BKSDA Sumbar Evakuasi Beruang Madu Terkena Jerat Babi di Pasaman, Jalani Perawatan di Rimbo Panti

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BKSDA Sumbar sedang mengevakuasi satu individu beruang madu.( poto : ANTARA )

BKSDA Sumbar sedang mengevakuasi satu individu beruang madu.( poto : ANTARA )

Pasaman, seriusnews.id – Beruang madu terkena jerat kembali ditemukan di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar langsung mengevakuasi satu individu beruang madu dari kawasan kebun warga di Botan, Nagari Panti Timur, Kecamatan Panti, pada Jumat.

Petugas bergerak setelah menerima laporan masyarakat mengenai keberadaan satwa yang terjebak di lokasi tersebut. Tim gabungan segera menuju area temuan untuk mempercepat penyelamatan.

Kepala Resor Konservasi Wilayah I Pasaman BKSDA Sumbar, Edi Susilo, mengatakan BKSDA mengerahkan personel bersama Centre for Orangutan Protection (COP) dan dokter hewan dari Dinas Pertanian Kabupaten Pasaman.

Tim terlebih dahulu membius beruang sebelum memindahkannya. Langkah itu membantu petugas menjaga keselamatan satwa selama proses evakuasi.

“Beruang kita bius sebelum evakuasi dilakukan,” kata Edi.

Tim Temukan Luka pada Bagian Kaki

Setelah mengamankan satwa, tim melakukan pemeriksaan awal untuk mengetahui kondisi fisiknya. Hasil observasi menunjukkan beruang tersebut berjenis kelamin betina dan telah memasuki usia dewasa.

Dokter hewan menemukan luka pada bagian kaki yang diduga muncul akibat jeratan tali. Untuk mempercepat penanganan, petugas membawa beruang menggunakan tandu menuju pos KSDA di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Rimbo Panti.

Baca Juga :  Jalan Provinsi Agam Terban di Palembayan, Akses Padang Koto Gadang–Bukittinggi Lumpuh

Sesampainya di lokasi, dokter hewan langsung memberikan tindakan medis dan memantau perkembangan kondisi satwa.

“Sesampai di TWA Rimbo Panti, beruang mendapatkan perawatan dari dokter hewan,” ujar Edi.

BKSDA Sumbar menerima informasi dan video dari masyarakat Jorong Kuamang terkait keberadaan beruang yang terjerat. Warga melaporkan bahwa satwa tersebut terkena jerat babi berbahan tali nilon.

Petugas menerima laporan itu pada Jumat (19/6) sekitar pukul 11.46 WIB. Informasi tersebut mengarah ke daerah Buton, Jorong Kuamang.

Setelah memperoleh laporan, tim gabungan langsung bergerak ke lokasi. Mereka memprioritaskan penyelamatan agar luka tidak semakin parah dan kondisi satwa tetap stabil.

Kasus Jerat Kembali Ancam Satwa Dilindungi

Peristiwa ini menambah daftar satwa liar yang terdampak penggunaan jerat di Pasaman. Sebelumnya, petugas menemukan satu individu harimau sumatra terkena jerat babi jenis rattus Pasaman di kebun warga Jorong Lima Sempadang, Nagari Padang Matinggi Utara, Kecamatan Rao Utara.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Ajak ASN Sumbar Tingkatkan Pelayanan Publik Saat HUT ke-81 RI

Harimau betina yang berusia di bawah satu tahun mengalami luka pada bagian leher dan kaki. Kasus itu mendorong BKSDA memperkuat langkah pencegahan.

BKSDA Sumbar kemudian menerbitkan Surat Edaran Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pelarangan Penggunaan Jerat Rattus Pasaman serta jerat berbahaya berbahan sling atau kawat baja untuk pengendalian hama babi hutan.

Melalui kebijakan tersebut, BKSDA berupaya menjaga keanekaragaman hayati dan mengurangi risiko kematian satwa liar di lindungi, terutama harimau sumatra, beruang madu, dan satwa lainnya.

Selain menerbitkan aturan, BKSDA juga akan memperluas sosialisasi melalui pemerintah nagari dan desa agar masyarakat menghentikan penggunaan jerat berbahaya.

“Kita bakal menyosialisasikan surat edaran secara masif ke masyarakat melalui pemerintah nagari atau desa, agar tidak terulang lagi satwa di lindungi terkena jerat,” kata Edi.

Upaya penyelamatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa penggunaan jerat untuk mengendalikan hama dapat memicu dampak serius terhadap keberlangsungan satwa liar di habitat alaminya.(ar)

Berita Terkait

Pemko Padang Sidak Izin Ojol: Maxim, Grab, dan Gojek Dipanggil
Andre Rosiade Temui Menteri PU, Dorong Proyek Vital Sumbar
LPS Siapkan Penjaminan Polis Asuransi Berlaku Januari 2028
Pemko Pariaman Serahkan Santunan BPJS ke Ahli Waris
Helikopter TNI AD Jatuh Saat Pemadaman Karhutla Kalteng
Dhani Kristianto Promosi Jabat Wakapolda Sumbar Gantikan Solihin
Erupsi Gunung Marapi Semburkan Selimut Abu, PVMBG Minta Warga Jauhi Kawah Verbeek
Perbaikan Jalan Koto Baru-Tanjung Simalidu Tuntas Diiaspal
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:27 WIB

Pemko Padang Sidak Izin Ojol: Maxim, Grab, dan Gojek Dipanggil

Kamis, 5 November 2026 - 16:23 WIB

Andre Rosiade Temui Menteri PU, Dorong Proyek Vital Sumbar

Kamis, 5 November 2026 - 16:18 WIB

LPS Siapkan Penjaminan Polis Asuransi Berlaku Januari 2028

Rabu, 4 November 2026 - 16:03 WIB

Helikopter TNI AD Jatuh Saat Pemadaman Karhutla Kalteng

Rabu, 4 November 2026 - 15:58 WIB

Dhani Kristianto Promosi Jabat Wakapolda Sumbar Gantikan Solihin

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade kembali melangkah ke Kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Jakarta pada Rabu (4/11/2026).(poto: radarsumbar.com).

Regional

Andre Rosiade Temui Menteri PU, Dorong Proyek Vital Sumbar

Kamis, 5 Nov 2026 - 16:23 WIB

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) silaturahmi bersama puluhan jurnalis Sumatera Barat di Kota Bukittinggi pada Selasa (3/11/2026).(poto: radarsumbar.com).

Regional

LPS Siapkan Penjaminan Polis Asuransi Berlaku Januari 2028

Kamis, 5 Nov 2026 - 16:18 WIB

Wagub Vasko menghadiri Rapat Kerja Teknis Nagari Creative Hub Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026. Acara bertema “Nagari Kreatif, Masyarakat Produktif, dan Berdaya Saing” ini berlangsung di Aula Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Sumatera Barat, Padang, Rabu (4/11/2026).(poto: radarsumbar.com).

Ekonomi

Wagub Sumbar Dorong Nagari Creative Hub Pacu Ekonomi Lokal

Kamis, 5 Nov 2026 - 16:14 WIB