Sumatera Barat, seriusnews.id – Tim gabungan Ditreskrimsus Polda Sumbar menggelar inspeksi mendadak ke sejumlah SPBU pada Selasa (21/7/2026). Langkah ini menjadi respons cepat atas kelangkaan bahan bakar minyak bersubsidi di wilayah Sumatera Barat.
Sidak SPBU Polda Sumbar ini menyasar empat lokasi utama di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman. Petugas menggandeng pihak Pertamina Patra Niaga serta Hiswana Migas untuk mengawal distribusi energi tepat sasaran.
Polda Sumbar Perketat Pengawasan SPBU Demi BBM Subsidi
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar Kombes Pol Andry Kurniawan menegaskan komitmennya dalam menindak tegas para penyeleweng BBM. Pihaknya tidak akan memberi ruang bagi oknum yang merugikan masyarakat luas.
Petugas gabungan menyisir SPBU Khatib Sulaiman, SPBU Air Tawar, SPBU Tanjung Aur, dan SPBU Palapa Batang Anai. Sebanyak 29 personel turun langsung memeriksa dokumen operasional serta fasilitas pengisian di lapangan.
Tim memeriksa verifikasi barcode kendaraan, kelengkapan surat-surat, hingga rekaman CCTV di area pengisian. Petugas juga mencocokkan data volume penjualan dengan sisa stok ketersediaan milik pengelola SPBU.
Polda Sumbar meminta pengelola SPBU menolak keras kendaraan yang terindikasi melakukan pengisian tidak wajar. Pengawasan ketat ini bertujuan menjaga kuota BBM bersubsidi agar tetap aman bagi warga.
Sopir Kabur Dan Truk Modifikasi Disita Polisi
Pengawasan intensif ini membuahkan hasil saat tim mendatangi SPBU 14.251.520 Tanjung Aur Kota Padang. Petugas mencurigai satu unit truk Mitsubishi Canter kuning yang sedang mengantre Bio Solar.
Hasil pemeriksaan mendalam membongkar kejanggalan berupa kepemilikan beberapa pelat nomor polisi dan barcode berbeda. Sopir truk langsung melarikan diri saat melihat kedatangan petugas di lokasi kejadian.
Petugas menyita truk bernomor polisi BA 9474 beserta dua buah pelat nomor tambahan sebagai barang bukti. Tim memboyong seluruh barang bukti tersebut ke Mapolda Sumbar untuk proses hukum lebih lanjut.
Penyidik telah mengantongi identitas sopir yang kabur dan tengah memburu pelaku di lapangan. Kepolisian terus mengembangkan kasus ini untuk membongkar jaringan penyalahgunaan BBM bersubsidi lainnya.
Masyarakat Dan Pengusaha Imbau Jaga BBM Subsidi
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya meminta masyarakat aktif melaporkan indikasi kecurangan distribusi energi. Peran aktif warga sangat membantu kepolisian dalam menjaga ketersediaan BBM di daerah.
Polda Sumbar mengimbau seluruh pengusaha SPBU agar tidak memberi celah pada praktik penyimpangan solar subsidi. Sanksi tegas menanti siapapun yang nekat bermain dalam rantai distribusi BBM bersubsidi.
Ke depan, Polda Sumbar bersama instansi terkait akan memperluas jangkauan sidak ke seluruh wilayah hukum Sumatera Barat. Pengawasan berkala ini menjadi langkah strategis untuk mencegah terjadinya kelangkaan BBM kembali.(ar)









