Jakarta, seriusnews.id-Kebiasaan yang dilakukan pada pagi hari sangat memengaruhi kesehatan jantung. Pada jam-jam pertama setelah bangun tidur, sistem kardiovaskular bekerja lebih keras karena tubuh beralih dari kondisi istirahat menuju aktivitas normal.
Dokter spesialis jantung Sanjay Bhojraj menjelaskan bahwa kadar hormon kortisol meningkat, tekanan darah naik, dan denyut jantung mengalami perubahan pada pagi hari. Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa risiko serangan jantung dan kematian jantung mendadak cenderung lebih tinggi beberapa jam setelah seseorang bangun tidur.
Karena itu, makanan, minuman, dan tingkat stres pada pagi hari dapat berdampak besar terhadap kesehatan jantung. Berdasarkan pengalamannya selama lebih dari 20 tahun sebagai ahli jantung, Sanjay menghindari lima kebiasaan berikut sebelum pukul 09.00 pagi.
1. Minum Kopi Manis Berlebihan
Sanjay tidak mengonsumsi kopi dengan tambahan gula dan perasa berlebihan. Segelas latte ukuran besar dapat mengandung 30 hingga 50 gram gula. Asupan gula yang tinggi dapat memicu lonjakan gula darah, meningkatkan insulin, dan menambah beban metabolisme tubuh.
2. Sarapan Pastry
Ia juga menghindari croissant, muffin, dan pastry sejenis saat sarapan. Makanan ini umumnya mengandung karbohidrat olahan dan lemak jenuh, tetapi rendah serat dan protein. Akibatnya, gula darah naik cepat lalu turun drastis sehingga tubuh lebih cepat merasa lelah dan lapar.
3. Mengonsumsi Daging Olahan
Bacon, sosis, dan ham termasuk makanan yang jarang ia pilih untuk sarapan. Produk daging olahan biasanya mengandung sodium, lemak jenuh, dan bahan pengawet dalam jumlah tinggi. Jika dikonsumsi terus-menerus, makanan ini dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan jantung.
4. Minum Minuman Energi
Sanjay juga menghindari minuman energi pada pagi hari. Kandungan kafein, gula, dan stimulan lain di dalamnya dapat meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah, bahkan memicu gangguan irama jantung pada sebagian orang.
5. Melewatkan Sarapan Saat Stres
Menurutnya, banyak orang melewatkan sarapan lalu hanya mengandalkan kopi saat menghadapi tekanan pekerjaan. Kebiasaan ini dapat membuat sistem saraf terlalu terstimulasi dan menyebabkan gula darah berfluktuasi tajam sejak pagi.
Ia menilai tubuh semakin sulit beradaptasi terhadap perubahan ekstrem seiring bertambahnya usia. Karena itu, rutinitas pagi yang mencakup hidrasi, nutrisi seimbang, dan waktu adaptasi sebelum beraktivitas sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung.
Untuk memulai hari, Sanjay memilih sarapan sederhana yang kaya protein dan serat, seperti telur dan buah, yogurt Yunani, keju cottage dengan beri dan kenari, atau oatmeal yang ditambah biji chia. Ia juga selalu minum air putih sebelum menikmati kopi agar tubuh mendapatkan hidrasi yang cukup sejak pagi. (nr*)









