Jakarta, seriusnews.id – Facebook dan Instagram kembali normal setelah sempat mengalami gangguan akses yang dirasakan pengguna di berbagai negara pada Jumat (12/6). Pemulihan layanan diumumkan langsung oleh pihak Meta melalui pernyataan resmi yang disampaikan jajaran perusahaan.
Vice President Communications Meta, Andy Stone, menyampaikan bahwa layanan perusahaan telah kembali berjalan. Namun, ia menegaskan proses pemulihan penuh masih membutuhkan waktu hingga seluruh sistem kembali stabil.
Melalui unggahan di akun X pribadinya, Andy menyatakan bahwa layanan Meta sudah kembali tersedia bagi pengguna. Meski begitu, beberapa fitur kemungkinan masih memerlukan penyesuaian sebelum kembali beroperasi secara normal.
“Kami telah kembali, meski mungkin masih membutuhkan sedikit waktu hingga semuanya kembali normal sepenuhnya,” ujar Andy.
Gangguan Dialami Pengguna di Berbagai Negara
Sebelumnya, pengguna Facebook dan Instagram melaporkan gangguan akses selama beberapa jam. Keluhan yang muncul mencakup kegagalan memuat ulang halaman feeds hingga kesulitan masuk ke akun.
Gangguan tersebut tidak hanya terjadi di satu wilayah. Pengguna dari sejumlah negara melaporkan pengalaman serupa saat mencoba mengakses platform milik Meta.
Di Indonesia, laporan gangguan juga meningkat selama periode tersebut. Berdasarkan data yang tercatat di layanan pemantauan gangguan digital, sekitar seribu laporan masuk terkait masalah akses pada kedua platform.
Gangguan berlangsung pada rentang waktu sekitar pukul 20.00 hingga 23.00 WIB. Dalam periode tersebut, sebagian pengguna mengalami keterlambatan pembaruan konten dan hambatan saat menggunakan fitur utama aplikasi.
Saat dimintai tanggapan mengenai kondisi tersebut, pihak Meta Indonesia mengarahkan pada pernyataan resmi yang telah disampaikan Andy melalui akun media sosial pribadinya.
Ribuan Laporan Gangguan Tercatat di Amerika Serikat
Gangguan juga tercatat dalam jumlah besar di Amerika Serikat. Data pemantauan menunjukkan ribuan pengguna melaporkan kendala saat menggunakan layanan Meta.
Pada pukul 22.36 waktu setempat, tercatat 5.677 laporan gangguan untuk Instagram dan 3.644 laporan untuk Facebook.
Sementara itu, laporan media internasional menyebut jumlah gangguan yang tercatat secara global mencapai angka yang jauh lebih besar. Terdapat lebih dari 62.000 laporan untuk Facebook dan sekitar 8.000 laporan untuk Instagram yang masuk selama periode gangguan berlangsung.
Gangguan akses tidak hanya di rasakan di Indonesia dan Amerika Serikat. Pengguna di beberapa negara lain juga melaporkan kendala serupa.
Negara yang turut terdampak antara lain Singapura, Filipina, India, Australia, dan Kanada.
Kembalinya layanan menjadi kabar penting bagi pengguna yang mengandalkan Facebook dan Instagram untuk komunikasi, distribusi informasi, hingga aktivitas bisnis harian.
Meski layanan telah kembali berjalan, Meta masih melakukan proses normalisasi agar seluruh pengguna dapat mengakses platform tanpa hambatan.(ar)









