Pemko Padang dan BWS Sumatera V Percepat Proyek Rp1,1 Triliun Penanganan Banjir Pascabencana

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat pertemuan strategis bersama jajaran Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang Padang.( poto : padangkita.com )

Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat pertemuan strategis bersama jajaran Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang Padang.( poto : padangkita.com )

Kota Padang, seriusnews.id – Penanganan banjir Kota Padang menjadi fokus utama Pemerintah Kota Padang bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang. Kedua pihak sepakat mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi dengan nilai proyek Rp1,1 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah menargetkan pelaksanaan proyek ini mulai Agustus 2026.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, memimpin rapat strategis di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota pada Senin (29/6/2026). Pelaksana Tugas Kepala BWS Sumatera V Padang, Reski Wahyudi, hadir bersama jajaran kepala dinas dan camat untuk membahas percepatan pekerjaan.

Penyelesaian Lahan Jadi Prioritas Utama

Rapat tersebut membahas langkah percepatan penanganan banjir secara menyeluruh. Pemerintah dan BWS fokus menyelesaikan sengketa lahan, melakukan normalisasi sungai, mengendalikan sedimentasi, dan membangun infrastruktur pengendali banjir.

Kedua pihak juga memperkuat pengaturan tata ruang sebagai strategi mitigasi bencana jangka panjang. Semua langkah ini bertujuan mengurangi risiko banjir yang terus mengancam wilayah Kota Padang.

Baca Juga :  Pemko Padang Perkuat Peran Dubalang Kota Guna Jaga Kamtibmas

Reski Wahyudi menegaskan bahwa penyelesaian lahan menjadi faktor penentu kelancaran proyek. Ia meminta pemerintah daerah mempercepat proses pembebasan lahan agar pekerjaan bisa dimulai tepat waktu.

Infrastruktur Sungai Batang Kuranji Ditingkatkan

BWS Sumatera V memulai tahap awal pekerjaan dengan rehabilitasi irigasi Bendung Koto Tuo dan Bendung Gunung Nago. Tim teknis juga menangani sejumlah titik kritis pengendalian banjir di Kota Padang.

Pekerjaan lapangan mencakup pembangunan dinding penahan tanah, perkuatan tebing sungai, dan pembuatan penahan sedimen. Seluruh infrastruktur tersebut akan terpasang di sepanjang aliran Sungai Batang Kuranji dan Air Dingin.

Kementerian Pekerjaan Umum melalui BWS Sumatera V mengalokasikan dana untuk pemulihan infrastruktur sumber daya air di Kota Padang. Tim pelaksana menargetkan seluruh konstruksi selesai dalam waktu tiga tahun.

Pemko Padang Siapkan Relokasi Warga Zona Merah

Wali Kota Fadly Amran menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota Padang dalam mendukung percepatan proyek ini. Ia menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah hingga camat dan lurah untuk menyelesaikan kebutuhan lapangan tanpa hambatan.

Baca Juga :  Kebakaran Gedung Inspektorat Padang, Kantor Bapenda dan Penginapan Ikut Hangus

Fadly menekankan bahwa proyek ini berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat. Ia meminta seluruh pihak bekerja cepat agar seluruh target tercapai sesuai jadwal.

Pemko Padang juga mengkaji relokasi warga yang tinggal di zona merah bencana. Pemerintah menilai langkah ini penting untuk mengurangi risiko korban akibat banjir berulang.

Selain itu, Pemko Padang mempercepat revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sebagai dasar penataan kawasan rawan bencana. Kebijakan ini memperkuat upaya jangka panjang dalam pengelolaan wilayah terdampak banjir.

Sinergi antara Pemko Padang dan BWS Sumatera V mempercepat pemulihan infrastruktur sekaligus memperkuat sistem pengendalian banjir. Kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan ketahanan Kota Padang terhadap ancaman bencana hidrometeorologi.(ar)

Berita Terkait

Pemprov Sumbar Kebut Pemulihan Pascabencana dengan Tambahan Dana TKD Rp2,71 Triliun
Perumda Air Minum Kota Padang Perbaiki IPA Gunung Pangilun
Sidak SPBU Polda Sumbar Ungkap Penyimpangan Solar Subsidi
Pemko Pariaman Tambah Armada Sampah Listrik Tingkatkan Pelayanan Kebersihan Kota
Langkah Strategis Pemko Padang Gaet IFC Wujudkan Kota Gastronomi UNESCO
Tol Sicincin-Bukittinggi Diprotes Warga, Ratusan Rumah Gadang Terancam Penggusuran
Pemko Padang Raih Apresiasi Satgas Pusat Usai Percepat Pemulihan Bencana
Polda Sumbar Siap Pecat Anggota Terlibat Narkoba
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:00 WIB

Pemprov Sumbar Kebut Pemulihan Pascabencana dengan Tambahan Dana TKD Rp2,71 Triliun

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:00 WIB

Perumda Air Minum Kota Padang Perbaiki IPA Gunung Pangilun

Rabu, 22 Juli 2026 - 05:52 WIB

Sidak SPBU Polda Sumbar Ungkap Penyimpangan Solar Subsidi

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:00 WIB

Langkah Strategis Pemko Padang Gaet IFC Wujudkan Kota Gastronomi UNESCO

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:21 WIB

Tol Sicincin-Bukittinggi Diprotes Warga, Ratusan Rumah Gadang Terancam Penggusuran

Berita Terbaru

Perumda  Air Minum Kota Padang mulai melakukan perbaikan bangunan accelerator Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun.(poto: padangkita.com).

Regional

Perumda Air Minum Kota Padang Perbaiki IPA Gunung Pangilun

Rabu, 22 Jul 2026 - 07:00 WIB

Tim Ditreskrimsus Polda Sumbar mengamankan truk yang diduga melakukan penyimpangan BBM bersubsidi Bio Solar, saat dilakukan sidak di sejumlah SPBU di Padang dan Padang Pariaman.(poto: padangkita.com).

Regional

Sidak SPBU Polda Sumbar Ungkap Penyimpangan Solar Subsidi

Rabu, 22 Jul 2026 - 05:52 WIB