Jakarta, seriusnews.id – Pola tidur malam anak ternyata berperan penting dalam mendukung perkembangan kecerdasan atau IQ. Selain menjaga kesehatan, tidur yang cukup juga membantu kemampuan kognitif anak berkembang lebih optimal.
Sejumlah penelitian menunjukkan kualitas tidur yang baik dapat meningkatkan fungsi otak anak. Sebaliknya, kurang tidur dapat menurunkan fokus, daya ingat, dan kemampuan belajar.
Penelitian Ungkap Kaitan Tidur dan IQ
Peneliti dari Universitas Nasional Seoul dan Universitas Hanyang meneliti 538 anak berusia enam tahun di Korea Selatan pada 2008. Mereka menganalisis hubungan antara kualitas tidur dan perkembangan kognitif anak.
Hasil penelitian menunjukkan anak laki-laki yang tidur 10 jam atau lebih per malam memiliki IQ sekitar 10 poin lebih tinggi dibanding anak yang tidur kurang dari 8 jam. Namun, penelitian ini belum menemukan pola yang sama pada anak perempuan.
Peneliti juga merujuk rekomendasi Yayasan Tidur Nasional yang menyarankan anak prasekolah tidur 10–13 jam per malam, sedangkan anak usia sekolah membutuhkan 9–11 jam tidur.
Tidur Cukup Dukung Tumbuh Kembang Anak
Profesor Universitas Nasional Seoul, Hong Yun-chul, menegaskan tidur memengaruhi berbagai aspek perkembangan anak, termasuk kesehatan fisik, imunitas, dan kecerdasan.
Ia mendorong penelitian lanjutan untuk memahami hubungan tidur dan perkembangan kognitif secara lebih merata pada semua gender.
Dampak Kurang Tidur pada Anak
Kurang tidur membuat anak mudah lelah, sulit fokus, dan menurunkan prestasi di sekolah. Kondisi ini juga memengaruhi kemampuan mengingat dan menyelesaikan tugas.
Selain itu, anak yang kurang tidur lebih mudah emosi, cepat marah, dan sulit berkonsentrasi dalam waktu lama.
Dalam aktivitas harian, kurang tidur menghambat kemampuan belajar, bermain, dan bersosialisasi. Kondisi ini juga dapat mengganggu proses tumbuh kembang karena anak kehilangan waktu istirahat yang dibutuhkan tubuh.
Penelitian juga mencatat sekitar 24 persen remaja mengalami penurunan nilai akibat mengantuk di kelas, termasuk penurunan kreativitas dan kemampuan memecahkan masalah.
Pakar kesehatan menekankan pentingnya orang tua mengatur jadwal tidur anak secara konsisten. Tidur yang cukup membantu anak lebih segar, fokus, dan siap belajar di sekolah. (nr*)









