Bukan Uang! Italia Gunakan Keju sebagai Jaminan Bank, Nilainya Fantastis

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi Keju Parmigiano. (Dok. rawpixel.com / Rob/rawpixel.com / Rob via Freepik)

Foto: Ilustrasi Keju Parmigiano. (Dok. rawpixel.com / Rob/rawpixel.com / Rob via Freepik)

JAKARTA, seriusnews.id – Sistem “bank keju” di wilayah Emilia-Romagna, Italia, membantu menjaga stabilitas industri susu. Gudang besar di kawasan ini menyimpan ratusan ribu roda keju Parmigiano Reggiano yang sekaligus berfungsi sebagai aset bernilai tinggi.

Skema Keju Jadi Jaminan Bank

Produsen menggunakan keju sebagai jaminan untuk memperoleh pembiayaan. Skema ini membantu mereka menjaga arus kas selama proses produksi yang memakan waktu panjang.

Produsen hanya membuat Parmigiano Reggiano di wilayah tertentu dengan bahan sederhana seperti susu, garam, dan rennet. Mereka menunggu minimal 12 bulan sebelum menjualnya, bahkan hingga 40 bulan. Sementara itu, biaya pakan, energi, dan tenaga kerja terus berjalan.

Penyimpanan dan Kontrol Kualitas Ketat

Bank menyimpan keju di gudang khusus dengan pengawasan ketat. Petugas mengatur suhu, kelembapan, dan sirkulasi udara agar kualitas tetap terjaga. Mereka juga rutin memeriksa setiap roda untuk memastikan tidak ada kerusakan.

Baca Juga :  Kabar Baru! Harga BBM Pertamina Resmi Naik

Petugas mencatat setiap keju secara digital dan melengkapi data asal serta tanggal produksi. Setelah 12 bulan, konsorsium menguji kualitas dengan metode tradisional sebelum memberi cap resmi.

Aset Bernilai Triliunan Rupiah

Salah satu lembaga yang menjalankan sistem ini adalah Credem Bank. Bank ini mengelola jutaan roda keju setiap tahun dengan nilai simpanan sekitar Rp6,5 triliun.

Industri Parmigiano Reggiano melibatkan ratusan produsen dan ribuan peternak sapi perah. Sektor ini juga menyerap puluhan ribu tenaga kerja dan menghasilkan nilai ekonomi miliaran euro setiap tahun.

Baca Juga :  Diburu Jepang & Italia, Ekspor Daun Thyme Indonesia Melonjak Tajam di Pasar Dunia

Tantangan dan Peluang Pasar

Produsen menghadapi kenaikan biaya produksi, mulai dari pakan hingga energi. Kondisi ini mendorong kenaikan harga dan menekan konsumsi domestik.

Namun, permintaan ekspor terus meningkat dari berbagai negara, meski beberapa pasar menghadapi hambatan tarif impor.

Inovasi dan Masa Depan Industri

Pelaku industri mulai memanfaatkan teknologi blockchain agar keju dapat dijadikan jaminan lebih fleksibel. Mereka juga mengembangkan sektor pariwisata untuk menarik lebih banyak pengunjung.

Melalui inovasi ini, Parmigiano Reggiano tidak hanya menjadi produk kuliner, tetapi juga simbol perpaduan tradisi, kualitas, dan strategi finansial modern. (nr*)

Berita Terkait

Harga Emas Hari Ini di Padang: Rincian Antam dan Kadar 24K
Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam, Galeri 24, UBS
Harga Emas Antam Pegadaian Turun Hari Ini: Cek Rinciannya
Meta Kena Denda Rp 452 Triliun Imbas Skandal Data Cambridge Analytica
IHSG Terjun Bebas ke 4.950 Awal Pekan Ini, Isu Status MSCI Pukul Deretan Saham Unggulan
Lapas Narkotika Muara Sabak Ekspor 6,8 Ton Arang Batok Kelapa
Pemprov Sumbar Raih Penghargaan Investasi Panas Bumi Dari Kementerian ESDM
Mengulas Perjalanan dan Perjuangan Industri Kulit Lokal Jawa Barat Menghadapi Tantangan Zaman
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 10:25 WIB

Harga Emas Hari Ini di Padang: Rincian Antam dan Kadar 24K

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam, Galeri 24, UBS

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Harga Emas Antam Pegadaian Turun Hari Ini: Cek Rinciannya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Meta Kena Denda Rp 452 Triliun Imbas Skandal Data Cambridge Analytica

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:52 WIB

IHSG Terjun Bebas ke 4.950 Awal Pekan Ini, Isu Status MSCI Pukul Deretan Saham Unggulan

Berita Terbaru

Helikopter militer hijau melakukan water bombing mengambil air di sungai dengan latar hutan terbakar dan asap tebal.(ilustrasi poto: AI).

Regional

Helikopter TNI AD Jatuh Saat Pemadaman Karhutla Kalteng

Rabu, 4 Nov 2026 - 16:03 WIB