Balita Hilang di Muara Simatalu, Tim SAR Mentawai Perluas Pencarian Hari Kedua

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Balita hilang Muara Simatalu masih dicari Tim SAR Gabungan.( poto : langgam.id)

Balita hilang Muara Simatalu masih dicari Tim SAR Gabungan.( poto : langgam.id)

Kepulauan Mentawai, seriusnews.id – Seorang balita hilang Muara Simatalu setelah ombak diduga menyeret Anjel (3) di Muara Simatalu, Desa Simatalu, Kecamatan Siberut Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Hingga Jumat (3/7/2026), Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian yang memasuki hari kedua.

Tim memperluas penyisiran di laut dan sepanjang garis pantai. Warga Desa Simatalu juga ikut membantu pencarian sejak hari pertama.

Balita Mengikuti Ibunya Mencari Kayu Bakar Di Muara

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Benteng Hilton Telaumbanua, menjelaskan peristiwa itu bermula pada Rabu (1/7/2026). Saat itu, Anjel mengikuti ibunya mencari kayu bakar di sekitar Muara Simatalu.

Di lokasi tersebut, Anjel meminta izin kepada ibunya untuk mandi di tepi muara. Beberapa menit kemudian, sang ibu menyadari Anjel sudah tidak berada di lokasi.

Benteng mengatakan ombak diduga menyeret korban saat mandi di tepi muara. Mengetahui kejadian itu, keluarga segera mengajak warga mencari Anjel di sekitar lokasi.

Baca Juga :  Nelayan Hilang di Pulau Bugei, Tim SAR Mentawai Sisir Lokasi Terakhir Korban

Keluarga dan masyarakat menyisir kawasan muara serta area di sekitarnya. Namun, upaya itu belum membuahkan hasil.

Keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas Mentawai pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah menerima laporan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai langsung mengirim personel untuk memulai operasi SAR.

Tim SAR Perluas Area Pencarian Korban Secara Maksimal Hari

Memasuki hari kedua, Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian hingga 49 mil laut persegi. Tim menggunakan RIB 02 untuk menyisir wilayah perairan.

Benteng menjelaskan tim memusatkan operasi pada radius 14 mil laut dari lokasi kejadian. Langkah itu membantu personel menjangkau area yang berpotensi menjadi jalur hanyut korban.

Masyarakat Desa Simatalu juga terus menyisir pinggiran muara dan garis pantai. Mereka bekerja bersama tim SAR agar peluang menemukan korban semakin besar.

Baca Juga :  Sungai Tumayo Meluap, Basarnas Evakuasi Warga Terjebak Banjir Agam

Seluruh unsur SAR menjalankan pencarian sesuai pembagian sektor. Koordinasi antartim terus berlangsung selama operasi berjalan.

Drone Termal Dukung Operasi Pencarian Korban Hari Kedua Berlangsung

Basarnas Mentawai mengerahkan drone termal untuk membantu pencarian dari udara. Tim juga memanfaatkan peralatan komunikasi satelit agar koordinasi di lapangan tetap berjalan lancar.

Benteng menegaskan seluruh personel terus mengoptimalkan pencarian. Tim berharap seluruh unsur yang terlibat dapat menemukan korban secepat mungkin.

“Hingga saat ini korban masih dalam pencarian. Kami berharap seluruh unsur yang terlibat dapat memaksimalkan upaya pencarian agar korban segera ditemukan,” ujar Benteng.

Hingga Jumat (3/7/2026), Tim SAR Gabungan masih melanjutkan operasi pencarian terhadap Anjel. Personel bersama masyarakat terus menyisir perairan, muara, dan garis pantai di sekitar Desa Simatalu sesuai rencana operasi.(ar)

Berita Terkait

Gubernur Sumbar Buka Suara Soal Kendala Distribusi Bio Solar
Semen Padang Hospital Gelar Syukuran HUT ke-13: Usung Inovasi dan Layanan Kesehatan Prima
Tingkatkan Kesiapsiagaan Pertolongan Perairan, Kantor SAR Padang Gelar Latihan Air di Pantai Carolina
Penemuan Jasad Lansia Membusuk di Padang Selatan Gempar Warga
Kebakaran Pasar Kayu Tanam Hanguskan 15 Kios di Padang Pariaman
Pemkot Padang Panjang Kembalikan Sistem Lalu Lintas Dua Arah
PLN dan Pemkab Pasaman Perkuat Sinergi Infrastruktur Kelistrikan
Perumda Air Minum Padang Perbaiki IPA Gunung Pangilun, Ini Wilayah Terdampak Pasokan Air
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:00 WIB

Gubernur Sumbar Buka Suara Soal Kendala Distribusi Bio Solar

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:00 WIB

Semen Padang Hospital Gelar Syukuran HUT ke-13: Usung Inovasi dan Layanan Kesehatan Prima

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:00 WIB

Tingkatkan Kesiapsiagaan Pertolongan Perairan, Kantor SAR Padang Gelar Latihan Air di Pantai Carolina

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:00 WIB

Penemuan Jasad Lansia Membusuk di Padang Selatan Gempar Warga

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:22 WIB

Kebakaran Pasar Kayu Tanam Hanguskan 15 Kios di Padang Pariaman

Berita Terbaru

Gubernur Sumbar sebut stok Bio Solar aman. Masalah utama terletak pada kendala distribusi dan penyalahgunaan barcode di SPBU.(Ilustrasi poto: AI).

Regional

Gubernur Sumbar Buka Suara Soal Kendala Distribusi Bio Solar

Kamis, 23 Jul 2026 - 13:00 WIB