Kebakaran Pasar Kayu Tanam Hanguskan 15 Kios di Padang Pariaman

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran Pasar Kayu Tanam menghancurkan sedikitnya 15 bangunan kios di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, pada Rabu (22/7) pagi.(poto: RCTI).

Kebakaran Pasar Kayu Tanam menghancurkan sedikitnya 15 bangunan kios di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, pada Rabu (22/7) pagi.(poto: RCTI).

Padang Pariaman, seriusnews.id – Kebakaran Pasar Kayu Tanam menghancurkan sedikitnya 15 bangunan kios di Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, pada Rabu (22/7) pagi. Musibah mendadak sekitar pukul 10.00 WIB tersebut memicu kepanikan warga serta para pedagang setempat.

Si jago merah memusnahkan deretan tempat usaha warga hanya dalam rentang waktu beberapa jam saja. Meskipun tidak memakan korban jiwa, pemilik kios menelan kerugian materiil yang mencapai Rp2,5 miliar.

Dugaan Penyebab Ledakan Gas dan Angin Kencang

Petugas pemadam kebakaran menduga kuat kobaran api berasal dari ledakan tabung gas elpiji. Dugaan awal tersebut menguat setelah beberapa saksi mata mendengar suara ledakan keras dari salah satu warung.

Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Padang Pariaman, Rifki Monrizal, membenarkan indikasi awal tersebut. Ia menjelaskan bahwa tiupan angin kencang mempercepat penyebaran si jago merah ke kios-kios lain.

Baca Juga :  Longsor Susulan Terjang Kelok 44 Agam, Jalur Utama Tertutup Material

Pihak kepolisian tetap menggelar penyelidikan mendalam di lokasi kejadian untuk memastikan pemicu utama. Petugas memasang garis polisi guna mengamankan area tempat munculnya titik api pertama.

Mobil Pemadam Gabungan Lintas Daerah Dikerahkan Ke Lokasi

Petugas menerima laporan bencana ini tepat pada pukul 10.13 WIB. Armada penjinak api langsung bergerak menuju tempat kejadian tak lama setelah menerima panggilan darurat warga.

Untuk menaklukkan kobaran api, tim gabungan menerjunkan 10 unit mobil pemadam kebakaran ke area pasar. Armada bantuan ini datang dari Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kota Padang, Padang Panjang, Agam, Tanah Datar, dan Bukittinggi.

Petugas bekerja keras mengisolasi pergerakan api agar tidak menjangkau area permukiman warga. Setelah berjuang hampir tiga jam, tim pemadam akhirnya memadamkan seluruh titik api pada pukul 13.00 WIB.

Asap tebal sempat menyebabkan seorang warga mengalami sesak napas saat proses pemadaman berlangsung. Tim medis langsung memberikan pertolongan darurat kepada korban di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Taekwondo Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar 2026

Bantuan Tempat Tinggal Sementara Bagi Penghuni Terdampak

Dari total 15 bangunan yang hangus, warga memanfaatkan enam kios di antaranya sebagai tempat tinggal harian. Musibah ini memaksa puluhan jiwa kehilangan tempat bernaung secara mendadak.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bergerak cepat menyiapkan penanganan darurat bagi seluruh korban. Pihak dinas sosial mengupayakan penyaluran bantuan logistik serta penyediaan tempat hunian sementara.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana. Warga harus tetap mewaspadai bahaya kebakaran dan potensi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Sumatera Barat.

Hingga Rabu sore, beberapa pedagang mengumpulkan sisa-sisa barang berharga dari balik puing-puing bangunan. Pemerintah daerah berjanji akan mendampingi proses pemulihan ekonomi para pedagang Pasar Kayu Tanam.(ar)

Berita Terkait

Proyek Flyover Sitinjau Lauik: Lahan Dikebut, Air Warga Dijaga
Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai
Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman
Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana
Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL
Kapolda Sumbar Lantik Dirlantas dan Kabidkum Baru
Sitinjau Lauik Sempat Lumpuh Imbas Tumpahan Solar, Kini Normal
Pemko Padang Gandeng BRI Genjot PAD Lewat Sistem Digital
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:03 WIB

Proyek Flyover Sitinjau Lauik: Lahan Dikebut, Air Warga Dijaga

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Musda V IJTI Sumbar Soroti Peran Jurnalis Televisi Atasi Bencana

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Revitalisasi Pasar Raya Padang Relokasi Ratusan PKL

Berita Terbaru

Pemko Padang memacu proyek trotoar di Pasar Raya dan Jalan Samudera.(poto: padangkita.com).

Regional

Pemko Padang Kebut Jalur Pedestrian Pasar Raya dan Pantai

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:58 WIB

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin langsung Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).(poto: istimewa).

Nasional

Prabowo Buka Rakornas TPAKD, Mahyeldi Pacu Finansial Warga

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:53 WIB

Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, memimpin langsung jalannya upacara sebagai inspektur pada Kamis pagi, 22 Oktober 2026.(poto: radarsumbar.com).

Islami

Ratusan Santri Meriahkan Hari Santri 2026 di Pariaman

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:49 WIB

Ilustrasi Tim SAR gabungan menyisir aliran sungai dengan perahu karet untuk mencari balita hilang di Padang Pariaman.(poto: AI).

Regional

Balita 2 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Padang Pariaman

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:44 WIB