Penahan Tebing Batang Pasaman 70 Persen, Warga Bebas Cemas

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 November 2026 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek pembangunan penahan tebing di sepanjang aliran Sungai Batang Pasaman. (poto: radarsumbar.com).

Proyek pembangunan penahan tebing di sepanjang aliran Sungai Batang Pasaman. (poto: radarsumbar.com).

Pasaman Barat, seriusnews.id – Ancaman abrasi yang membayangi warga Pasir Tampang, Nagari Air Gadang, Pasaman Barat, kini perlahan sirna. Progres pembangunan penahan tebing Sungai Batang Pasaman telah menembus angka 70 persen. Pekerja di lapangan terus mempercepat pengerjaan fisik guna mengamankan kawasan permukiman dari luapan air.

Warga setempat menyambut gembira rampungnya sebagian besar bangunan pengaman tersebut. Kehadiran struktur pelindung ini memberikan rasa aman mendalam bagi puluhan kepala keluarga. Pasalnya, letak rumah warga memang berdiri sangat dekat dengan bibir sungai yang rawan longsor.

Tokoh masyarakat Pasir Tampang, Mardianto, menyampaikan apresiasi terbuka kepada Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dan pihak kontraktor. Menurutnya, kualitas pengerjaan fisik kali ini jauh melampaui hasil proyek serupa pada masa lalu.

“Pembangunan penahan tebing kali ini benar-benar memuaskan. Konstruksinya terlihat jauh lebih kokoh, rapi, dan berkualitas tinggi jika kita bandingkan dengan pengerjaan sebelumnya,” kata Mardianto kepada wartawan, Minggu (8/11/2026).

Baca Juga :  Sie Propam Polres Padang Panjang Razia Ponsel Polsek Pemberantasan Judi Online

Permukiman Berjarak Lima Meter dari Bibir Sungai

Mardianto menceritakan bahaya nyata yang mengintai lingkungan tempat tinggalnya selama bertahun-tahun. Jarak antara tebing sungai dengan dinding rumah warga hanya tersisa sekitar lima meter. Saat curah hujan tinggi memicu luapan Sungai Batang Pasaman, warga kerap mengungsi atau terjaga sepanjang malam.

Arus deras kerap mengikis daratan secara perlahan dan mengancam keselamatan bangunan rumah. Rasa takut akan bencana tanah longsor kini berganti dengan ketenangan setelah dinding penahan berdiri kokoh. Warga juga memuji kecepatan para pekerja yang menyelesaikan tahapan demi tahapan tanpa mengurangi presisi mutu teknis.

“Dulu setiap hujan lebat, tidur kami tidak nyenyak karena takut air mengikis tebing dan merobohkan rumah. Sekarang, dengan adanya penahan tebing yang berkualitas baik ini, kami merasa jauh lebih tenang dan terlindungi,” lanjutnya.

Proyek Target Selesai Lebih Cepat dari Jadwal

Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Pasaman Barat menargetkan proyek ini selesai sebelum memasuki puncak musim hujan. Pelaksana lapangan dari dinas terkait, Hen, mengonfirmasi bahwa pengerjaan fisik telah mencapai 70 persen dari total target perencanaan.

Baca Juga :  BKSDA Sumbar Evakuasi Beruang Madu Terkena Jerat Babi di Pasaman, Jalani Perawatan di Rimbo Panti

Tim teknis terus memacu percepatan pengerjaan struktur di titik-titik krusial yang mengalami pengikisan terparah. Hen optimistis kontraktor dapat menyerahkan hasil pengerjaan lebih cepat dari tenggat waktu resmi dalam dokumen kontrak.

“Saat ini pengerjaan terus kita kebut secara maksimal di lapangan. Progresnya sudah mencapai 70 persen dan kami memproyeksikan seluruh pekerjaan rampung pada akhir November atau paling lambat awal Desember mendatang,” terang Hen.

Struktur penahan tebing ini menjadi benteng utama pelindung sarana umum serta permukiman warga Pasir Tampang. Masyarakat berharap hasil pembangunan ini memiliki daya tahan jangka panjang sehingga mampu menahan hantaman arus deras Sungai Batang Pasaman hingga bertahun-tahun ke depan.(ar)

Berita Terkait

Dinas PUPR Padang Genjot Perbaikan Jalan Rusak di Dua Kecamatan
Pemko Padang Sidak Izin Ojol: Maxim, Grab, dan Gojek Dipanggil
Andre Rosiade Temui Menteri PU, Dorong Proyek Vital Sumbar
LPS Siapkan Penjaminan Polis Asuransi Berlaku Januari 2028
Pemko Pariaman Serahkan Santunan BPJS ke Ahli Waris
Helikopter TNI AD Jatuh Saat Pemadaman Karhutla Kalteng
Dhani Kristianto Promosi Jabat Wakapolda Sumbar Gantikan Solihin
Erupsi Gunung Marapi Semburkan Selimut Abu, PVMBG Minta Warga Jauhi Kawah Verbeek
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 15:44 WIB

Penahan Tebing Batang Pasaman 70 Persen, Warga Bebas Cemas

Kamis, 5 November 2026 - 16:27 WIB

Pemko Padang Sidak Izin Ojol: Maxim, Grab, dan Gojek Dipanggil

Kamis, 5 November 2026 - 16:23 WIB

Andre Rosiade Temui Menteri PU, Dorong Proyek Vital Sumbar

Kamis, 5 November 2026 - 16:18 WIB

LPS Siapkan Penjaminan Polis Asuransi Berlaku Januari 2028

Kamis, 5 November 2026 - 16:09 WIB

Pemko Pariaman Serahkan Santunan BPJS ke Ahli Waris

Berita Terbaru

Seseorang mengamati dasbor analitik Google AdSense dan kinerja pendapatan iklan pada laptop di meja kerja minimalis.(poto: AI).

Teknologi

Memahami Cara Kerja dan Potensi Penghasilan Google AdSense

Minggu, 8 Nov 2026 - 16:09 WIB

Uji coba fitur baru YouTube 2026 di ponsel, menampilkan menu pesan langsung (DM) dan tombol Ask AI untuk pengguna.(ilustrasi poto: AI).

Teknologi

Rombak Total, YouTube Rilis Fitur AI dan DM Terbaru 2026

Minggu, 8 Nov 2026 - 16:05 WIB

Veronica Utami memaparkan fitur baru YouTube, termasuk Short Series dan Open Call, di YouTube Festival Indonesia 2026.(ilustrasi poto: AI).

Teknologi

YouTube Rilis Fitur Short Series dan Open Call di Indonesia

Minggu, 8 Nov 2026 - 15:59 WIB

Proyek pembangunan penahan tebing di sepanjang aliran Sungai Batang Pasaman. (poto: radarsumbar.com).

Regional

Penahan Tebing Batang Pasaman 70 Persen, Warga Bebas Cemas

Minggu, 8 Nov 2026 - 15:44 WIB