Kabar Baru! Harga BBM Pertamina Resmi Naik

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pradita Utama

Foto: Pradita Utama

Jakarta, Seriusnews.id– PT Pertamina menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi mulai Senin (4/5/2026). Penyesuaian ini membuat sejumlah jenis BBM mengalami kenaikan, terutama Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Pertamina menaikkan harga Pertamax Turbo menjadi Rp19.900 per liter. Sebelumnya, perusahaan menjual BBM tersebut seharga Rp19.400 per liter. Artinya, harga naik Rp500 per liter.

Selain itu, Pertamina juga menaikkan harga Dexlite menjadi Rp26.000 per liter dari sebelumnya Rp23.600. Kenaikan mencapai Rp2.400 per liter. Sementara itu, Pertamina Dex naik menjadi Rp27.900 per liter dari Rp23.900 per liter atau naik Rp4.000.

Baca Juga :  Pemko Padang Dorong UMKM Pangan Terapkan Higiene dan Sertifikasi Halal untuk Tingkatkan Kualitas Produk

Meski demikian, Pertamina tetap mempertahankan harga BBM subsidi. Pertalite tetap berada di harga Rp10.000 per liter, sedangkan Solar tetap Rp6.800 per liter.

Perusahaan juga tidak mengubah harga beberapa BBM non-subsidi lainnya. Pertamax tetap dijual Rp12.300 per liter, sementara Pertamax Green berada di harga Rp12.900 per liter.

Penyesuaian harga ini berlaku di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Di beberapa daerah lain, terutama di luar Pulau Jawa, harga BBM biasanya lebih tinggi karena biaya distribusi.

Baca Juga :  Pertamina Pastikan Stok Pertalite Aman Meski Harga Pertamax Naik, Masyarakat Diminta Tak Panik

Sebelumnya, sejumlah SPBU swasta seperti BP dan Vivo juga lebih dulu menyesuaikan harga BBM, khususnya untuk jenis diesel. Kenaikan ini terjadi sejak awal Mei 2026. BP Ultimate Diesel naik menjadi Rp30.890 per liter, sementara Vivo juga menetapkan harga serupa untuk Diesel Primus.

Dengan penyesuaian ini, harga BBM di berbagai SPBU kembali mengalami perubahan. Kondisi ini berdampak pada pengguna kendaraan, terutama yang menggunakan BBM non-subsidi dengan konsumsi tinggi. (my*)

Berita Terkait

Lapas Narkotika Muara Sabak Ekspor 6,8 Ton Arang Batok Kelapa
Pemprov Sumbar Raih Penghargaan Investasi Panas Bumi Dari Kementerian ESDM
Mengulas Perjalanan dan Perjuangan Industri Kulit Lokal Jawa Barat Menghadapi Tantangan Zaman
Bank Nagari dan Padang Eye Center Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan
Semen Padang Perluas Bisnis Nonsemen Bersama Pusri Dan Petrokimia Gresik
Astra Daihatsu Resmikan Outlet Lengkap di By Pass Bukittinggi
PT Semen Padang Perkuat Kepemimpinan Strategis untuk Hadapi Tantangan Industri Semen
atik Sampan Pariaman Resmi Kantongi Sertifikat Merek dari Kemenkum
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:41 WIB

Lapas Narkotika Muara Sabak Ekspor 6,8 Ton Arang Batok Kelapa

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:21 WIB

Pemprov Sumbar Raih Penghargaan Investasi Panas Bumi Dari Kementerian ESDM

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:20 WIB

Mengulas Perjalanan dan Perjuangan Industri Kulit Lokal Jawa Barat Menghadapi Tantangan Zaman

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bank Nagari dan Padang Eye Center Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:00 WIB

Semen Padang Perluas Bisnis Nonsemen Bersama Pusri Dan Petrokimia Gresik

Berita Terbaru

Semen Padang Hospital menggelar layanan konsultasi MCU DPRD Pesisir Selatan untuk menjaga kondisi fisik para wakil rakyat.(poto: padangkita.com).

Kesehatan

Semen Padang Hospital Gelar Konsultasi MCU DPRD Pesisir Selatan

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:55 WIB