Tokyo, seriusnews.id – Tiga dosen Universitas Negeri Padang (UNP) mempresentasikan hasil penelitian mereka dalam The 12th International Conference on Frontiers of Educational Technologies (ICFET) 2026 di Tokyo, Jepang. Partisipasi dosen UNP ICFET 2026 ini mendapat dukungan pendanaan melalui program DAPT Equity THE Impact 2025–2026.
Konferensi berlangsung di Otsuma Women’s University pada 13–14 Juni 2026. Selain itu, kegiatan tersebut mempertemukan akademisi dari berbagai negara yang menaruh perhatian pada perkembangan teknologi pendidikan.
Tim yang mewakili UNP berasal dari Departemen Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan. Mereka terdiri atas Prof. Dr. Afdal, M.Pd., Kons., Ade Herdian Putra, M.Pd., dan Gusni Dian Suri, M.Pd.
Ketiganya membawa artikel ilmiah hasil penelitian masing-masing. Selanjutnya, seluruh artikel tersebut telah diterima untuk diterbitkan oleh Springer Nature dalam publikasi terindeks Scopus.
Riset Pertama Bahas Keterlibatan Mahasiswa dan AI
Prof. Dr. Afdal mempresentasikan artikel berjudul Understanding AI Mediated Student Engagement Depth in Higher Education: The Role of Adaptive Feedback, Emotional Resonance, and Interaction Fluency.
Penelitian tersebut mengkaji hubungan antara umpan balik adaptif dan resonansi emosional dalam sistem kecerdasan buatan. Dengan demikian, riset ini menyoroti pengaruh kedua faktor tersebut terhadap keterlibatan mahasiswa di pendidikan tinggi.
Selain itu, penelitian tersebut menempatkan pengalaman belajar sebagai bagian penting dalam pengembangan teknologi pendidikan yang lebih responsif.
Penelitian Kedua Fokus pada Kepercayaan terhadap AI
Ade Herdian Putra memaparkan artikel berjudul Rethinking Trust in Educational Artificial Intelligence: The Role of Algorithmic Fairness, Accountability, and Ethical Literacy.
Penelitian itu membahas peran keadilan algoritma, akuntabilitas sistem, dan literasi etika. Karena itu, riset tersebut menilai bagaimana ketiga aspek tersebut membentuk kepercayaan pengguna terhadap kecerdasan buatan di bidang pendidikan.
Di sisi lain, tema tersebut juga menjadi perhatian dalam pengembangan teknologi pembelajaran modern.
Pada sesi paralel, Gusni Dian Suri mempresentasikan artikel Understanding the Effectiveness of Algorithmic Learning Personalization in Higher Education: Integrating Cognitive Alignment, Transparency, and AI Responsiveness.
Penelitian tersebut menelaah efektivitas personalisasi pembelajaran berbasis algoritma. Selain itu, riset ini mempertimbangkan keselarasan kognitif, transparansi sistem, dan respons kecerdasan buatan.
Dengan pendekatan tersebut, penelitian berupaya melihat bagaimana teknologi mendukung proses belajar di pendidikan tinggi.
ICFET 2026 menjadi forum ilmiah internasional di bidang teknologi pendidikan. Karena itu, forum tersebut membuka ruang pertukaran gagasan dan hasil riset antarakademisi dari berbagai negara.
Seluruh artikel yang dipresentasikan diterbitkan oleh Springer Nature dan terindeks Scopus. Sementara itu, keikutsertaan tim dosen UNP ICFET 2026 juga menjadi bagian dari upaya universitas memperkuat rekognisi akademik internasional.
Di saat yang sama, langkah tersebut mendukung capaian program EQUITY THE Impact Ranking.(ar)









