Kabupaten Agam, seriusnews.id – Banjir melanda Jorong Labuah dan Jorong Kubu, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut memicu meluapnya aliran sungai hingga menggenangi permukiman warga.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Agam, Abdul Ghafur, mengatakan curah hujan yang tinggi menyebabkan debit sungai meningkat. Pendangkalan aliran sungai turut memperparah kondisi sehingga air meluap ke kawasan permukiman.
Curah Hujan Tinggi Picu Luapan Aliran Sungai
Abdul Ghafur menjelaskan banjir terjadi akibat kombinasi curah hujan yang tinggi dan pendangkalan sungai. Kondisi tersebut membuat aliran air tidak mampu menampung debit yang meningkat.
Akibat kejadian itu, sebanyak 80 warga terdampak banjir. Selain itu, empat unit rumah terendam air.
“Pemicu banjir berasal dari curah hujan yang cukup tinggi dan adanya pendangkalan aliran sungai,” ujar Abdul Ghafur.
BPBD Agam Lakukan Pendataan Bersama Pemerintah Nagari
BPBD Kabupaten Agam menerima laporan kejadian sekitar pukul 20.30 WIB dari Pemerintah Nagari Sungai Batang. Petugas kemudian segera berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah nagari untuk mendata dampak banjir.
Selain melakukan pendataan, BPBD juga menjalin koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) V. Langkah ini bertujuan membahas penanganan pendangkalan aliran sungai agar banjir serupa tidak kembali terjadi.
“BPBD juga berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) V terkait penanganan pendangkalan aliran sungai agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” kata Abdul Ghafur.
Hingga Senin malam, ketinggian air di lokasi banjir dilaporkan mulai berangsur surut. Meski demikian, hujan masih mengguyur wilayah Nagari Sungai Batang.
Kondisi di lapangan juga diwarnai pemadaman listrik dan gangguan jaringan seluler. Petugas terus memantau perkembangan situasi sambil melakukan pendataan terhadap dampak banjir.(ar)









