlah pola pengasuhan yang perlu orang tua perhatikan sejak dini.
Berikut beberapa kebiasaan yang dapat memicu gangguan kesehatan dan perkembangan anak:
1. Terlalu Cepat Mengubah Posisi Car Seat
Banyak orang tua mengubah posisi car seat anak menjadi menghadap depan saat tubuh anak terlihat lebih besar atau kakinya mulai tertekuk. Padahal, kondisi itu belum tentu aman.
Dr. Furr menjelaskan posisi menghadap belakang mampu mengurangi tekanan benturan pada kepala, leher, dan tulang belakang saat kecelakaan terjadi.
Ia menyarankan orang tua tetap memakai posisi rear facing selama car seat masih mendukung penggunaan tersebut. Anak biasanya masih aman memakai posisi itu hingga usia 2 sampai 4 tahun atau lebih.
2. Selalu Mengikuti Kemauan Anak saat Makan
Anak yang pilih-pilih makanan sering membuat orang tua menyerah lalu hanya menyajikan makanan favorit anak setiap hari. Kebiasaan ini dapat mengurangi asupan nutrisi penting untuk tubuh.
Masa balita menjadi waktu penting untuk mengenalkan berbagai rasa dan tekstur makanan. Anak perlu mengonsumsi buah, sayur, ikan, kacang-kacangan, dan makanan sehat lain agar tumbuh kembangnya optimal.
Dr. Furr juga mengingatkan orang tua agar tidak terlalu sering memberi jus karena kandungan gulanya cukup tinggi. Orang tua perlu membatasi jumlah jus jika tetap ingin memberikannya.
Ia menyarankan orang tua terus mengenalkan makanan baru tanpa paksaan. Anak biasanya membutuhkan beberapa kali percobaan sebelum mulai menyukai makanan tertentu.
3. Membiarkan Anak Terlalu Lama Bermain Media Sosial
Media sosial kini menjadi bagian dari kehidupan anak dan remaja. Namun penggunaan berlebihan dapat memengaruhi kesehatan mental mereka.
Dr. Furr menyebut media sosial bisa memicu gangguan tidur, rasa cemas, hingga menurunkan rasa percaya diri akibat kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain.
Penggunaan gadget sejak usia dini juga dapat meningkatkan risiko obesitas dan gangguan tidur pada anak.
Karena itu, orang tua perlu membatasi penggunaan media sosial dan melarang anak membawa gadget ke kamar saat waktu tidur.
4. Mengisi Jadwal Anak Terlalu Padat
Sebagian orang tua ingin anak mengikuti banyak kegiatan seperti les, olahraga, dan kursus tambahan. Namun jadwal yang terlalu padat dapat membuat anak kehilangan waktu bermain dan beristirahat.
Padahal, bermain membantu perkembangan otak, emosi, dan kesehatan mental anak. Anak yang terlalu sibuk juga lebih mudah mengalami stres dan sulit tidur.
Orang tua tetap perlu memberi waktu santai dan kesempatan bermain bebas agar tumbuh kembang anak tetap seimbang.
5. Menunda Vaksinasi Anak
Sebagian orang tua menunda vaksinasi karena khawatir terhadap efek samping atau percaya pada informasi yang belum terbukti benar.
Dr. Furr menegaskan vaksin membantu tubuh anak melawan berbagai penyakit berbahaya saat sistem kekebalan mereka masih berkembang.
Saat orang tua menunda vaksinasi, risiko infeksi dan komplikasi serius pada anak bisa meningkat. Karena itu, orang tua perlu mengikuti jadwal vaksin sesuai anjuran tenaga medis.
Mengasuh anak memang bukan hal mudah. Namun orang tua bisa menjaga kesehatan anak lebih baik dengan menghindari kebiasaan yang berisiko sejak dini. (nr*)









