Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota Padang menyegarkan jajaran birokrasi demi mempercepat realisasi berbagai program pembangunan daerah. Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan di Aula Bagindo Aziz Chan, Gedung Balai Kota Padang, Rabu (9/9/2026).
Sebanyak 234 pejabat Pemko Padang dilantik untuk mengisi posisi administrator, pengawas, fungsional, hingga kepala sekolah. Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir bersama jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah turut menyaksikan agenda strategis ini.
Rotasi Aparatur Demi Mengakselerasi Pembangunan Kota Padang
Jumlah pejabat yang memangku jabatan baru mencakup 24 Pejabat Administrator dan 161 Pejabat Pengawas. Selain itu, pimpinan daerah mengambil sumpah 9 Pejabat Fungsional serta 40 Kepala Sekolah.
Pemerintah daerah menegaskan rotasi ini bertujuan untuk mengoptimalkan mutu pelayanan publik kepada masyarakat. Fadly Amran meminta para pejabat baru langsung menerjemahkan sembilan Program Unggulan Pemko Padang.
Wali Kota menekankan agar keterbatasan anggaran daerah tidak menghambat efisiensi maupun efektivitas kinerja birokrasi. Seluruh aparatur harus segera keluar dari zona nyaman demi memberikan pelayanan terbaik.
Fadly mendorong seluruh jajaran langsung beradaptasi dan membangun koordinasi solid dengan tim kerja. Para pejabat perlu menciptakan inovasi baru guna menggantikan pola kerja lama yang kurang optimal.
Pemerintah daerah memberikan perhatian seimbang kepada pejabat fungsional karena posisi mereka sangat strategis. Pemko Padang berkomitmen memfasilitasi berbagai program pelatihan untuk mengasah kompetensi para ASN fungsional.
Penguatan Kualitas Pendidikan Melalui Peran Kepala Sekolah
Sektor pendidikan menjadi fokus perhatian utama dalam agenda penyegaran birokrasi daerah kali ini. Sebanyak 40 Kepala Sekolah baru memikul amanah besar untuk memimpin peningkatan mutu pembelajaran.
Fadly menaruh harapan tinggi agar para kepala sekolah menjadi garda terdepan perubahan. Komitmen mereka menentukan keberhasilan program unggulan Padang Juara dan Smart Surau di lapangan.
Pemerintah daerah terus memacu seluruh elemen birokrasi agar merespons kebutuhan masyarakat secara cepat. Langkah penyegaran ini bakal menciptakan budaya kerja baru yang lebih responsif dan berorientasi hasil.(ar)









