Kota Padang, seriusnews.id – Pemerintah pusat terus mempercepat bantuan rumah korban bencana bagi masyarakat yang mengalami bencana hidrometeorologi. Komitmen itu menjadi fokus Rapat Evaluasi Bantuan Stimulan Rumah Rusak Pascabencana yang dipimpin Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto secara virtual, Senin (6/7/2026).
Sebanyak 42 kepala daerah dari Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat mengikuti rapat tersebut. Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengikuti rapat dari Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang.
BNPB Dorong Daerah Percepat Pemulihan Pascabencana Secara Menyeluruh
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meminta seluruh pemerintah daerah mempercepat penyaluran bantuan stimulan. Ia juga meminta setiap daerah mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
BNPB menargetkan penyelesaian bantuan untuk rumah rusak ringan dan sedang pada 2026. Pemerintah juga menargetkan penyelesaian pembangunan hunian tetap bagi rumah rusak berat pada 2027.
Suharyanto menilai penyaluran bantuan stimulan dan Dana Tunggu Hunian (DTH) masih tertinggal di beberapa daerah. Karena itu, ia meminta seluruh kepala daerah mempercepat proses penyaluran agar masyarakat segera menerima haknya.
BNPB juga mengusulkan kenaikan bantuan pembangunan Huntap mandiri dari Rp60 juta menjadi Rp80 juta per unit. Pemerintah mengajukan kenaikan itu karena nilai sebelumnya belum memenuhi kebutuhan pembangunan rumah layak huni.
Sambil menunggu keputusan, Suharyanto meminta pemerintah daerah tetap melanjutkan pembangunan Huntap. BNPB juga siap menyediakan keramik melalui dukungan para donatur. Pemerintah daerah akan menanggung biaya pengirimannya.
Pemko Padang Kerahkan Seluruh OPD Percepat Penyaluran Bantuan
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir langsung menindaklanjuti arahan BNPB. Ia menegaskan komitmen Pemko Padang untuk mempercepat seluruh proses penyaluran bantuan.
Maigus mengikuti rapat bersama Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton, Kepala Dinas PUPR Malvi Hendri, Kepala Dinas Sosial Eri Sendjaya, serta para camat dari wilayah terdampak.
Maigus meminta seluruh OPD, camat, dan lurah bergerak cepat. Ia ingin masyarakat segera memperoleh kepastian dan kembali menempati rumah yang layak.
Pembangunan Huntap Padang Tunjukkan Kemajuan Signifikan Tahun Ini
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton melaporkan seluruh bantuan stimulan untuk 55 kepala keluarga telah selesai. Bantuan itu mencakup rumah rusak ringan dan rumah rusak sedang.
Pemko Padang juga mengajukan enam kepala keluarga sebagai calon penerima bantuan tahap berikutnya. Inspektorat BNPB kini memverifikasi 23 unit Huntap mandiri.
Hendri menjelaskan kebutuhan Huntap di Kota Padang mencapai 523 unit. Yayasan Buddha Tzu Chi akan membangun 240 unit. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan membangun 183 unit. BNPB akan memenuhi kebutuhan untuk sisa unit.
Saat ini Yayasan Buddha Tzu Chi sudah memulai pembangunan 85 unit Huntap terpusat. Kementerian PKP akan memulai pembangunan 183 unit Huntap di kawasan Lambung Bukit pada Agustus 2026.
Hendri optimistis seluruh rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana selesai pada 2027. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai mitra akan mempercepat pencapaian target tersebut.(ar)









