Lampu Lalu Lintas Rusak di Bundaran Simpang Empat Pasaman Barat Belum Berfungsi Usai Disambar Petir

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampu lalu lintas di Bundaran Simpang Empat Pasaman Barat rusak akibat petir belum diperbaiki.( poto : infosumbar.net )

Lampu lalu lintas di Bundaran Simpang Empat Pasaman Barat rusak akibat petir belum diperbaiki.( poto : infosumbar.net )

Pasaman Barat, seriusnews.id – Lampu lalu lintas rusak terjadi di kawasan Bundaran Simpang Empat, Kabupaten Kabupaten Pasaman Barat, setelah perangkat pengatur arus kendaraan itu tersambar petir pada Minggu (14/6). Hingga Selasa (16/6), sistem lampu lalu lintas belum kembali berfungsi dan menimbulkan gangguan serius terhadap arus kendaraan di persimpangan utama tersebut.

Kondisi ini langsung berdampak pada mobilitas harian masyarakat. Arus kendaraan dari empat arah harus bergerak tanpa pengaturan otomatis, sehingga pengendara mengandalkan kesadaran masing-masing untuk melintas.

Arus Kendaraan Tanpa Pengaturan

Sejak kerusakan terjadi, tidak ada lagi sistem lampu yang mengatur giliran kendaraan di bundaran. Pengendara dari berbagai arah harus saling bergantian masuk ke persimpangan tanpa panduan jelas.

Situasi ini membuat lalu lintas menjadi tidak teratur, terutama pada jam sibuk pagi dan sore. Kepadatan kendaraan sering terjadi karena setiap arah berusaha masuk secara bersamaan.

Baca Juga :  Revitalisasi Sekolah Terdampak Bencana di Agam Capai Lebih dari 50 Persen

Pengendara juga harus memperlambat laju kendaraan secara tiba-tiba untuk menghindari potensi benturan. Kondisi tersebut meningkatkan risiko kecelakaan di titik persimpangan yang dikenal padat tersebut.

Masyarakat yang melintasi kawasan itu setiap hari menyampaikan kekhawatiran terhadap keselamatan pengguna jalan. Mereka menilai kondisi tanpa lampu lalu lintas sangat berbahaya, terutama bagi pelajar dan pengendara sepeda motor.

Riko, seorang pengemudi ojek yang rutin beroperasi di sekitar lokasi, menyebut pengendara kerap kebingungan saat memasuki bundaran.

Ia mengatakan, semua arah kendaraan sering bergerak bersamaan sehingga menimbulkan potensi konflik arus. Menurutnya, situasi itu menuntut kewaspadaan tinggi dari setiap pengendara agar tidak terjadi kecelakaan.

Warga Minta Pengaturan Sementara

Warga menilai keberadaan lampu lalu lintas di titik tersebut sangat penting karena bundaran menjadi simpul pertemuan kendaraan dari berbagai wilayah di Pasaman Barat.

Selain menunggu perbaikan teknis, masyarakat meminta pemerintah atau pihak terkait menurunkan petugas untuk mengatur arus kendaraan secara manual. Mereka menilai langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko kecelakaan.

Baca Juga :  Proyek Trotoar Padang Rancak Mulai Berjalan Masif

Neti, warga setempat, menegaskan perlunya kehadiran petugas terutama pada jam padat. Ia menyebut pagi dan sore hari menjadi waktu paling rawan karena volume kendaraan meningkat signifikan.

Menurutnya, pengaturan manual dapat menjadi solusi sementara sambil menunggu perbaikan sistem lampu selesai dilakukan.

Kondisi tanpa pengaturan lalu lintas berpotensi memperbesar risiko kecelakaan jika berlangsung lebih lama. Arus kendaraan yang terus padat tanpa kontrol membuat titik persimpangan semakin sulit dikendalikan.

Warga khawatir situasi ini bisa memburuk pada malam hari ketika visibilitas menurun, sementara kendaraan tetap melintas dalam jumlah tinggi.

Masyarakat berharap perbaikan segera dilakukan agar fungsi lampu lalu lintas kembali normal. Mereka juga mendesak adanya langkah cepat untuk menjaga keselamatan pengguna jalan di kawasan tersebut.(ar)

Berita Terkait

Satpol PP Kota Padang Menertibkan Kanopi Dan Tempat Usaha Yang Mencaplok Fasilitas Umum
Kementerian PU Bergerak Cepat Tangani Longsor Lembah Anai Padang Bukittinggi
Pemusatan Latihan Paskibra Kota Sawahlunto Resmi Dimulai di Lapangan Ombilin
Pemko Padang Targetkan Pembangunan Huntap Sungkai Padang
Sektor Gastronomi Kota Padang Tembus Panggung Dunia
Fadly Amran Resmi Kukuhkan Pengurus Bundo Kanduang IKTD Sumbar 2026–2031
Pemprov Sumbar Gandeng FMIPA Unand Percepat Hilirisasi Riset Daerah
PTPN IV PalmCo Perkuat Sinergi Kelembagaan Bersama Pemprov Sumbar
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Kementerian PU Bergerak Cepat Tangani Longsor Lembah Anai Padang Bukittinggi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Pemusatan Latihan Paskibra Kota Sawahlunto Resmi Dimulai di Lapangan Ombilin

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:00 WIB

Pemko Padang Targetkan Pembangunan Huntap Sungkai Padang

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:00 WIB

Sektor Gastronomi Kota Padang Tembus Panggung Dunia

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:00 WIB

Fadly Amran Resmi Kukuhkan Pengurus Bundo Kanduang IKTD Sumbar 2026–2031

Berita Terbaru

RANS FC resmi mengumumkan bahwa Weliansyah jadi asisten pelatih.(poto: radarsumbar.com).

Sport

Weliansyah Resmi Gabung RANS FC Hadapi Musim 2026/2027

Sabtu, 1 Agu 2026 - 19:00 WIB

Suami pukul istri karena menolak berhubungan dengan lelaki lain berujung ditangkap Tim Klewang.(poto: radarsumbar.com)

Kriminal

Suami di Padang Paksa Istri Berhubungan Intim Pria Lain

Sabtu, 1 Agu 2026 - 17:00 WIB