Meutya Hafid Ajak Generasi Muda Perkuat Literasi Digital Hadapi Kejahatan Siber

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.  ( poto :ANTARA )

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid. ( poto :ANTARA )

Jakarta, seriusnews.id – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menekankan pentingnya literasi digital generasi muda untuk menghadapi meningkatnya ancaman kejahatan siber di era teknologi saat ini. Ia menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri kegiatan di Medan, Minggu.

Ruang Digital Penuh Tantangan dan Peluang

Meutya menjelaskan bahwa ruang digital saat ini berkembang sangat cepat dan dipenuhi berbagai jenis konten. Ia menilai konten tersebut memiliki dua sisi, yakni memberikan manfaat sekaligus membawa risiko bagi pengguna.

Ia meminta masyarakat tidak hanya menjadi pengguna internet, tetapi juga aktif menjaga ekosistem digital agar tetap sehat dan aman. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab ini tidak bisa hanya ditanggung pemerintah.

Meutya menyoroti bahwa generasi muda menjadi kelompok paling aktif di dunia digital. Aktivitas tersebut membuat mereka lebih sering terpapar konten berisiko jika tidak memiliki kemampuan literasi digital yang memadai.

Baca Juga :  Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas, Jarak Luncur Tak Terpantau karena Kabut

Ia juga menekankan bahwa penggunaan internet banyak terjadi di ruang pribadi. Kondisi ini membuat risiko penyalahgunaan informasi dan paparan konten negatif semakin sulit dikendalikan tanpa kesadaran pengguna.

“Ruang digital saat ini diisi berbagai ragam konten-konten, baik yang banyak manfaatnya maupun yang buruknya,” ujar Meutya Hafid.

Meutya menjelaskan bahwa media sosial memiliki pengaruh besar terhadap cara pandang dan perilaku seseorang. Ia meminta masyarakat, khususnya anak muda, lebih berhati-hati dalam mengonsumsi informasi digital.

Ia mengingatkan bahwa penggunaan media sosial yang tidak bijak dapat membentuk pola pikir yang keliru. Karena itu, pengguna perlu memilah informasi sebelum membagikannya.

“Internet itu seperti pisau bermata dua. Banyak manfaatnya, tetapi juga banyak dampak buruknya jika tidak di gunakan dengan bijak,” kata dia.

Kementerian Perkuat Program Literasi Digital

Kementerian Komunikasi dan Digital menempatkan literasi digital sebagai salah satu program prioritas untuk menekan kejahatan siber di Indonesia. Program ini mendorong masyarakat memahami cara kerja ruang digital secara lebih aman dan bertanggung jawab.

Baca Juga :  Menteri PPPA Ajak Masyarakat Aktif Laporkan Judi Online yang Ancam Anak

Meutya menegaskan kementeriannya akan memperluas edukasi digital di berbagai kalangan, terutama generasi muda. Ia menilai edukasi menjadi langkah penting untuk membangun ketahanan masyarakat terhadap ancaman digital.

Meutya juga mendorong generasi muda untuk berperan sebagai duta internet sehat. Peran ini di harapkan dapat mendorong terciptanya budaya digital yang positif di masyarakat.

Ia meminta anak muda menjadi contoh dalam penggunaan internet yang aman, produktif, dan bertanggung jawab. Pemerintah, kata dia, akan terus mendukung gerakan literasi digital tersebut.

“Literasi digital salah satu tugas Kemkomdigi menurunkan dan mencegah kejahatan digital. Kita akan mendorong masyarakat khususnya generasi muda menjadi duta internet sehat,” ujarnya.(ar)

Berita Terkait

Prabowo Instruksikan Rosan Umumkan Data Positif Investasi Indonesia ke Publik
BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Indonesia Diguyur Hujan Ringan pada Senin
BEM UBK Demo di Monas: Mahasiswa Siapkan 6 Tuntutan ke Pemerintah
Pemborosan APBN Disorot Mahasiswa, Pemerintah Klaim Efisiensi Anggaran Capai Rp300 Triliun
Harga Pertamax Naik, Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bener Meriah
Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas, Jarak Luncur Tak Terpantau karena Kabut
Istana Jawab Tuntutan Demo Mahasiswa, Klaim Efisiensi APBN dan Evaluasi MBG
Mendikdasmen Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berlanjut dengan Skema Baru
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 09:00 WIB

Meutya Hafid Ajak Generasi Muda Perkuat Literasi Digital Hadapi Kejahatan Siber

Senin, 15 Juni 2026 - 08:36 WIB

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Indonesia Diguyur Hujan Ringan pada Senin

Senin, 15 Juni 2026 - 05:00 WIB

BEM UBK Demo di Monas: Mahasiswa Siapkan 6 Tuntutan ke Pemerintah

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:00 WIB

Pemborosan APBN Disorot Mahasiswa, Pemerintah Klaim Efisiensi Anggaran Capai Rp300 Triliun

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:00 WIB

Harga Pertamax Naik, Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah SPBU Bener Meriah

Berita Terbaru