Padang, seriusnews.id – Puskesmas Anak Air resmi meluncurkan inovasi cegah stunting padang bertajuk Bulek Rancak untuk menekan angka tengkes. Program Bina Ibu Hamil Kurang Energi Kronis dan Anemia ini menyasar pencegahan stunting langsung dari hulu.
Langkah strategis ini lahir dari kolaborasi fasilitas kesehatan tingkat pertama bersama Tim Pengabdian Masyarakat Dosen Poltekkes Kemenkes Padang. Tim akademisi tersebut beranggotakan Lita Angelina Saputri, Faridah BD, serta Yussie Ater Merry.
Sosialisasi perdana berlangsung di Balai Pertemuan Silih Baganti, Kompleks Mega Permai, Kelurahan Padang Sarai, Sabtu (25/7/2026). Penyelenggara memilih kawasan permukiman padat penduduk ini agar intervensi kesehatan memberikan dampak langsung yang signifikan.
Kolaborasi Lintas Sektor Menekan Angka Tengkes Padang
Camat Koto Tangah, Rio Ebu Pratama, membuka kegiatan secara resmi sekaligus memberikan apresiasi tinggi atas perencanaan matang ini. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan stunting mutlak berawal dari masa kandungan hingga fase tumbuh kembang balita.
Rio menyebut inovasi hasil kerja sama puskesmas dan akademisi Poltekkes Kemenkes Padang ini sebagai langkah nyata di lapangan. Ia berharap program Bulek Rancak terus berkembang serta tereplikasi di seluruh puskesmas wilayah Kecamatan Koto Tangah.
Pentingnya Pemeriksaan Kehamilan Sejak Dini Trimester Pertama
Kepala Puskesmas Anak Air, Marta Nofa, menjelaskan bahwa inovasi Bulek Rancak mengedukasi masyarakat mengenai pencegahan dini. Program ini memastikan setiap bayi lahir dalam kondisi sehat tanpa ancaman risiko stunting.
Ibu hamil yang mengalami Kurang Energi Kronis (KEK) dan anemia berisiko tinggi melahirkan anak berstatus stunting. Kondisi tersebut memicu kerentanan infeksi, berat badan di bawah standar, hingga penurunan tingkat kecerdasan kognitif anak.
Marta mengimbau para ibu hamil agar segera memeriksakan diri ke puskesmas sejak memasuki trimester pertama kehamilan. Pemeriksaan awal memungkinkan ibu mendapatkan asupan tablet tambah darah serta vitamin secara tepat waktu.
Ia juga menyoroti bahaya persalinan di rumah yang sangat berisiko memicu pendarahan fatal akibat kadar hemoglobin rendah. Seluruh masyarakat diminta memanfaatkan fasilitas kesehatan resmi demi menjamin keselamatan nyawa ibu dan bayi.
Kesadaran Masyarakat Kunci Utama Keberhasilan Program Kesehatan
Lurah Padang Sarai, Nasrul, menjelaskan bahwa pihak kelurahan terus menggencarkan Pemberian Makanan Tambahan serta Dapur Makan Bergizi Gratis. Langkah terpadu ini mendukung persiapan Generasi Emas Indonesia 2045 melalui pencetakan anak-anak yang sehat dan cerdas.
Nasrul mengingatkan bahwa seluruh inovasi pemerintah memerlukan kesadaran serta partisipasi aktif dari seluruh warga setempat. Peran ibu rumah tangga menjadi pilar utama dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga.(ar)









