Dinkes Padang Optimalkan Dokter Warga dan PSC 119, Layanan Darurat Makin Cepat

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang menggelar sosialisasi intensif program prioritas

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang menggelar sosialisasi intensif program prioritas "Dokter Warga" .( poto : padangkita.com )

Kota Padang, seriusnews.id – Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus memperkuat Dokter Warga sebagai layanan kesehatan prioritas bagi masyarakat.

Bersamaan dengan itu, Dinas Kesehatan Kota Padang mengoptimalkan Public Safety Center (PSC) 119 agar petugas dapat merespons kondisi darurat dengan lebih cepat dan tepat.

Dinas Kesehatan menyampaikan komitmen tersebut saat menggelar sosialisasi program Dokter Warga dan optimalisasi layanan PSC 119 di Kantor Dinas Kesehatan Kota Padang, Rabu (24/6/2026).

Melalui dua program itu, pemerintah ingin memperluas akses pelayanan kesehatan sekaligus mempercepat penanganan pasien dalam kondisi gawat darurat.

Dokter Warga Permudah Akses Layanan Bagi Masyarakat

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Srikurnia Yati, mengatakan program Dokter Warga menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat prasejahtera yang mengalami sakit berat.

Program ini membantu warga yang kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan karena kondisi fisik maupun keterbatasan ekonomi.

Tim Dokter Warga mendatangi rumah pasien untuk memberikan pemeriksaan, pertolongan medis, serta pendampingan kesehatan secara berkala. Jika pasien memerlukan penanganan lanjutan, tim akan merujuknya ke rumah sakit.

Program tersebut juga terhubung langsung dengan layanan PSC 119 dan mendukung program unggulan Wali Kota Padang berupa penyediaan BPJS Kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu.

“Bagi saudara-saudara kita yang butuh pelayanan kesehatan tapi kondisi ekonominya tidak mampu, tergeletak sakit di rumah atau kos-kosan, silakan hubungi 119 atau narahubung Puskesmas setempat. Tim Dokter Warga siap turun langsung memeriksa, mendampingi secara berkala setiap bulan, dan merujuk ke rumah sakit jika diperlukan,” ujar dr. Srikurnia Yati.

PSC 119 Siaga Layani Keadaan Darurat Setiap Hari

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Padang, Irwandi, menjelaskan bahwa Call Center 119 melayani masyarakat selama 24 jam tanpa biaya.

Baca Juga :  Waspada! Hantavirus Sudah Sebar ke 9 Provinsi di Indonesia

Layanan tersebut mempercepat penanganan pasien yang mengalami kondisi kritis, seperti serangan jantung mendadak maupun kecelakaan.

Petugas mengelompokkan pasien ke dalam empat kategori sesuai tingkat kegawatannya. Kemudian petugas menetapkan zona merah bagi pasien yang mengalami kondisi mengancam jiwa sebagai prioritas utama. Petugas menempatkan pasien dengan kondisi berat tetapi belum mengancam nyawa secara langsung di zona kuning.

Selanjutnya, petugas menggunakan zona hijau untuk menangani kasus non-darurat. Sementara itu, petugas menempatkan pasien yang telah meninggal dunia di zona hitam.

Seluruh rumah sakit di Kota Padang bersama sembilan puskesmas memperkuat layanan PSC 119 dengan menyiagakan unit gawat darurat selama 24 jam. Dukungan tersebut membuat pelayanan darurat semakin cepat menjangkau masyarakat.

Operator memiliki target menyelesaikan proses triase dalam waktu lima menit setelah menerima laporan. Setelah itu, tim medis harus tiba di lokasi pasien paling lambat 15 menit berikutnya.

Untuk mempercepat pelayanan, Dinas Kesehatan menerapkan sistem zonasi wilayah. Zonasi tersebut meliputi wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya, Air Dingin, Anak Air, Padang Pasir, Seberang Padang, Bungus, hingga koordinasi di Dinas Kesehatan Kota Padang.

Baca Juga :  Pemko Padang Perkuat Keamanan Pangan untuk Kejar Predikat Kota Pangan Aman 2026

Kinerja Layanan Terus Meningkat Secara Signifikan

Layanan PSC 119 menunjukkan hasil yang positif sepanjang Februari 2025 hingga Mei 2026. Selama periode tersebut, petugas menerima 346 panggilan melalui Call Center 119 dan 967 laporan langsung dari masyarakat.

Petugas kemudian menindaklanjuti laporan tersebut dengan 530 kunjungan langsung ke rumah warga untuk memberikan pelayanan medis.

Capaian itu menunjukkan semakin tingginya respons layanan kesehatan darurat di Kota Padang.

Meski begitu, Irwandi mengungkapkan masih banyak panggilan iseng maupun panggilan tanpa suara yang masuk ke nomor 119.

Kondisi itu menurunkan nilai kinerja karena sistem perekaman Kementerian Kesehatan tetap mencatat panggilan iseng sebagai panggilan yang tidak tertangani.

Karena itu, Irwandi mengajak masyarakat menggunakan layanan tersebut secara bertanggung jawab dan hanya saat menghadapi keadaan darurat medis.

“Masyarakat diimbau untuk bijak dan hanya menghubungi nomor tersebut dalam situasi darurat medis nyata,” tegas Irwandi.

Dinas Kesehatan Kota Padang juga terus meningkatkan kemampuan petugas melalui pelatihan teknis evakuasi medis secara berkala.

Pelatihan tersebut memperkuat kemampuan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan sesuai standar operasional.

Pemko Padang optimistis penguatan program Dokter Warga dan PSC 119 akan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Langkah tersebut juga mendukung terwujudnya Padang sebagai Smart City sekaligus Kota Sehat dengan pelayanan publik yang semakin responsif.(ar)

Berita Terkait

RSUD Lubuk Basung Perkuat Pendidikan Klinik FK Unand Lewat Bimbingan Kasus Penyakit Dalam
SAPA Puskesmas Padang Hadirkan Tur Virtual untuk Mudahkan Layanan
Bupati Dharmasraya Perkuat Cegah Stunting Lewat Bantuan Gizi Ibu Hamil
PMI Kota Padang dan PT Semen Padang Kumpulkan 312 Kantong Darah untuk Jaga Stok Darah
RSUP Dr. M. Djamil Padang Libatkan Publik dalam Konsultasi Amdal dan ESIA
Pelatihan Layanan Geriatri Lansia di RSUD dr. Rasidin Padang Perkuat Kompetensi Nakes
Baksos Longevitology Terus Bergulir, Layanan Terapi Gratis Kini Menjangkau Muaro Bungo dan Jambi
Kol Bermanfaat, Tapi 6 Kelompok Ini Perlu Membatasi Konsumsi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:30 WIB

RSUD Lubuk Basung Perkuat Pendidikan Klinik FK Unand Lewat Bimbingan Kasus Penyakit Dalam

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:00 WIB

SAPA Puskesmas Padang Hadirkan Tur Virtual untuk Mudahkan Layanan

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:00 WIB

Dinkes Padang Optimalkan Dokter Warga dan PSC 119, Layanan Darurat Makin Cepat

Rabu, 24 Juni 2026 - 05:20 WIB

Bupati Dharmasraya Perkuat Cegah Stunting Lewat Bantuan Gizi Ibu Hamil

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:00 WIB

PMI Kota Padang dan PT Semen Padang Kumpulkan 312 Kantong Darah untuk Jaga Stok Darah

Berita Terbaru