Jakarta, seriusnews.id – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade kembali melangkah ke Kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Jakarta pada Rabu (4/11/2026). Legislator asal Sumatera Barat ini datang memboyong sederet agenda krusial untuk memastikan percepatan proyek pembangunan di ranah Minang.
Dalam pertemuan tatap muka bersama Menteri PU Dody Hanggodo, Andre membahas penanganan infrastruktur pascabencana hingga pembenahan fasilitas publik. Kolaborasi ini bertujuan agar kucuran dana pusat benar-benar mendatangkan manfaat nyata bagi mobilitas dan perekonomian warga.
Andre menyampaikan apresiasi tinggi atas komitmen Presiden Prabowo Subianto dan jajaran Kementerian PU yang terus mengguyur Sumbar dengan program strategis. Berbagai bantuan telah masuk ke daerah, seperti dana Inpres Jalan Daerah (IJD) serta paket rehabilitasi bencana.
Daftar Proyek Strategis yang Masuk Skala Prioritas
Fokus utama perbincangan kedua tokoh ini tertuju pada proyek-proyek fisik yang membutuhkan eksekusi cepat. Salah satu agenda mendesak yakni pembangunan Jembatan “Bidan Dona” di Kabupaten Pasaman yang saat ini sudah menembus tahap tender resmi.
Pemerintah menargetkan pengerjaan fisik jembatan tersebut bisa langsung berjalan mulai Desember 2026. Selain itu, Andre juga mengusulkan pembenahan dua jembatan vital di kawasan Indrapura, Kabupaten Pesisir Selatan, agar masuk anggaran pembangunan tahun 2027.
Tak berhenti di situ, politisi Partai Gerindra ini menyerahkan daftar aspirasi perbaikan akses jalan di berbagai kabupaten. Usulan daerah mencakup penanganan jalan di Dharmasraya, pembenahan Jalan Sulik Aia di Solok, hingga perbaikan beberapa jalur penghubung di Tanah Datar.
Agenda penting lainnya menyoroti revitalisasi kawasan bersejarah Kota Tua Sawahlunto dan percepatan pembangunan Pasar Payakumbuh. Masalah sengketa atau pembebasan tanah yang selama ini mengganjal proyek Pasar Payakumbuh menjadi poin khusus yang harus segera rampung.
Sinergi Daerah dan Pusat Kunci Kelancaran Pembangunan
Andre menegaskan bahwa pihaknya bakal terus mengawal seluruh tahapan usulan daerah secara konsisten. Langkah koordinasi intensif ini melibatkan pemerintah daerah setempat hingga balai-balai teknis Kementerian PU di wilayah Sumatera Barat.
Menurutnya, pencapaian target pembangunan membutuhkan kekompakan dan kerja keras seluruh pemangku kepentingan. Ia meminta doa serta dukungan penuh masyarakat agar eksekusi seluruh proyek di lapangan dapat bergerak lebih cepat tanpa kendala teknis.
Sambut positif kedatangan Andre, Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan kesiapan jajarannya untuk merealisasikan arahan Presiden Prabowo. Kementerian PU berkomitmen mengawal seluruh program fisik di Sumbar sesuai dengan skala prioritas yang telah ditetapkan.
Namun, Dody memberikan catatan penting terkait kesiapan berkas administrasi dan kepastian status lahan di tingkat lokal. Beliau mendorong pemerintah daerah untuk mempercepat penuntasan sengketa tanah agar pengerjaan fisik tidak terhenti di tengah jalan.(ar)









