BNPB Peringatkan Bahaya Erupsi Tiga Gunung Api Status Siaga

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 November 2026 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BNPB mengimbau warga di sepanjang aliran sungai lereng gunung api untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas dan bahaya lahar hujan saat curah hujan tinggi.(ilustrasi poto: AI).

BNPB mengimbau warga di sepanjang aliran sungai lereng gunung api untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas dan bahaya lahar hujan saat curah hujan tinggi.(ilustrasi poto: AI).

Jakarta, Seriusnews.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana vulkanik di Indonesia. Peringatan ini menyasar tiga gunung api yang saat ini bertahan pada status Level III atau Siaga.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton S.P. Panjaitan, menyampaikan imbauan tersebut dalam konferensi pers di Jakarta. Pihaknya mencatat Gunung Anak Krakatau, Gunung Merapi, dan Gunung Semeru masih menunjukkan aktivitas vulkanik yang sangat aktif.

Data resmi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memperlihatkan ancaman erupsi sewaktu-waktu dapat membahayakan keselamatan warga sekitar. Karena itu, BNPB mendesak penduduk lokal maupun wisatawan untuk mematuhi seluruh rekomendasi batas jarak aman.

Ancaman Bahaya Anak Krakatau dan Merapi

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda menyimpan potensi bahaya berupa lontaran batu pijar, hujan abu lebat, dan aliran lava. Petugas melarang keras pelaut, nelayan, serta wisatawan mendekati pulau vulkanik tersebut. BNPB menetapkan batas zona bahaya absolut dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Resmi Buka Diklat Paskibraka Sumbar 2026

Sementara itu, Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah juga terus mengancam kawasan sekitarnya. Bahaya utama Merapi meliputi luncuran awan panas guguran, lelehan lava, serta lontaran material vulkanik.

Selain ancaman erupsi langsung, bahaya lahar hujan mengintai warga di sepanjang bantaran sungai yang berhulu di puncak Merapi. BNPB meminta masyarakat menghentikan segala aktivitas di sekitar Sungai Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, Woro, dan Gendol saat curah hujan meningkat.

Zona Terlarang Erupsi Gunung Semeru

Gunung Semeru di Jawa Timur turut menunjukkan peningkatan risiko bencana yang serupa. Puncak tertinggi di Pulau Jawa ini berpotensi mengeluarkan awan panas guguran, guguran lava, lontaran batu pijar, dan lahar dingin.

Baca Juga :  Ribuan Warga Binaan Sumbar Terima Remisi HUT RI ke-81, 60 Orang Bebas Langsung

BNPB memperketat ruang gerak warga di sekitar kawasan rawan bencana Semeru demi menghindari korban jiwa. Petugas melarang masyarakat beraktivitas di sepanjang aliran Besuk Kobokan hingga sejauh 13 kilometer dari puncak.

Masyarakat juga wajib menjaga jarak minimal 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Langkah antisipasi ini sangat penting mengingat material vulkanik dapat mengalir cepat saat hujan deras melanda wilayah puncak.

BNPB terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan BPBD setempat untuk memantau perkembangan aktivitas ketiga gunung api tersebut secara berkala.(ar)

Berita Terkait

Pedagang Padang Keluhkan Penukaran Uang Logam Bank Indonesia
Bundo Kanduang Tuah Sakato Resmi Kukuhkan Pengurus Baru
Info Cuaca Sumbar 1 November: Hujan Guyur Sejumlah Daerah
Kebut Proyek Akhir Tahun, Wako Padang Tinjau 4 Titik Krusial
Fadly Amran Lantik Dewas PSM untuk Benahi Tata Kelola BUMD
Proyek Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target Awal
PDBI Sumbar Bersiap Hadapi Kejurnas Bandung dan Loloskan Atlet PON
Operasi Patuh Singgalang 2026: Polisi Gencarkan Tilang ETLE
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 15:17 WIB

BNPB Peringatkan Bahaya Erupsi Tiga Gunung Api Status Siaga

Senin, 2 November 2026 - 15:09 WIB

Pedagang Padang Keluhkan Penukaran Uang Logam Bank Indonesia

Minggu, 1 November 2026 - 12:53 WIB

Bundo Kanduang Tuah Sakato Resmi Kukuhkan Pengurus Baru

Minggu, 1 November 2026 - 10:19 WIB

Info Cuaca Sumbar 1 November: Hujan Guyur Sejumlah Daerah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Kebut Proyek Akhir Tahun, Wako Padang Tinjau 4 Titik Krusial

Berita Terbaru

BNPB mengimbau warga di sepanjang aliran sungai lereng gunung api untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas dan bahaya lahar hujan saat curah hujan tinggi.(ilustrasi poto: AI).

Regional

BNPB Peringatkan Bahaya Erupsi Tiga Gunung Api Status Siaga

Senin, 2 Nov 2026 - 15:17 WIB

Sekretaris Komunitas Pedagang Pasar (KPP) Padang, Irwan Sofyan.(poto: radarsumbar.com).

Regional

Pedagang Padang Keluhkan Penukaran Uang Logam Bank Indonesia

Senin, 2 Nov 2026 - 15:09 WIB

Hadijah meratapi 48 batang pohon karet miliknya di Kerinci yang ditebang orang lain usai puluhan tahun merantau di Malaysia.(poto: istimewa).

Kriminal

Merantau Puluhan Tahun, Kebun Karet Wanita Ini Dirusak

Senin, 2 Nov 2026 - 13:57 WIB

Aktivitas pengangkutan ekspor CPO dan tumpukan karung komoditas di dermaga pelabuhan peti kemas. (dok.jemarionline.com).

Ekonomi

Harga CPO dan Kakao Turun pada Periode November 2026

Minggu, 1 Nov 2026 - 13:30 WIB

Infografik edukasi OJK membedakan pinjol legal dengan izin resmi CAMILAN serta pinjol ilegal yang mengancam data pribadi.(poto: AI).

Teknologi

Tips Cek Pinjol Legal OJK dan Ciri Jebakan Ilegal

Minggu, 1 Nov 2026 - 13:19 WIB