Sumatera Barat, seriusnews.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menguatkan tata kelola perusahaan melalui Sinergi KAI Divre II bersama aparat penegak hukum. Langkah strategis tersebut terwujud saat manajemen menggelar audiensi resmi di Kantor Kejaksaan Negeri Bukittinggi pada Senin (27/7).
Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya memimpin langsung jajaran manajemen dalam pertemuan bilateral tersebut. Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi Djamaluddin SH MH menyambut hangat kedatangan rombongan KAI untuk membahas kerja sama kelembagaan.
Selain itu, pertemuan terbuka tersebut mengusung agenda utama berupa koordinasi perlindungan aset negara dan penguatan kepatuhan hukum. Oleh sebab itu, kedua pihak menyelaraskan langkah strategis agar operasional perusahaan senantiasa mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.
Upaya Optimalisasi Aset Dan Mitigasi Risiko Hukum
Selain membahas perlindungan aset, pertemuan tersebut juga mengulas mitigasi risiko hukum di lingkungan perusahaan. Selanjutnya, manajemen KAI dan jajaran Kejaksaan mendiskusikan berbagai peluang kerja sama sesuai tugas serta kewenangan institusi.
Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya menyampaikan bahwa kerja sama ini memperkuat penerapan prinsip Good Corporate Governance. Sebab, pihak manajemen berkomitmen menjalankan seluruh kegiatan bisnis perkeretaapian secara profesional, akuntabel, dan transparan.
Melalui kolaborasi ini, KAI berharap memperoleh pendampingan hukum komprehensif serta langkah-langkah preventif yang efektif. Dengan demikian, kepastian hukum dalam setiap proses bisnis menjadi fondasi utama perusahaan saat menghadirkan layanan publik yang berkualitas.
Lebih lanjut, Lutfi menegaskan bahwa langkah ini menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan pengelolaan aset perusahaan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, pengelolaan aset yang kuat menjamin pelayanan transportasi kereta api kepada masyarakat berjalan aman dan andal.
Dukungan Kejaksaan Dalam Bidang Perdata Dan Negara
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi Djamaluddin SH MH menyambut baik inisiatif audiensi dari manajemen KAI tersebut. Bahkan, ia menilai pertemuan ini sebagai langkah strategis untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Kejaksaan dan PT Kereta Api Indonesia.
Selanjutnya, Kejari Bukittinggi menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung seluruh program kerja KAI di wilayah Sumatera Barat. Oleh sebab itu, Kejaksaan mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan kewenangan khususnya pada bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.
Selain itu, Djamaluddin menambahkan bahwa pemberian pendapat hukum dan tindakan preventif merupakan upaya bersama menciptakan Good Corporate Governance. Maka dari itu, langkah bersama ini bertujuan memberikan kepastian hukum sekaligus meminimalkan potensi masalah hukum dalam operasional perusahaan.
Di sisi lain, ia berharap komunikasi dan koordinasi yang harmonis ini dapat terus berkembang pada masa mendatang. Sebab, Kejaksaan meyakini kolaborasi positif ini memberikan manfaat luas bagi kedua institusi dan masyarakat umum.
Komitmen Mewujudkan Layanan Kereta Api Yang Terpercaya
Kemudian, diskusi interaktif dalam audiensi tersebut juga memeta berbagai isu strategis terkait aspek hukum perusahaan. Lebih lanjut, kedua pihak mendalami peluang kerja sama yang meliputi pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum, dan pelayanan hukum.
Sementara itu, Kepala Humas KAI Divre II Sumbar Reza Shahab menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi wujud nyata dalam membangun budaya kepatuhan. Dengan demikian, sinergi ini mempermudah komunikasi dan koordinasi yang efektif dalam menyelesaikan berbagai tantangan hukum perusahaan.
Selain itu, Reza menjelaskan bahwa kerja sama ini melindungi kepentingan perusahaan sekaligus memastikan bisnis berjalan sesuai koridor hukum. Oleh karena itu, kepastian hukum memungkinkan KAI menghadirkan layanan transportasi perkeretaapian yang profesional, aman, dan terpercaya.
Sebagai hasilnya, KAI Divre II Sumbar dan Kejari Bukittinggi sepakat menjaga komitmen kolaborasi ini secara berkelanjutan melalui audiensi tersebut. Akhirnya, sinergi berkelanjutan ini mendukung kelancaran operasional kereta api sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat Sumatera Barat.(ar)









