Lapas Narkotika Muara Sabak Ekspor 6,8 Ton Arang Batok Kelapa

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak, Muhammad Askari Utomo, melepas pengiriman perdana komoditas tersebut secara simbolis pada Senin (24/8/2026).(poto: jambiday).

Kalapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak, Muhammad Askari Utomo, melepas pengiriman perdana komoditas tersebut secara simbolis pada Senin (24/8/2026).(poto: jambiday).

Tanjab Timur, seriusnews.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Muara Sabak merintis langkah baru dalam membina warga binaan secara mandiri. Program pembinaan tersebut berhasil memproduksi arang batok kelapa lapas yang kini menembus pasar internasional.

Kalapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak, Muhammad Askari Utomo, melepas pengiriman perdana komoditas tersebut secara simbolis pada Senin (24/8/2026). Kepala Seksi Kegiatan Kerja Hendra Turnip bersama jajaran petugas lapas turut mendampingi pelepasan ekspor perdana ini.

Pengiriman Perdana Membuka Peluang Pasar Ekspor Dunia Luas

Petugas mengirimkan sebanyak 6,8 ton arang batok kelapa pada tahap awal pengiriman ke luar negeri. Pengiriman ini membuka jalan bagi pemasaran produk olahan warga binaan ke mancanegara.

Pihak lapas mengolah komoditas tersebut dengan memanfaatkan pekarangan lapas dan memberdayakan warga binaan. Petugas merintis usaha produktif ini untuk memberikan pengalaman kerja yang nyata.

Askari menjelaskan bahwa pihak pengelola telah mengamankan pasar tujuan ekspor sejak awal produksi. Pengiriman arang batok kelapa ini akan menyasar sejumlah negara di Asia Selatan, Arab Saudi, hingga China.

Pengelola lapas menjalankan program pembinaan ini untuk membekali warga binaan dengan keterampilan kerja. Warga binaan menerima premi resmi atas partisipasi aktif mereka dalam proses produksi.

Baca Juga :  Kisah Sahal Maghfud Lulusan Sistem Informasi UNJA Raih Cumlaude 3,98

Askari berharap para warga binaan dapat memanfaatkan keterampilan ini setelah menyelesaikan masa hukuman. Keahlian pengolahan arang menjadi modal berharga bagi mereka untuk mencari penghasilan mandiri.

Skema Pembakaran Tanpa Modal Mengandalkan Kepercayaan Masyarakat Lokal

Manajemen lapas menerapkan skema usaha unik yang tidak memerlukan modal besar untuk membeli bahan baku. Usaha ini berjalan murni dengan mengandalkan kepercayaan dari masyarakat dan pelaku usaha sekitar.

Masyarakat serta pemilik tempurung kelapa mengantarkan bahan baku secara langsung ke dalam lapas. Lapas tidak membeli tempurung di awal, melainkan hanya mematok jasa pembakaran sebesar Rp500 per kilogram.

Warga binaan membakar dan mengolah tempurung kelapa tersebut hingga menjadi arang berkualitas. Pembeli kemudian menjemput produk jadi setelah seluruh proses pengolahan selesai.

Pihak pemilik bahan baku dan pembeli melakukan transaksi pembayaran setelah barang diambil. Pola ini menempatkan lapas sebagai penyedia tempat pengolahan dan jasa pembakaran yang efisien.

Gagasan ini berawal dari pemetaan potensi Kabupaten Tanjung Jabung Timur sebagai sentra penghasil kelapa terbesar di Jambi. Pihak lapas menangkap peluang tersebut dengan mengajak masyarakat sekitar berkolaborasi.

Kegiatan ini telah menghasilkan produksi arang dalam jumlah besar meski baru berjalan kurang dari satu bulan. Skema ini sekaligus mengolah limbah tempurung kelapa menjadi barang bernilai ekonomi tinggi.

Baca Juga :  PTPN IV Kebun Lagan Salurkan 1.500 Bibit Nanas di Tanjab Timur

Dukungan Pemerintah Daerah Dorong Pengembangan Produk Turunan Kelapa

Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur, Muslimin Tanja, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inovasi lapas ini. Ia menilai pihak lapas sangat jeli memanfaatkan potensi daerah menjadi kegiatan yang produktif.

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dan mendampingi program pembinaan tersebut. Muslimin menegaskan pemerintah daerah akan hadir memberikan bantuan jika lapas membutuhkan dukungan.

Program ini memberikan manfaat ganda bagi peningkatan ekonomi daerah dan pembinaan warga binaan. Kegiatan produktif ini mampu meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa milik petani lokal.

Muslimin mendorong pengelola lapas untuk memperluas jenis produksi ke komoditas turunan kelapa lainnya. Ia menyarankan pemanfaatan ijuk kelapa yang selama ini belum terolah secara optimal oleh warga.

Pihak lapas juga merencanakan pengembangan usaha ke arah pembuatan arang karbon aktif yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Langkah ini membuktikan bahwa pembinaan di dalam lapas mampu menghasilkan produk berdaya saing global.(ar)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Pegadaian Turun Hari Ini: Cek Rinciannya
Meta Kena Denda Rp 452 Triliun Imbas Skandal Data Cambridge Analytica
IHSG Terjun Bebas ke 4.950 Awal Pekan Ini, Isu Status MSCI Pukul Deretan Saham Unggulan
Pemprov Sumbar Raih Penghargaan Investasi Panas Bumi Dari Kementerian ESDM
Mengulas Perjalanan dan Perjuangan Industri Kulit Lokal Jawa Barat Menghadapi Tantangan Zaman
Bank Nagari dan Padang Eye Center Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Semen Padang Perluas Bisnis Nonsemen Bersama Pusri Dan Petrokimia Gresik
Astra Daihatsu Resmikan Outlet Lengkap di By Pass Bukittinggi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Harga Emas Antam Pegadaian Turun Hari Ini: Cek Rinciannya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Meta Kena Denda Rp 452 Triliun Imbas Skandal Data Cambridge Analytica

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:52 WIB

IHSG Terjun Bebas ke 4.950 Awal Pekan Ini, Isu Status MSCI Pukul Deretan Saham Unggulan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:41 WIB

Lapas Narkotika Muara Sabak Ekspor 6,8 Ton Arang Batok Kelapa

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:21 WIB

Pemprov Sumbar Raih Penghargaan Investasi Panas Bumi Dari Kementerian ESDM

Berita Terbaru

Deretan emas batangan Antam di Pegadaian siap diperjualbelikan seiring turunnya harga jual dan buyback hari ini.(poto: AI).

Bisnis

Harga Emas Antam Pegadaian Turun Hari Ini: Cek Rinciannya

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:51 WIB

Instruktur memandu teknik pengereman motor matik di lintasan Astra Motor Safety Riding Center.(ilustrasi poto: AI).

Otomotif

Trik Mencegah Rem Blong Motor Matik di Turunan Panjang

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:40 WIB

Ilustrasi Suasana jalanan kota saat hujan lebat dan langit mendung gelap, masyarakat diimbau waspadai potensi cuaca ekstrem.(poto: AI).

Nasional

BMKG Rilis Peringatan Hujan Ekstrem Besok, Ini Wilayahnya

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:35 WIB

Rais A’am KH Miftachul Akhyar dan Ketum PBNU Gus Kikin pimpin Apel Hari Santri 2026 di Ponpes Tebuireng Jombang, Kamis (22/10).(poto: kompas.com).

Nasional

Gus Kikin Tegaskan PBNU Kembali ke Akar Tradisi Pesantren

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:31 WIB