Dermaga Apung Rusak, Kunjungan Wisatawan Pulau Angso Duo Pariaman Anjlok

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dermaga apung yang menjadi fasilitas utama penyeberangan rusak berat akibat bencana hidrometeorologi pada akhir 2025.(poto: radarsumbar.com).

Dermaga apung yang menjadi fasilitas utama penyeberangan rusak berat akibat bencana hidrometeorologi pada akhir 2025.(poto: radarsumbar.com).

Pariaman, seriusnews.id – Kunjungan wisatawan Pulau Angso Duo di Kota Pariaman, Sumatera Barat, mengalami penurunan drastis dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini terjadi setelah dermaga apung yang menjadi fasilitas utama penyeberangan rusak berat akibat bencana hidrometeorologi pada akhir 2025.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Ferialdi, mengonfirmasi penurunan signifikan angka wisatawan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kapal wisata kini kesulitan menyandarkan armada akibat tiadanya dermaga yang memadai.

Sebelum fasilitas tersebut rusak, angka kunjungan wisatawan ke destinasi wisata bahari ini selalu melonjak setiap akhir pekan. Pengunjung harian rutin menyentuh angka 500 orang dan kerap menembus 1.000 orang pada momen libur tertentu.

Baca Juga :  Ribuan Pelari Memadati Pantai Cimpago Meriahkan Blue Ocean Minang Run 2026

Pendapatan Daerah Dan UMKM Menurun Drastis

Kerusakan dermaga ini berdampak langsung pada perekonomian masyarakat serta penerimaan sektor pariwisata daerah. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di area pulau merasakan penurunan omzet secara mendadak.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi wisata Pulau Angso Duo juga merosot tajam. Sebelum bencana, penerimaan retribusi mencapai Rp7,5 juta per akhir pekan dan sanggup menyentuh Rp15 juta pada momen puncak harian.

Saat ini, perolehan retribusi akhir pekan anjlok hingga berkisar Rp150 ribu saja. Bahkan, lokasi wisata sempat tidak mencatat kunjungan sama sekali pada pekan sebelumnya akibat cuaca buruk.

Baca Juga :  Selatan Sunset Festival 2026 Dorong Pariwisata dan UMKM Payakumbuh Selatan

Pemko Pariaman Harapkan Bantuan Perbaikan Segera

Kerusakan infrastruktur ini turut menyulitkan petugas dalam mengawasi pergerakan penumpang dan memungut retribusi. Kapal penyebarangan terpaksa menurunkan penumpang di pelbagai titik pantai secara tersebar.

Pemerintah Kota Pariaman sebenarnya telah mengajukan permohonan bantuan perbaikan ke pemerintah pusat sebelum bencana terjadi. Namun, cuaca ekstrem akhir November 2025 mendahului proses tersebut dan memperparah kerusakan dermaga beserta fasilitas lain seperti atap musala.

Pemerintah daerah berharap perbaikan dermaga apung dapat terealisasi dalam waktu dekat. Pemulihan fasilitas publik ini sangat krusial demi membangkitkan kembali arus wisatawan serta memulihkan roda perekonomian warga lokal.(ar)

Berita Terkait

Pemkab Solok Selatan Poles RTH Padang Aro Jadi Ruang Rekreasi dan Ekonomi Warga
Bank Nagari Terapkan Digitalisasi Retribusi Selancar Mentawai Lewat QRIS
Lestarikan Budaya Minang, Pemko Pariaman Gelar Festival Malingka Carano di Gandoriah
Kesenian Tradisional Minangkabau Memukau Pengunjung PKD Saraso Fest 2026
Pemkab Solok Selatan Tinjau Jalur Wisata Alam TNKS
Pemkab Padang Pariaman Revitalisasi Pantai Arta Permai Lewat Aksi Gotong Royong
Sembalun Mountain Marathon Festival 2026 Perkuat Sport Tourism NTB
Buka Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumbar, Fadly Amran Dorong Agenda Nasional dan Diplomasi Kuliner Padang
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:46 WIB

Pemkab Solok Selatan Poles RTH Padang Aro Jadi Ruang Rekreasi dan Ekonomi Warga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Bank Nagari Terapkan Digitalisasi Retribusi Selancar Mentawai Lewat QRIS

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Lestarikan Budaya Minang, Pemko Pariaman Gelar Festival Malingka Carano di Gandoriah

Selasa, 29 September 2026 - 17:00 WIB

Kesenian Tradisional Minangkabau Memukau Pengunjung PKD Saraso Fest 2026

Jumat, 25 September 2026 - 09:51 WIB

Pemkab Solok Selatan Tinjau Jalur Wisata Alam TNKS

Berita Terbaru

Helikopter militer hijau melakukan water bombing mengambil air di sungai dengan latar hutan terbakar dan asap tebal.(ilustrasi poto: AI).

Regional

Helikopter TNI AD Jatuh Saat Pemadaman Karhutla Kalteng

Rabu, 4 Nov 2026 - 16:03 WIB