Pasaman Barat, seriusnews.id – Kementerian Sosial menyalurkan bantuan ATENSI Pasaman Barat kepada 441 penerima manfaat di Kabupaten Pasaman Barat.
Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial melalui Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi menjalankan program ini. Kegiatan juga meliputi bakti sosial di Simpang Empat, Rabu.
Kepala Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi, Budi Satrio, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat atas dukungan penuh. Ia menilai kerja sama ini memperlancar penyaluran bantuan kepada masyarakat.
Penerima Manfaat dan Proses Asesmen
Kemensos menetapkan 441 penerima manfaat dari kelompok desil 1 dan desil 2. Petugas melakukan asesmen kebutuhan sebelum menentukan penerima bantuan. Langkah ini memastikan bantuan tepat sasaran.
Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi berperan sebagai unit pelaksana teknis Kemensos. Wilayah kerjanya mencakup 22 kabupaten dan kota di tiga provinsi, termasuk Pasaman Barat. Budi Satrio menyebut kegiatan ini sebagai tindak lanjut kunjungan Bupati Pasaman Barat ke Kemensos.
Rincian Bantuan ATENSI
Kemensos menyalurkan berbagai bentuk bantuan sesuai kebutuhan warga. Bantuan mencakup kebutuhan dasar, kesehatan, dan pemberdayaan.
Rinciannya meliputi 207 paket nutrisi, 290 paket sarana kamar, dan 203 paket sarana dapur. Kemensos juga menyalurkan 282 paket alat kebersihan diri serta 32 paket peralatan sekolah.
Selain itu, Kemensos menyerahkan 61 unit alat bantu aksesibilitas. Program ini juga mencakup 11 paket kewirausahaan. Kemensos turut membantu 117 anak dalam layanan khitanan.
Apresiasi Pemerintah Daerah
Bupati Pasaman Barat, Yulianto, menyambut baik program bantuan tersebut. Ia menilai bantuan ini menunjukkan kehadiran pemerintah pusat di daerah.
Ia meminta masyarakat penerima memanfaatkan bantuan secara optimal. Ia juga menegaskan pentingnya keberlanjutan program sosial seperti ini di daerah.
Selain bantuan ATENSI, Kemensos merencanakan pembangunan Sekolah Rakyat di Pasaman Barat. Lokasinya berada di Padang Tujuh, Kecamatan Pasaman.
Sekolah ini ditujukan untuk anak dari keluarga kurang mampu. Pemerintah akan menyediakan fasilitas lengkap dan asrama.
Program ini mendukung visi pemerintah dalam mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas. Pemerintah daerah dan pusat mendorong kerja sama agar program berjalan lancar.(ar)









