Kota Padang, seriusnews.id – Manajemen Perumda Air Minum Kota Padang meminta masyarakat di kawasan pusat kota untuk segera mengisi tandon dan bak penampungan air mereka. Langkah antisipasi ini sangat penting karena perusahaan daerah akan menghentikan operasional IPA Gunung Pangilun secara sementara pada Jumat, 10 Juli 2026. Proses penghentian aliran ini bakal berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga seluruh rangkaian pekerjaan teknis di lapangan selesai.
Pihak manajemen mengambil keputusan ini demi melakukan perawatan berkala pada infrastruktur vital milik kota. Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, menegaskan bahwa tindakan strategis tersebut merupakan bagian dari pemeliharaan rutin. Perusahaan berkomitmen penuh untuk menjaga stabilitas kuantitas sekaligus higienitas pasokan air minum yang mengalir ke rumah-rumah warga.
Petugas Mulai Menguras Bak Reservoir Gunung Pangilun Padang
Tim teknis menjadwalkan pembersihan intensif pada fasilitas utama pengolahan air bersih malam ini. Petugas memfokuskan pengerjaan pada pengurasan bak reservoir guna mengangkat sisa-sisa material yang mengendap. Langkah pemeliharaan tersebut bertujuan efektif untuk membersihkan sisa lumpur serta memutus potensi pertumbuhan lumut di dalam bak penampungan.
Manajemen Perumda Air Minum Kota Padang ingin memastikan standar kejernihan air tetap terjaga dengan baik. Hendra Pebrizal menyampaikan bahwa pemeliharaan berkala ini memegang peranan krusial bagi kesehatan para pelanggan. Melalui pengurasan intensif tersebut, kualitas air bersih yang mengalir ke masyarakat pusat kota akan selalu memenuhi standar higienis yang ketat.
Penghentian mesin pengolahan air otomatis akan menurunkan tekanan distribusi secara drastis dalam beberapa jam ke depan. Kondisi teknis ini berdampak langsung pada terhentinya suplai air bersih secara total bagi masyarakat. Pihak Perumda mencatat ada sekitar 50.000 sambungan pelanggan di area pusat kota yang mengalami dampak gangguan pasokan malam ini.
Daftar Dua Puluh Satu Kawasan Terdampak Di Padang
Gangguan aliran air bersih mencakup area pelayanan yang cukup luas di wilayah perkotaan Padang. Setidaknya ada 21 kawasan pemukiman penduduk yang akan mengalami dampak penghentian pasokan air bersih sementara waktu. Wilayah-wilayah tersebut meliputi Ulak Karang Utara, Kampung Lapai, Kampung Olo, Ulak Karang Selatan, Tabing Bandar Gadang, Gurun Lawas, serta Lolong Belanti.
Dampak penurunan pasokan air juga melanda warga yang tinggal di kawasan Gunung Pangilun, Flamboyan Baru, dan Rimbo Kaluang. Pelanggan di wilayah Alai Parak Kopi, Ampang, Lubuk Lintah, Purus, Ujung Gurun, Jati Baru, dan Jati juga harus bersiap menghadapi gangguan. Sementara itu, wilayah Anduring, Padang Pasir, Olo, hingga Kampung Jao menjadi kawasan terakhir dalam daftar area terdampak.
Selain menguras bak penampungan raksasa, Perumda Air Minum Kota Padang juga tengah melakukan akselerasi rehabilitasi infrastruktur. Mereka sedang memperbaiki aset vital di Intake Kampung Koto akibat dampak bencana alam beberapa waktu yang lalu. Petugas di lapangan juga memulihkan kinerja 12 unit filter serta memperbaiki eskalator khusus pada IPA Gunung Pangilun yang berkapasitas 500 liter per detik.
Tingkat kekeruhan air baku di hulu sungai pascabencana alam memang masih terpantau sangat tinggi hingga hari ini. Oleh karena itu, pengerjaan pemulihan total infrastruktur ini membutuhkan durasi waktu yang relatif cukup lama. Manajemen sangat berharap para pelanggan dapat memaklumi kondisi darurat tersebut dan segera menghemat penggunaan cadangan air bersih di rumah.
Tips Menghadapi Air Keruh Setelah Normalisasi Layanan Mengalir
Masyarakat sebaiknya menggunakan persediaan air secara bijak selama petugas menyelesaikan proses pembersihan di instalasi pengolahan. Setelah seluruh pengerjaan teknis di lapangan rampung, petugas akan mengalirkan kembali air baku secara bertahap. Aliran air memerlukan waktu beberapa saat untuk proses normalisasi tekanan agar bisa mencapai titik terjauh di pemukiman warga.
Hendra Pebrizal turut membagikan panduan praktis bagi para pelanggan saat aliran air mulai mengalir kembali ke rumah. Pelanggan terkadang akan menemui kondisi air yang sedikit keruh pada menit-menit pertama pengaktifan ulang pasokan. Anda cukup membiarkan keran air tetap terbuka dan mengalir selama tiga hingga lima menit sampai kondisi air kembali jernih.
Seluruh jajaran manajemen Perumda Air Minum Kota Padang menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan para pelanggan. Pihaknya memberikan garansi bahwa tim teknis akan bekerja secara maksimal di lapangan agar seluruh pengerjaan selesai tepat waktu. Warga dapat memantau perkembangan perbaikan atau mengajukan aduan darurat melalui saluran resmi yang telah disediakan oleh perusahaan.
Masyarakat yang membutuhkan informasi pelayanan lebih lanjut dapat menghubungi Call Center resmi Perumda di nomor 1500030. Operator juga melayani pengiriman pesan teks secara cepat melalui nomor WhatsApp resmi di 0811-666-9123. Selain itu, pelanggan bisa memanfaatkan layanan pesan langsung melalui akun Instagram resmi milik Perumda Air Minum Kota Padang.(ar)









