Erupsi Gunung Anak Krakatau Memaksa Enam Bandara Tutup Sementara

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 6 September 2026 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Menhub Dudy Purwagandhi.(poto: AI).

Ilustrasi Menhub Dudy Purwagandhi.(poto: AI).

Jakarta, seriusnews.id – Kementerian Perhubungan menghentikan sementara operasional enam penerbangan bandar udara akibat sebaran abu dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengumumkan kebijakan mitigasi keselamatan ini dalam konferensi pers resmi di Jakarta.

Hasil pemantauan lapangan dan pengujian sampel abu vulkanik menunjukkan tingkat bahaya yang mengancam keselamatan penerbangan. Pihak otoritas penerbangan terus menyesuaikan status operasional bandara berdasarkan data BMKG.

Petugas menetapkan status penutupan Bandara Husein Sastranegara di Bandung setelah hasil tes pukul 12.00 WIB mengonfirmasi adanya paparan abu. Langkah ini menyusul penghentian operasional lima bandara lain yang sudah berlangsung sejak pagi hari.

Daftar fasilitas yang berhenti beroperasi sementara mencakup Bandara Radin Inten II, Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Husein Sastranegara, Pondok Cabe, serta Budiarto. Otoritas perhubungan menerapkan evaluasi secara dinamis mengikuti arah pergerakan sebaran abu vulkanik.

Baca Juga :  Ledakan Honorer di Daerah: Mengapa Pemda Masih Merekrut Meski Sudah Dimoratorium?

Kementerian Perhubungan terus menjalin koordinasi intensif bersama BMKG, PVMBG, AirNav Indonesia, pengelola bandara, dan pihak maskapai. Seluruh pemangku kepentingan wajib memantau perkembangan data kondisi udara secara berkala.

Mengedepankan Keselamatan Penerbangan Dalam Menghadapi Dampak Bencana

Menhub Dudy Purwagandhi meminta seluruh operator maskapai tidak memaksakan jadwal penerbangan saat kondisi jalur udara belum aman. Maskapai harus menjadikan standar keselamatan penerbangan sebagai prioritas tertinggi dalam setiap pengambilan keputusan operasional.

Pihak maskapai wajib memastikan setiap pesawat yang terbang berada dalam kondisi laik serta aman. Kementerian Perhubungan juga memantau ketat pergerakan arus transportasi penyeberangan di jalur Selat Sunda.

Layanan kapal penyeberangan lintas Merak-Bakauheni saat ini masih terus berjalan normal. Namun, otoritas pelabuhan dan operator kapal tetap meningkatkan kewaspadaan penuh terhadap erupsi.

Baca Juga :  Menkomdigi Meutya Hafid Minta KPI Menjaga Kualitas Siaran Era Digital

Operator penyeberangan membagikan perlengkapan kesehatan seperti masker untuk melindungi para penumpang dari potensi paparan abu. Petugas akan segera menghentikan pelayaran jika kondisi cuaca dan jarak pandang dinilai membahayakan.

Imbauan Resmi Kepada Calon Penumpang Terdampak Penundaan

Kemenhub menginstruksikan maskapai segera menginformasikan jadwal pembatalan atau penundaan penerbangan kepada calon penumpang. Calon penumpang yang jadwal penerbangannya terdampak tidak perlu datang langsung menuju ke bandara.

Proses pengajuan refund maupun penjadwalan ulang dapat penumpang lakukan secara elektronik melalui kontak resmi maskapai. Kebijakan ini bertujuan mencegah penumpukan massa di area terminal bandara.

Langkah penanganan secara digital memberikan kepastian status penerbangan masyarakat secara lebih cepat dan efisien. Pemerintah berjanji akan menyalurkan informasi terkini secara berkala sesuai hasil pemantauan di lapangan.(ar)

Berita Terkait

Erupsi Gunung Anak Krakatau Picu Dentuman dan Getaran di Jawa Barat
BMKG Deteksi 2.671 Titik Panas di Sumatera, Sumsel dan Riau Tertinggi
Cara Cek Desil Bansos DTSEN dan Pemutakhiran Data Kesejahteraan
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Sah Desember 2026
Prabowo Setujui Usulan BNPB Soal Gudang Logistik Bencana Daerah
Menkomdigi Meutya Hafid Minta KPI Menjaga Kualitas Siaran Era Digital
Misi Kemanusiaan PT Semen Padang Kirim Relawan Bencana NTT
Komisi VI DPR dan Danantara Berkolaborasi Selamatkan PT Pos Indonesia
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 20:38 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Memaksa Enam Bandara Tutup Sementara

Minggu, 6 September 2026 - 20:32 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Picu Dentuman dan Getaran di Jawa Barat

Jumat, 4 September 2026 - 20:29 WIB

BMKG Deteksi 2.671 Titik Panas di Sumatera, Sumsel dan Riau Tertinggi

Kamis, 3 September 2026 - 15:33 WIB

Cara Cek Desil Bansos DTSEN dan Pemutakhiran Data Kesejahteraan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:39 WIB

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Sah Desember 2026

Berita Terbaru