Wali Kota Pariaman Salurkan Bantuan Pangan untuk 9.938 KPM di Empat Kecamatan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Pariaman Yota Balad menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 2.191 KPM Kecamatan Pariaman Timur.( poto : padangkita.com )

Wali Kota Pariaman Yota Balad menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 2.191 KPM Kecamatan Pariaman Timur.( poto : padangkita.com )

Kota Pariaman, seriusnews.id – Program bantuan pangan Pariaman 2026 menjangkau 9.938 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Pariaman.

Wali Kota Pariaman Yota Balad menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 2.191 KPM Kecamatan Pariaman Timur di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Pariaman, Selasa (23/6/2026).

Pemerintah pusat mengirim bantuan tersebut melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog. Pemerintah memberikan beras dan minyak goreng kepada masyarakat penerima manfaat di Kota Pariaman.

Setiap KPM memperoleh 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng. Bantuan itu mencakup kebutuhan untuk Februari dan Maret 2026.

Jangkau Empat Kecamatan

Yota Balad menjelaskan bahwa program bantuan pangan tahun ini mencakup 9.938 KPM di seluruh Kota Pariaman. Perum Bulog menjadwalkan penyaluran bantuan selama empat hari, mulai 23 hingga 26 Juni 2026.

Perum Bulog mendistribusikan bantuan ke empat kecamatan. Pemerintah daerah mengatur jadwal dan mekanisme distribusi agar setiap penerima memperoleh haknya tepat waktu.

Kecamatan Pariaman Timur menerima bantuan untuk 2.191 KPM. Kecamatan Pariaman Selatan menerima 2.211 KPM, Kecamatan Pariaman Tengah menerima 2.307 KPM, sedangkan Kecamatan Pariaman Utara menerima 3.229 KPM.

Baca Juga :  Perempuan Petani Minangkabau Hadapi Perubahan Peran, Peneliti Susun Model Pendidikan Kewirausahaan Pangan

Jumlah penerima tersebut menunjukkan cakupan program yang cukup besar. Pemerintah berharap bantuan ini membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Yota Balad mengungkapkan bahwa sebelumnya Kota Pariaman hanya memperoleh kuota sekitar 5.000 KPM. Pemerintah daerah kemudian memperkuat koordinasi dan komunikasi sehingga Kota Pariaman mendapatkan kuota untuk 9.938 KPM.

Peningkatan jumlah penerima membuka kesempatan bagi lebih banyak keluarga untuk memperoleh bantuan pangan. Karena itu, pemerintah daerah terus memperjuangkan berbagai program yang mendukung kesejahteraan masyarakat.

Selain membantu kebutuhan rumah tangga, program ini juga memperkuat ketahanan pangan daerah. Kehadiran bantuan tersebut memberi dukungan tambahan bagi keluarga yang membutuhkan.

Nilai Bantuan Capai Rp2 Miliar

Yota Balad menyebut nilai bantuan pangan dari pemerintah pusat mencapai sekitar Rp2 miliar setiap bulan. Nilai tersebut menunjukkan besarnya dukungan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memperjuangkan akses bantuan bagi warga kurang mampu. Karena itu, Pemko Pariaman terus menjalin koordinasi dengan pemerintah pusat agar masyarakat memperoleh manfaat dari berbagai program sosial.

Baca Juga :  Jembatan Aramco Batang Siraho Resmi Beroperasi, Pemkab Dharmasraya dan TNI Buka Akses Warga

Yota Balad menegaskan bahwa bantuan pangan ini menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat. Program tersebut membantu keluarga memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga daya beli di tengah berbagai tantangan ekonomi.

Selain itu, bantuan pangan mendukung upaya pengendalian inflasi pangan di daerah. Pemerintah berharap program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima.

Dalam kesempatan itu, Yota Balad meminta seluruh perangkat daerah, camat, lurah, dan pihak terkait mengawal distribusi bantuan hingga ke masyarakat. Ia ingin seluruh penerima memperoleh bantuan sesuai data yang telah ditetapkan.

Pemerintah daerah juga mengawasi proses distribusi agar berjalan tertib dan lancar. Langkah tersebut membantu pemerintah menjaga ketepatan sasaran program bantuan pangan.

Yota Balad menegaskan bahwa Pemko Pariaman akan terus menjaga ketahanan pangan masyarakat. Pemerintah juga terus berupaya meringankan beban keluarga yang membutuhkan melalui berbagai program bantuan.

Kegiatan tersebut turut menghadirkan Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pariaman Marlina Sepa, Plt Kepala Dinas Sosial Kota Pariaman Rozy Kosmadi, serta perwakilan Bulog Sumatera Barat.(ar)

Berita Terkait

Proyek SPAM Taban III Rp239 Miliar di Padang Resmi Dimulai untuk Perkuat Layanan Air Bersih
Pemkab Dharmasraya Salurkan Alsintan dan 90 Ton Benih Padi untuk Petani
Surau Adat Minangkabau di Nagari Salayo Solok, Jejak Sejarah dan Fungsi Sosial yang Masih Terjaga
Basalisiah Tabuik Pariaman 2026 di Simpang Tugu Tabuik, Ribuan Warga Saksikan Atraksi Budaya Kolosal
Cuaca Ekstrem di Kota Padang Sebabkan Longsor dan Pohon Tumbang, Akses Padang–Pesisir Selatan Terputus
Satgas Pasaman Barat Perketat Pengawasan BBM Subsidi untuk Tekan Antrean Kendaraan
100 Tahun Jam Gadang: Penelitian Ungkap Fakta Konstruksi, Bukan Dibangun dengan Putih Telur
Perempuan Petani Minangkabau Hadapi Perubahan Peran, Peneliti Susun Model Pendidikan Kewirausahaan Pangan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:00 WIB

Proyek SPAM Taban III Rp239 Miliar di Padang Resmi Dimulai untuk Perkuat Layanan Air Bersih

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:00 WIB

Wali Kota Pariaman Salurkan Bantuan Pangan untuk 9.938 KPM di Empat Kecamatan

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:00 WIB

Pemkab Dharmasraya Salurkan Alsintan dan 90 Ton Benih Padi untuk Petani

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:00 WIB

Surau Adat Minangkabau di Nagari Salayo Solok, Jejak Sejarah dan Fungsi Sosial yang Masih Terjaga

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:00 WIB

Basalisiah Tabuik Pariaman 2026 di Simpang Tugu Tabuik, Ribuan Warga Saksikan Atraksi Budaya Kolosal

Berita Terbaru